Jeon Jungkook : My Strong Husband

1.5K 112 5

"Aaaaaaaaahhhhhhh..... aaawwww"

Aku mendengar langkah kaki yang berjalan mendekat kearahku dengan cepat

"Ya... Jagiya apa yang terjadi????!!!" tanya Jungkook dengan wajah khawatir

"Tolong aku" kataku dengan wajah kesakitan

"Apa yang terjadi??" tanya Jungkook lagi dengan wajah bingung sambil mencoba mengangkatku

"Aaaw...Aauuww.. ahh.." kataku meringis kesakitan sambil memegang pinggang dan kakiku

"Apakah bagian ini yang sakit?" kata Jungkook sambil memegang kakiku

"aaaauuuwww... itu sakit sekali. Jangan pegang kaki kiriku" kataku kesakitan

"Kita harus kerumah sakit sekarang" kata Jungkook sambil menggendongku

Kami menuju kerumah sakit menggunakan taksi. Jungkook mengeringkan rambutku yang basah kuyub dengan jaketnya sementara itu bajuku yang juga basah kuyub aku tutupi dengan jaketku. Aku terjatuh licin diruang cuci baju. Ada sedikit deterjen yang tersisa dilantai ketika aku mencuci baju tadi. Ember cucian yang aku pegang jatuh mengenaiku. Seluruh airnya tumpah ketubuhku dan aku tidak mempunyai waktu untuk ganti baju karena Jungkook buru-buru membawaku kerumah sakit. Itulah alasan kenapa aku basah kuyub.

"Bagaimana bisa kamu begitu ceroboh Jagiya" kata Jungkook sambil masih terus mengeringkan rambutku

"Aku buru-buru Yeobo. Aku belum memasakkan makan siang untukmu" kataku

"Kita sudah didepan rumah sakit" kata supir taksi

"Oh... terima kasih ahjussi" kata Jungkook sambil mengeluarkan uang dan membayar bill taksi

"Pelan-pelan" kataku ketika Jungkook akan menggendongku

"Aku tahu" kata Jungkook sambil menggendongku

Perawat langsung mendatangi kami sambil membawa kursi roda. Tetapi Jungkook menolaknya dan tetap menggendongku. Para perawat itu hanya menunjukkan ruangan UGD sementara kepada Jungkook. Jungkook mengikutinya dan masuk kedalam ruang periksa dokter

"Dokter tolonglah" kata Jungkook sambil menidurkanku diatas tempat tidur

"Kami akan berusaha dengan baik. Anda bisa menunggu diluar" kata dokter

"Aku akan menunggu diluar" kata Jungkook kepadaku

Dokter kemudian melakukan serangkaian pemeriksaan lengkap terhadap kakiku. Aku meringis kesakitan. Menahan rasa sakit yang luar biasa. Aku rasa aku tidak bisa menggerakkan atau mengangkat kakiku. Dokter memeriksa kakiku dengan sinar X

"Suster tolong panggil saudara nona ini" kata dokter kemudian

"Dia suamiku dokter" kataku

"Oh.. mianhae saya pikir dia saudara nona. Kalian sangat muda sekali" kata dokter lagi

Aku hanya tersenyum. Tak lama kemudian Jungkook masuk kedalam kamar periksa dan langsung merangkulku

"Bagaimana hasilnya dokter. Bagaimana keadaan istri saya?" tanya Jungkook

"Sepertinya kaki istri anda mengalami dislock dibagian engkelnya"

"Lalu??" tanya Jungkook lagi

"Istri anda harus digips ringan dan tidak akan bisa berjalan normal untuk sementara sampai gipsnya dilepas" kata dokter

"Lakukanlah dokter kalau itu memang yang terbaik buat istri saya" kata Jungkook lagi

Ternyata gips lumayan sedikit mengganggu dan berat dikakiku. Jungkook tersenyum sendiri melihat kearah kakiku didalam taksi begitu keluar dari rumah sakit. Kami pulang menuju rumah kami. Kami tidak membeli kursi roda karena berpikir lebih baik membeli Kruk saja yang lebih murah. Jungkook menggedongku keluar dari taksi dan masuk kedalam rumah kita

Imagine With BangtanBaca cerita ini secara GRATIS!