Ke mana harus bernaung jika masalah datang justru dari rumah sendiri?
Kepada siapa harus mengadu jika orang pertama yang melihat kita terlahir ke dunia, orang pertama yang mengenal kita, orang pertama yang ada di sisi kita justru menjadi orang paling asing dan tidak diketahui keberadaannya?
Malam sudah terlalu larut, separuh bulan dengan kedua ujung yang mengerucut. Laju Kumpay, vespa tuaku, tenang di jalanan. Bernyanyi Wednesday Morning, 3 A.M milik Simon and Garfunkel, ikuti sinar bulan dengan harap bisa sampai di salah satu ujung kerucutnya. Bergelayut di atas ayunan kayu, memancing bintang, atau sekadar baca buku dongeng tentang anak yang lahir dari rahim seorang perempuan gila.
Ibu. Mengapa ibu tidak pergi ke dukun? Makan nanas muda? Obat penggugur? Atau bahkan tenggak racun? Oh, ya, sudah dicoba. Memang benar kelahiranku tidak pernah dinanti dan diharapkan bukan? Tidak seperti orang tua lain yang rutin periksa kandungan, menjaga pola makan dengan selalu mengonsumis buah dan sayuran, tidur nyenyak juga tak melakukan aktivitas berat, tapi mengapa dengan tanpa seperti itu pun aku tetap terlahir, Bu? Mengapa aku tetap terlahir meski Ibu sudah pergi ke dukun? Meski sudah makan nanas muda? Minum pil penggugur atau menenggak botol racun? Mengapa aku tetap terlahir, Ibu? Lihat! Lihatlah aku setelah terlahir! Lihat, Ibu! Lihat bagaimana setelah aku tumbuh dan beranjak dewasa? Lihat aku hari ini! Apa memang untuk hari inilah arti tangisan saat aku terlahir dulu?
Namun aku memang hanya jari tengah. Aku tidak berarti dan hanya bisa mengacau. Keempat jari lain tentu masih bisa melakukan apa pun. Mereka masih memiliki yang diibukan, penunjuk arah tujuan, yang penuh kasih sayang, dan pengakur. Ya, mereka tidak akan kehilangan apa pun dengan kepergianku. Percayalah!
YOU ARE READING
LIMA JARI (COMPLETED)
RomanceKurt Artsy bukan remaja biasa. Dengan rambut berantakan, vespa hitam legendaris yang ia namai Si Kumpay, dan ritual pagi berupa kopi serta rokok, Kurt menjalani hari-harinya di SMA dengan gaya bebas-seringkali bertabrakan dengan aturan, guru, dan ba...
