Park Jimin : Busy Schedule

1.6K 82 24

Aku adalah morning person. Aku selalu bangun pagi bersamaan dengan terbitnya mentari. Pagi ini seperti biasa aku bangun dari tidurku jam 4.30 pagi. Aku merapikan sprei dan melipat selimut kemudian ke kamar mandi untuk menggosok gigiku. Aku memegang samping leherku sambil memijatnya lembut. Sepertinya agak sedikit kaku. Mungkin semalam aku tidur dengan posisi yang salah. Aku keluar dari kamar dan menuju dapur untuk membuat segelas Latte di pagi hari. Aku terkejut begitu membuka pintu kamar. Ada Park Jimin sedang tidur pulas di sofa di ruang TV

 Ada Park Jimin sedang tidur pulas di sofa di ruang TV

Selimutnya jatuh dibawah sofa. Aku mendekatinya dengan langkah ringan karena takut membangunkannya. Aku mengambil selimutnya dan menutupi tubuh Jimin karena takut kedinginan. Aku melihat kearah wajah pria yang sangat aku cintai itu dengan sepenuh hatiku. Wajahnya terlihat sangat lelah sekali. Jimin tidur dengan posisi meringkuk menghadap ke punggung sofa. Aku dan Jimin sudah berpacaran jauh sebelum BTS terkenal seperti sekarang ini. aku pikir Jimin akan tidur di dorm karena ketatnya jadwal latihan BTS sekarang ini untuk menyambut Wings Tour di USA. Tapi ternyata semalam, entahlah jam berapa Jimin pulang ke apartemen ini. Padahal sebelumnya dia meminta ijin takut tidak bisa pulang karena sibuk dengan latihan di studio dance Big Hit entertainment. Aku berjalan ke dapur dengan pelan setelah menyelimuti Jimin dan memberikan sedikit kecupan sayang di kepalanya. Aku tidak ingin membangunkannya. Aku mulai membuat adonan pancake dan juga Latte dan Americano jaga-jaga Jimin akan terbangun sebentar lagi. Aku memakai headset di telingaku dan memasak sambil mendengarkan musik yang aku putar melalui hpku. Aku mengaduk adonan pancake supaya lebih mengembang. Aku membuat pancake sambil menari mengikuti lagu yang aku dengar di telingaku. Pagi ini moodku bagus sekali karena Jimin adalah orang pertama yang aku lihat ketik aku membuka mata. Walapun dia masih tidur paling tidak aku merasa tidak mengkhawatirkannya.

"Nice ass by the way Jagiya..." kata Jimin mengagetkanku

Aku spontan membalikkan badanku karena kaget

"Yeobo kamu mengagetkanku" seruku sambil memegang dadaku

"Yeobo kamu mengagetkanku" seruku sambil memegang dadaku

Jimin hanya tersenyum sambil menopang dagunya di tangan kanannya

"Sejak kapan kamu duduk disitu?" tanyaku

"Lumayan lama sehingga aku bisa puas melihat tarianmu yang begitu menggodaku di pagi hari ini" jawab Jimin sambil memberikan senyum evil padaku

Imagine With BangtanBaca cerita ini secara GRATIS!