Genta

1.3K 563 79
                                        

Genta Surya Gutama.

Cowok berambut hitam acak-acakan itu menuruni anak tangga sambil menenteng tas hitam pekat miliknya.Suara berat yang begitu familiar ditelinganya menyapa pagi hari cowok itu.

“Baru sekarang lo berangkat sekolah?mau jadi apa lo?”

Genta memutar bola matanya malas. “Bukan urusan lo!”

“Jangan buat papah sama mamah malu.”

“Ngga buat malu,”kata Genta. “Lo urus diri lo sendiri,kaya udah bener aja.”

Bangsat!tutup mulut lo!”seruan itu terdengar seantero rumah,pemilik suara itu sedang marah.Genta yang berada disampingnya tak menoleh atau melirik ia bersikap biasa-biasa saja layaknya tidak terjadi apa-apa.”Emang lo tau apa tentang gue?”tanyanya.

“Perlu gue sebutin satu-satu?”

“Gue bertanggung jawab atas diri lo,”ucapnya. “Itu amanah papah sama mamah.”

“Oh terus?lo pikir gue peduli?”ucap Genta santai membuat amarah Zanuar yang awalnya padam kembali berkobar.Cowok itu mendekat dan langsung menarik kerah baju adiknya,tak peduli tentang hubungan persaudaraan mereka. “Apa?lo mau nampar gue?tampar Zan tampar,papah sama mamah paling juga nyalahin gue!”kata Genta menantang.

Zanuar melayangkan satu pukulannya yang tepat mengenai perut Genta,membuat wajah Genta memerah karena menahan sakit dan amarah.Genta menarik rambut Zanuar dan mendekatkan kewajahnya. “Lo cowok sampah Zanuar Surya Gutama,”desis Genta.

Genta merapikan seragam putih SMA-nya dan mengambil jaket bomber navy miliknya kemudian berjalan dengan langkah cepat kearah depan,melewati pintu besar rumah dan menuju kearah motornya yang masih terparkir dipelataran rumah.Cowok itu langsung menghidupkan motor Ninja hitam-nya dan tanpa banyak gaya ia langsung pergi meninggalkan rumah besar dengan suara deru motornya yang menggema seantero rumah.Bagi Genta rumahnya itu adalah tempat menyimpan banyak luka goresan.

☂☂☂

Jangan lupa vote+coment guyss💛

GENTALIAStories to obsess over. Discover now