Promise

1K 49 0
                                    

Akhirnya Sheryl membalas pelukan itu dalam waktu yang lama , ia tidak peduli jika ada orang yang sedang melihat mereka berdua sekarang , disaat ini ia memang sangat membutuhkan sandaran yang dapat menopang nya dalam keadaan sesedih ini .

"Ah maaf " ucap Sheryl seraya melepas pelukannya dari Reyvand , dan menghapus air matanya

"Lo mau pulang ?" Tanya Reyvand dengan tatapan intens pada Sheryl

"Iya , maaf sekali lagi ya Rey , lo jadi ikut ikutan kena masalah sama Alex" ucap Sheryl

"Its okay ,gue gak papa tapi besok lo harus ceritain semuanya mengenai masalah lo sama Alex , gak ada yang harus lo sembunyiin lagi dari gue Sher , ya mungkin gue gak akan bisa bantu apa apa , tapi percayalah beban lo akan sedikit berkurang Sher" pinta Reyvand

"Iya , besok gue akan ngomong mengenai masalah gue sama Alex di Càfe louise ya" ujar Sheryl

"Iya, yaudah yuk balik sekarang" kata Reyvand sambil berjalan ke arah motornya

....

"Hati hati ya Rey , makasih uda nganterin gue" ucap Sheryl

"Iya , bye Sher " ujar Reyvand

Dimalam yang indah ini , bintang bintang bertebaran di atas langit sana , namun hati ku hancur , iya hancur kembali saat melihat dirimu lagi , dirimu yang pernah kucintai , dirimu yang pernah ada dalam hidupku , dan saat itu juga kau hancurkan hidupku yang sudah rapuh ini , kau tinggalkan ku dengan keegoisanmu , iya maafkan aku dengan segala keterbatasan yang ku miliki ini , mungkin aku tidak bisa menjadi perempuan yang kau ingini , maaf sekali lagi maaf , walaupun masih ada sedikit rasa di hatiku , tapi aku akan selalu berusaha untuk melupakanmu , maafkan aku telah mencintaimu , hai orang yang pernah menjadi bagian dalam hidupku.

Begitu corehan kertas yang Sheryl tulis sambil menatap langit malam yang sangat indah dari jendela kamarnya.

Keesokan harinya setelah pulang sekolah , Reyvand seperti biasa akan mengantar pulang Sheryl , namun mereka juga tidak lupa kalau mereka akan ke càfe louise untuk berbicara mengenai masalah 2 tahun yang lalu

...

Di Càfe Louise , pukul 15.40

"Mbak pesen hot chocolate 2 ya" ucap Reyvand pada pelayan cafe tersebut

"Baik ditunggu pesanannya " Jawab pelayan cafe tersebut

"Rey , gue akan ceritain masalah gue sama Alex 2 tahun yang lalu sekarang , tapi lo harus janji ini akan jadi rahasia terbesar gue sama lo mulai saat ini" ucap Sheryl

Reyvand mengangguk , ia sangat siap mendengar semua cerita dari Sheryl sekarang

Jadi ...

2 tahun yang lalu , tepatnya Sheryl berada di kelas 1 SMP semester 2 , Saat itu Sheryl merupakan anak yang periang , ia selalu melebarkan senyumnya pada siapapun

Sheryl adalah gadis yang cantik , pipinya chubby , tubuhnya tidak terlalu kurus dan tidak terlalu gemuk , rambutnya panjang lurus disertai gelombang dibawahnya , tingginya 160 cm saat itu , berat badannya 49 kg , bukan hanya terkenal karena kecantikannya , Sheryl juga dikenal karena kepintarannya , walaupun ia baru kelas 1 SMP namun ia sudah beberapa kali memenangkan olimpiade , dan membawa harum nama SMP Harapan Kasih .

Saat itu juga Sheryl harus terkena masalah , iya masalah yang menyebabkan namanya harus jelek didepan banyak orang , ia disebut sebut sebagai 'Siswa emas SMP Harapan Kasih" pasalnya papa Sheryl dekat dengan kepala sekolahnya , dan banyak siswa lain mengira bahwa setiap kali ulangan bahkan olimpiade pun Sheryl mendapat jawaban terlebih dahulu . Padahal papa Sheryl waktu itu mendaftarkan Sheryl di SMP Harapan Kasih karena ia berpikir bahwa sekolah itu sekolah terbaik untuk Sheryl karena ia sudah mengenal pemilik sekaligus kepala sekolahnya.

Love Stories ( COMPLETED )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang