Satu

547 68 31
                                        

Info : Maaf ya ceritanya kurang bagus karena saya masih belajar, komen kalau ceritanya kaya orang yang lagi curhat gitu.
Cerita ini hasil imajinasi saya, tidak ada hasil copy dari karya manapun.
Terimakasih...
Kalau kalian suka silahkan vote.
Semoga suka dengan cerita saya

Awal pertemuan tak terduga yang dialami oleh seorang gadis yang mood nya sedang tidak baik, dan membuat gadis itu mood nya bertambah buruk.

~~ Selamat membaca ~~

Hayo..... Kenapa baru juga ketemu tapi malah bikin si cewe tersebut mood nya malah tambah buruk?
Langsung aja baca ok.

Salam manis author

Hari minggu adalah hari yang di tunggu tunggu oleh banyak orang karena hari itu,hari di mana semua orang melepaskan keluh kesahnya untuk beristirahat sejenak. Seperti yang di lakukan oleh seorang gadis yang biasnya ceria menjadi murung. Gadis itu merasa sedih karena ia harus pindah sekolah ke ibukota dan meninggalkan sahabat-sahabtanya. Siapa yang tidak merasa sedih karena harus berpisah dengan sahabat-sahabatnya. Gadis itu menumpahkan rasa sedihnya dengan ingin berjoging pagi di sebuah taman yang tak jauh dari rumahnya. Bukan berarti dia akan melupakan sahabat-sahabatnya, melainkan untuk menjernihkan otaknya sedikit.

Pagi itu alsa merasa sangat sedih. Seperti seorang gadis yang sedang patah hati ditinggal sang kekasih.
Ia memutuskan untuk joging di daerah taman yang tak jauh dari rumahnya. Ia berpamitan ke bundanya

" bun, Alsa pergi joging dulu ya! sekalian mau cari angin, " ucap alsa kepada bunda yang sedang berbohong karena alsa tidak ingin membuat bundannya khawatir.

Karena bundanya tau kalau alsa tidak bisa berpisah dengan sahabat-sahabat dari kecilnya itu, hingga sekarang.

" iya, sayang. hati-hati di sana " ucap bundanya

Sesampainya di taman Alsa duduk di bangku yang ada di sisi taman, karena lelah berlari dari rumah sampai ke taman.

Selang beberapa menit Alsa duduk di taman, Alsa melanjutkan aktivitas jogingnya. Alsaa berlari dengan hati yang kacau. Karena Alsa yang kurang memperhatikan larinya tersebut, ia tidak sengaja menabrak seorang cowo. Mereka berdua terjatuh, akan tetapi posisi mereka terjatuh sangat membuat siapa saja merasakan iri karena alsa jatuh diatas tubuh bidang cowok tersebut.

Mata keduanya bertemu, beberapa menit kemudian mereka tersadar dan langsung berdiri.

.........

Veno pov

Veno sedang lari pagi karena ia bosan di rumah sendiri.

" ah gw bosen di rumah sendiri mulu" tumpas Veno

" ah... gue punya ide. Dari pada gw bosen di rumah dari kemarin nyokap bokap gw belom pulang mending gw joging pagi siapa tau bosen gw kurang dah " ucap Veno merasa yakin.

Sesampainya di taman ia berlari di sisi sisi taman karena di tengah-tengah taman sangat ramai, Veno tidak menyukai hal hal yang terlalu ramai. Bukan karena apa dia tidak menyukai keramaian, akan tetapi ada saja yang mencari cari kesempatan menyentuhnya.

Veno juga bukan orang sombong yang tidak suka di sentuh akan tetapi dia risih kalau orang orang tersebut hanya ingin memamerkan ke orang-orang kalau dia berhasil mencari perhatiannya. Jadi veno memilih tempat yang lebih hening dan tidak banyak orang-orang karena ia merasa nyaman.

Akan tetapi walaupun dia di tempat yang sepi ada saja yang orang yang coba megikuti Veno pergi. Sampai sampai ada yang mengikuti Veno sampai rumah, alhasil banyak yang megiriminya surat-surat yang tidak jelas karena isinya semua adalah surat cinta atau apalah itu Veno tidak mengerti , ada juga orang yang mengirimi dia coklat dan masih banyak lagi.

Veno yang sedang lari merasa lelah dan berhenti sejenak, tidak lama ia beristirahat, Veno melanjutkan lari paginya. Dengan memakai handset dengan ditemani lagu lagu favorit nya. Veno yang sedang lari pagi tersebut tiba tiba saja ada yang menabraknya.

Veno pov Of

" Eh lo klo jalan bisa pake mata ga?! " ucap Veno dengan penekanan

" maaf, ga sengaja " ucap alsa de
ngan menundukkan kepalanya di bawah sambil menyatukan kedua tangannya

" maaf.. Maaf... " Ucap Veno dengan wajah marah nya

" sekali lagi maaf, ak.. Aku ga sengaja " ucap Alsa dengan menundukan kepalanya pasrah.

Tanpa satu kata pun cowo yang ada di hadapannya langsung saja meninggalkan Alsa yang sedang menundukkan kepalanya, tanpa sekata apa pun dia pergi begitu saja dan mengabaikan permintaan maaf Alsa.

Alsa merasa kesal karena cowo tersebut mengabaikan permohonan maafnya

" ish, tuh cowo udah minta maaf juga malah di marahin " umpat alsa

" iya sih, Alsa salah, gara gara udah nabrak dia, tapi kan ga sengaja " umpatnya lagi

" ih dasar itu cowo, padahal Alsa udah minta maaf eh malah dia baikan gtu aja, mood aku tambah kacau " ucap Alsa sambil mengacak ngacakan rambutnya frustrasi.

Alsa pun akhirnya memutuskan untuk pulang karena mood nya kacau gara gara cowo tadi.

Sesampainya di rumah alsa menghentak hentakan kakinya seperti orang yang sedang latihan PBB. Bundanya yang mendengar suara hentakan pun mencari siapa yang telah memberikan suara tidak enak itu.

..........

Alsa pov

" akh... Mood gw tambah buruk, gue kira kalau joging di pagi hari itu bakalan membaik, tapi nyatanya malah tambah buruk. "

" akh sial, gara gara itu cowo mood gw makin kacau tau gak "

" siapa sih tuh cowo, berani beraninya dia ngabaiin gue "
sambil menghentak hentakan kakinya.

Alsa pov of

Bunda yang melihat mood anaknya itu buruk, langsung menghapiri alsa.

" kamu kenapa nak, kenapa hentak hentakin kakinya gtu, nanti sakit " ucap bunda langsung saja membuat alsa memeluk bunda nya tersebut

" Alsa lagi kesel bun " regek Alsa

" ada apa dengan anak bunda ini, kenapa mood nya buruk katanya cari angin Di luar, tapi kok makin buruk moodnya sayang? "

" kamu cerita sama bunda dong "

" kesel aja bun, tadi pas aku joging , aku ga sengaja nabrak cowo "

" kamu udah minta maaf kan sayang " bunda bertanya

" udah bun "

" terus kenapa kamu mood nya tambah buruk nak "

" aku udah minta maaf bun ke orangnya, tapi cowo itu malah marah sama Alsa, terus Alsa minta maaf ke dua kalinya. Eh malah ditinggalian gtu aja tanpa jawaban kan kesel bun " ucap panjang lebar

" oh itu masalahnya, ya sudah kalau orang tersebut ga jawab apa apa yang penting kamu udah minta maaf, itu sudah cukup nak "

" sudah dong, jangan sedih lagi " sambil membuat senyuman di bibir anaknya

" makasih bun, aku sudah agak mendingan kok " ucap Alsa dengan memberikan senyum terpaksanya

" aku ke kamar dulu ya bun " pamit Alsa.

" ia sayang nya bunda " memberikan senyuman tulus

Alsa langsung menaiki anak tangga dan langsung memasuki kamarnya.
Alsa masih sedih di dalam kamar nya, bukan karena cowok yang tadi, tetapi karena kehilangan sahabat sahabatnya.

..........

Jeng.....
Jeng.....
Jeng.....
Segitu dulu ya ceritanya masih permulaan nih dan mohon dukungannya teman-teman karena masih tahap belajar. Vote atau tekan bintang untuk membuat semangat bikin ceritanya. 😊😊

ALVEN [ On Going ]Where stories live. Discover now