Pertemuan dilorong kelas

45 9 0
                                        

Selamat membaca semoga suka dan maaf bila banyak yang typo 😊🙏



*Author POV

"Hm..... Baiklah terimakasih"
"Sebaiknya aku bergegas"
Kata Dongsun pada dirinya sendiri.

Ia pun langsung bergegas meninggalkan ruang guru menuju loker untuk mengambil baju olahraganya.

Dongsun adalah ketua OSIS disekolah nya. Akhir-akhir ini dia sering terlambat untuk mengikuti pelajaran.

Ok balik ke cerita.....

Ketika hendak mengambil bajunya,
ia dikejutkan dengan keberadaan sebuket mawar yang tergeletak didalam lokernya.

"Hah, bunga siapa ini?"
Tanya Dongsun pada dirinya sendiri.

Ia pun tidak tahu ini milik siapa.
Dan dia juga bingung mengapa mawar ini bisa disini. Sederet pertanyaan pun muncul dipikirkan nya. Setelah termenung beberapa saat akhirnya Dongsun mulai berbicara.

"Mau diapakan mawar ini"
Kata Dongsun sambil mengambil sebuket mawar yang cantik itu.

Lalu dia berinisiatif untuk membuangnya. Lagi pula mau dikembalikan kemana dia saja tidak tahu itu milik siapa.

"Jangan!!!"
Saat Dongsun ingin berjalan menuju tempat sampah dipojok lorong, tiba-tiba ada orang yang mencegahnya.

Dongsun pun langsung menoleh kearah suara tersebut.
Ia kaget ada seorang namja sedang berlari kearahnya.

"Tunggu, jangan buang mawar itu"
Namja tersebut berhenti tepat didepan Dongsun.

"Huh, kau ini hampir saja aku membuangnya"
kata Dongsun sambil membuang nafas kasar.

"Bukankah itu punyaku?
dari mana kau mendapatkannya?"
Kata namja tersebut sambil mengambil mawar dari tangan Dongsun.

"Owh aku menemukannya diloker ku" jawab Dongsun.

"Bagaimana bisa"
tanya namja tersebut sontak membuat Dongsun terkejut.

"Mana aku tahu. Tiba-tiba saja bunga itu ada dilokerku"

"Owh..... "
"Maaf temanku salah kirim"

"Owh baiklah. Tapi seharusnya
kau sendiri yang harus mengantarkannya. Bukankah mawar itu untuk pacarmu ? Kalau dia tahu kau salah mengirimkan bisa gawat masalahnya"
nasehat Dongsun panjang lebar.

"Hm... Baiklah terimakasih"
Ucapnya pasrah.

"Baiklah kalau begitu aku pergi dulu"

"Eh tunggu"

"Namamu siapa?"
Tanya namja tersebut.

"Owh namaku Song Dongsun"

"Kalo kamu..."
Ucapan Dongsun terpotong
karena namja tersebut kembali berbicara.

"Owh kau masih kelas 10 ya...."
"Berarti kau adik kelas ku"
sambung namja tersebut.

Dongsun yang mendengarnya
pun terkejut. Pasalnya dia berbicara pada songsaenimnya.

"Owh maaf oppa"
kata Dongsun sambil membungkuk
pada namja tersebut berulang kali.

"Eh.. kenapa kau minta maaf"
Tanya namja tersebut sedikit kaget.

"Maaf aku tadi memanggilmu tidak dengan oppa"

"Owh tidak apa sans aja"

"Baiklah kalau begitu aku pergi dulu"

"Tunggu....."
Ucap namja tersebut berhasil menghentikan langkah kaki Dongsun.

"Ada apa"

"Ah tidak aku hanya ingin memberikan ini padamu"
Ucap namja tersebut sambil menyodorkan buket mawar tersebut kepada Dongsun.

"Hah.... Untukku"
Jawab Dongsun gugup.

"Iya nih"
Kembali menyodorkan karena sodoran pertama belum diambil oleh Dongsun.

Sodor? Sodor apaan sih.... Ah yaudah kalo gk ngerti.

Lanjut......

"Oh... Ok baiklah makasih"
Ucap Dongsun diiringi dengan senyum.

"Baiklah kalo begitu aku pergi dulu"
Sambungnya.

"Hmm..... Ok"

Dongsun pun berlari meninggalkan namja tersebut. Ia merasa tidak enak karena sudah menasehati eh lebih tepatnya memarahi namja tersebut.

Namja yang ditinggalkan hanya berdiri ditempat melihat punggung Dongsun yang kian menjauh. Terlukis senyuman simpul yang berasal dari bibir namja tersebut. Ia akhirnya juga ikut pergi meninggalkan tempat tersebut. Tapi berlawanan dengan arah Dongsun pergi.

.
.
.
.
.
.
.

Maaf ya ceritanya ngebosenin. Ini cerita kedua tapi aku masih belum profesional untuk menjadi seorang penulis yang handal. Terus vote dan koment. Terimakasih. 😊🙏💖

Young Love   [FF With Joshua Hong]Mga kuwentong kahuhumalingan mo. Tumuklas ngayon