Jung Hoseok : Caring Boyfriend

1.7K 103 13

"uhuuukk... uhuuuk"

Aku bangun tidur dengan keadaan tidak nyaman. Rasanya badanku gerah dan tenggorokanku kering sekali

"Apakah aku akan sakit hari ini??" tanyaku pada diri sendiri

Aku mengecek Hp ku ada 9 pesan Kakao dari Hoseok. Aku membacanya satu persatu

"Iroooooooonaaaaaaaaayooooooo...."

"Bbuing Buing Jagiya. Bangunlah"

"Nyaaaaww... knock knock on the door"

"Jagiya aku memikirkanmu begitu aku membuka mataku"

"#PinchOnCheek... Ironayo J"

"Sepertinya belum bangun...."

"Hobie menunggu balasan dari wanita yang paling Hobie cintai"

"Noona..... Hobie gonna kiss you"

"Jagiya bangunlah dan balaslah Kakao ku ___"

Aku tersenyum membaca semua pesan Kakao dari pacarku Hoseok. Dia adalah pria paling ceria yang aku kenal. Keceriaannya membuat hariku berwarna setiap harinya. Hoseok selalu bisa membuatku tertawa setiap hari walaupun aku dalam keadaan mood terjelek sekalipun. Ada saja tingkahnya yang selalu bisa membuatku tertawa. Hoseok setahun lebih muda dariku. Tetapi aku selalu merasa cocok dengannya. Aku membalas pesan Kakao Hoseok

"Aku sudah bangun Hobie sayang. Aku akan mandi dan berangkat kuliah"

"Katalk"

"Cepat sekali Hoseok membalas pesanku" kataku dalam hati begitu aku membalas pesan Hoseok dan langsung terdengar bunyi balasan pesan Kakao dengan cepat

"Bogoshipeoyo"

"Cepat sekali kamu membalas pesanku?"

"Aku memegang Hp ku seperti orang gila menunggumu membalas pesanku jagiya"

"J sweet"

"Are you ok?"

"Aku akan berangkat kuliah"

"Berhati-hatilah... aku ada latihan hari ini"

"Take care Hobie-ah"

Aku berjalan ke kamar mandi dan berhenti didepan cermin. Wajahku agak sedikit memerah

"Haaaahhh... sepertinya aku memang akan terkena panas dalam" kataku didalam hati

Sehabis mandi aku memeras buah Jeruk untuk sedikit mengobati tenggorokanku yang sepertinya mengalami sedikit radang. Aku hanya sarapan dengan buah saja pagi ini dan langsung berangkat kuliah untuk ujian.

Aku tidak konsentrasi mengerjakan ujianku. Tenggorokanku meradang. Rasanya sakit sekali. Susah untuk menelan bahkan air sekalipun. Padahal aku sudah meminum perasan Jeruk tadi sebelum berangkat kuliah. Jam di arlojiku menunjukkan pukul 13.00. Aku menyerahkan lembar jawabanku ketika terdengar bunyi bel tanda ujian berakhir. Aku berjalan keluar dari ruang kuliah dengan wajah lesu dan cemberut. Ketika keluar dari gedung kuliah aku melihat Hoseok berdiri dibawah pohon ditaman depan gedung kuliahku sambil tersenyum melihat ke arahku. Rambutnya yang berwarna golden brown bersinar terkena cahaya matahari. Keringat mengucur di wajah dan tubuhnya. Aku masih belum bisa tersenyum dan wajahku masih saja cemberut. Hoseok menghampiriku dan berhenti didepanku. Hoseok menarik kedua ujung bibirku dengan dua jari telunjuknya untuk memaksaku tersenyum

"Aaaahh... yeppeoyo..." kata Hoseok

Aku tersenyum juga akhirnya

"Ada apa??" tanya Hoseok

Imagine With BangtanBaca cerita ini secara GRATIS!