Park Jimin : Wings Tour USA

1K 74 5

"Jagiya... kenapa wajahmu murung seperti itu??" tanya Jimin kepadaku

"Bagaimana aku bisa tersenyum bahagia kalau kamu akan meninggalkanku dalam waktu yang cukup lama seperti itu" jawabku mulai merengek kepada Jimin

"Jebal jangan seperti itu, nanti aku tidak tenang meninggalkanmu"

Aku menyandarkan kepalaku di dada bidang Jimin. Mencoba mencari perhatiannya dan bermanja-manja dengannya

"Jagiya apakah kamu pikir aku tidak berat hati meninggalkanmu dalam waktu lama seperti itu" kata Jimin sambil memainkan helai demi helai rambutku dan mengusap kepalaku yang masih saja bersandar di dadanya

"Ini pertama kalinya kamu akan meninggalkanku dalam waktu yang cukup lama" kataku

"Arasseo... tapi ini pekerjaanku" jawab Jimin

Biasanya aku tidak pernah merengek seperti ini kepada Jimin. Ini adalah rengekan pertamaku kepadanya ketika dia akan meninggalkanku. Biasanya waktu terlama Jimin meninggalkanku adalah 2 minggu saja tetapi kali ini Jimin akan meninggalkanku dalam waktu yang cukup lama. Kurang lebih sekitar satu bulan. Karena BTS sekarang sudah semakin besar dan terkenal jadi maklum saja kalau jadwal Jimin juga semakin ketat saja sekarang. Apalagi saat ini Jimin disibukkan dengan Wings Tour untuk menyapa para penggemarnya dari berbagai negara.

"Haruskah kamu berangkat besok pagi Yeobo??" tanyaku

"Tentu saja" jawab Jimin sambil tersenyum

"Euuum...."

"Hei... tersenyumlah.. Aku akan segera kembali" kata Jimin menenangkanku

Jari-jari Jimin masih memainkan helaian rambutku. Kemudian tiba-tiba aku mendengar suara indah Jimin bernyanyi untukku

"kkwak jabajwo nal anajwo
Can you trust me, can you trust me,
can you trust me
kkwak kkeureoanajwo
kkwak jabajwo, nal anajwo
Can you trust me, can you trust me
jebal jebal jebal kkeureoanajwo

yeojeonhi neoegeseon bichina
yeojeonhi hyanggi naneun kkot gata
ije nareul midojwo dasi nareul jabajwo
neoreul neuggil su ittge nareul kkeureoanajwo"

Hold Me Tight lagu BTS yang sering Jimin nyanyikan untukku ketika aku panic dan galau atau setiap malam sebelum aku tidur. Suara indah Jimin menenangkanku. Tangan kirinya melingkar erat dipinggangku dan tangan kanannya masih sibuk mengelus-elus ringan kepalaku. Aku rasa aku mengantuk mendapat perlakuan seperti ini dari Jimin

"Tidurlah....."

Sayup-sayup aku mendengar suara Jimin sebelum aku tertidur di dadanya.....

.

.

.

"Aaaah.... Aku mencintaimu karena hal ini" kata Jimin sambil tersenyum melihat first aid kit berwarna pink yang aku siapkan untuknya

"Kamu selalu mengkhawatirkanku Jagiya" tambah Jimin lagi

"Cepatlah berangkat..." kataku

"Kamu mengusirku??" tanya Jimin

"Aniyo..... aku hanya tidak ingin manajer Heobom memarahi nantinya karena kamu terlambat"

Tiba-tiba Jimin memelukku erat

"Aku akan segera kembali" kata Jimin berbisik ditelingaku

Chuu

Chuu

Chuu

Chuu

Chuu

Chuu

Imagine With BangtanBaca cerita ini secara GRATIS!