Happy reading 🥀
Pagi hari di sebuah rumah dua lantai terdapat seorang pemuda yang masih bergelung di bawah selimut, hingga terdengar suara yang nyaring dari balik pintu.
"ALAND BANGUN" teriak Risa, mama Aland.
Tetapi sang pemilik kamar merasa tak terganggu sama sekali. Sehingga Risa harus masuk ke dalam kamar anaknya itu.
'Astagfirullah anak ini' (Batin Risa)
"ALAND AYO BANGUN, EMANG KAMU GAK SEKOLAH"
Aland yang merasa terganggu pun mulai membuka matanya dan mulai beranjak menuju kamar mandi tanpa mengucapkan sepatah kata.
'Kapan dia akan kembali' (Batin Risa)
*****
Di meja makan sudah ada Risa dan Hafid (papa Aland).
Terlihat seorang pemuda menuruni tangga dengan seragam sekolah lengkap dengan atributnya.
Setelah semuanya berkumpul di meja makan, mereka pun memulai sarapan dengan keadaan hening. Karena di keluarganya menerapkan ketika sedang makan di larang berbicara.
"Aland berangkat, Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam" jawab Hafid dan Risa.
Aland menyampirkan tas punggungnya kemudian beranjak menuju garasi untuk mengambil motornya.
Setelah memanasi motornya Aland langsung berangkat menuju sekolahnya.
*****
Sampai di sekolah Aland langsung memarkirkan motor ninjanya.
Sebenarnya sejak Aland memasuki gerbanh sekolahnya, suasanya sekolah menjadi riuh dengan teriakan siswi siswi sekolahnya.
Ya Aland merupakan most wanted sekaligus ketua osis di SMA Mawar.
Aland mulai beranjak menuju ruang osis untuk memeriksa sesuatu dan menghiraukan teriakan histeris siswi siswi di sekolahnya.
*****
Setelah dari ruang osis, sekarang Aland sedang duduk di kelasnya menunggu bel masuk tiba.
Tak lama setelah itu bel masuk berbunyi.
Kringgg kringgg
Pembelajaran pun di mulai sampai terdengar bel istirahat.
Murid murid mulai beranjak menuju kantin untuk mengisi perut mereka.
"Land gak ke kantin"ajak Dandi sahabat Aland.
"Ayo gue udah laper banget nihh"saut Arvi sahabat Aland juga.
Aland mempunyai dua orang sahabat, Mereka bersahabat sejak kelas 1 SMP.
"Siapa yang ngajak lo, orang gue ngajak Aland!." Saut Dandi.
Aland beranjak menuju kantin tanpa mengucapkan sepatah kata.
'Semoga dia segera kembali'(batin seseorang).
Keduanya mengikuti Aland dengan menghela nafas.
"Kapan tu orang mencair cape gua"
"Gitu gitu sahabatlu nyet"jawab Dandi.
*****
Sesampainya di kantin Aland dan kedua sahabatnya mencari tempat duduk dan memesan makanan.
"Mau pesen apa?"tanya Arvi.
"Terserah"jawab Aland.
"Nasi goreng sama es teh aja"saut Dandi.
"Siap pesanan akan di antar 10 menit lagi"jawab Arvi.
YOU ARE READING
ALANASYA ( ARSA )
Teen FictionAroland Putra Alamsyah, siapa yang tidak kenal dengan Aland. Sifatnya yang dingin dan tak tersentuh kecuali dengan sang mama dan dia. Sejak kepergian dia, Aland menjadi sosok yang irit bicara padahal sembelum dia pergi Aland merupakan orang yang hum...
