Hari Senin hari yang paling tidak disukai oleh sebagian murid karena harus berdiri panas-panasan sambil dengar ocehan kepala sekolah yang menurut mereka membosankan. Tapi tidak dengan gadis cantik yang memiliki lesung pipi dan senyum manisnya, dia suka upacara menurut dia berdiri dibawah terik matahari adalah sebuah olahraga. Gadis cantik tersebut bernama Adelia Frederica Ivander.
.
Tuk tuk
Pukulan di bahu Adelia menganggu dia saat mendengarkan ocehan kepala sekolah di depan sana. Adelia melihat siapa yang memukul bahunya, ternyata sahabat dia dari bayi yang bernama Aurelia Grizelia Horation atau bisa disapa Aurel.
" Apasih ganggu aja lu! " Kesal Adelia pada sahabatnya. Aurel yang melihat sahabat nya itu hanya menunjukan muka polosnya.
" Gua laper pengen ke kantin tapi si botak gak kelar-kelar ngomong " ucap Aurel yang daritadi nahan laper karna dia belum sarapan dirumah.
Adelia yang melihat nya hanya menunjukan muka datarnya, menurut dia Aurel selalu saja setiap hari Senin tidak sarapan karna dia malas dengar ocehan kepala sekolahnya itu. Aurel yang melihat Adelia dengan muka datar nya hanya bisa pasrah, dan menahan lapar sampai si botak selesai berbicara.
.
.
Waktu yang ditunggu-tunggu Aurel akhirnya tiba, akhirnya upacara selesai Aurel langsung mengajak Adelia ke kantin.
Brukk
Adelia terjatuh di lantai, ia meringis karena sakit di lutut nya. Orang yang ditabrak Adelia menjulurkan tangan nya kepada Adelia dengan muka datar dan Adelia langsung menerima uluran tangan lelaki itu.
" Lain kali kalo jalan itu dipake matanya " ucap si lelaki itu dengan ketus.
" maaf " ucap Adelia seraya tersenyum ke lelaki itu karna sudah menabrak nya. lelaki itu langsung pergi tanpa menjawab kata maaf dari Adelia.
Adelia langsung buru-buru ke kantin dan mencari keberadaan sahabatnya. Disana ia melihat Aurel sedang makan nasi goreng seafood kesukaannya tanpa melihat keberadaannya.
" Woy lu kalo lapar ya lapar aja jangan ninggalin gua gitu aja di koridor " ucap Adelia dengan kesal kepada sahabatnya. Aurel hanya melihat Adelia sekilas dan melanjutkan makannya.
Adelia mendengus. Ia langsung duduk dan memesan roti bakar serta jus alpukat kesukaannya.
" Del, gila ada si Bryan dkk duduk samping kita " ucap Aurel, adelia hanya melirik sekilas meja samping nya dan hanya ber OH ria saja. Ya di samping meja nya ada Bryan dan kawan-kawan sedang memesan makanan.
.
.
" Bry lu mau makan apa? " Tanya Adrian, lebih lengkapnya Adrian Syahputra yang suka tebar pesona pada siswi di Internasional High school adalah sahabat Bryan dari SD.
" Gua mau jus mangga aja, tadi gua udah makan " jawab Bryan dengan muka datarnya. Adrian hanya menganggukkan kepalanya, lalu ia melihat dua teman nya yang sedang fokus main hp.
" Woy lu bedua mau pesan apaa, sibuk terus main hp kaya ada yang chat aja " kesal Adrian pada kedua teman nya. Kedua teman nya bernama Darren dan Farrel mereka berempat sudah bersahabat sejak SD.
" Gua nasi goreng pedas manis. kaya muka gua yang manis " ucap Darren, Adrian dan Bryan yang mendengar ucapannya memandang dengan tatapan ingin muntah. Darren yang melihat itu hanya tertawa serta melanjutkan main hp nya.
" Kalo lu apa rel " tanya Adrian pada teman nya yang playboy cap kodok.
" Gua samain aja kaya Darren. udah jangan ganggu gua lagi chatan sama doi " Adrian langsung pergi dan memesan makanan untuk teman-temannya.
Bryan melihat ke meja samping nya, ternyata ada wanita yang menabrak ia tadi.
Tanpa sadar Bryan memandangi Adelia dengan tatapan memuja, karna ia melihat senyum manis Adelia.
YOU ARE READING
BryLia
FanfictionBryan Kendrick seorang badboy sekaligus Most Wanted di salah satu sekolah ternama di Jakarta yaitu Internasional High School. Suka tawuran, nakal, hobi keluar masuk BK, memiliki sifat cuek dan dingin terhadap cewe yang ingin mendekati nya. Sampai d...
