"Raf..". Teguran halus yang terdenger beda ditelinga rafael. Dia tahu panggilan itu bukan sesuatu yang baik.
"Iya bee.. kenapa?". Menatap wajah perempuan dihadapannya dengan gerakan yang sangat gugup
"Semalem kamu kemana?".
"Dirumah bee..".
"Hahh... kamu tahukan aku paling nggk suka sama yang namanya bohong." Ia tahu kekasihnya kemana tadi malam tapi ia ingin lihat kejujuran rafael.
"Serius bee.. aku emang dirumah". Rafael berusaha untuk tidak gugup menjawab pertanyaan dari gladys.
"Oooo.. yaudah aku ke kelas duluan". Jawabnya yang sudah berdiri dari bangku kantin hendak pergi namun kembali duduk saat rafael menarik tangannya.
"Lohh bee mau kemana? Kan belom makan". Ia tahu ia bohong tapi rafael belum punya keberanian penuh untuk bilang pada gladys karena ia tahu riwayatnya akan tamat.
"Udah, lo makan aja sendiri". Melepas tangannya dengan pelan dari genggaman rafael
"Kok lo? Ihhh mulutnya". Sambil membungkam mulut gladys dengan tangannya karena merasa kesal panggilan itu.
"Apaan sih lo! Hak lo apa larang larang gue?". Kata Gladys ketika berhasil melepaskan tangan rafael.
"Maksud kamu apa bee? Kamu pacar aku!". Bentaknya tanpa sadar karena rafael nggk suka dengan kata kata gladys.
"Jangan bilang pacar kalo tauknya cuman boong doang, Sialan!". Gladys berusaha untuk tidak melihat rafael karena jujur aku sangat takut kalau rafael sudah membentak dengan mata melotot seperti itu. Tapi tetap saja dia berusaha tenang walaupun dalam hati menjerittt....
"Apaan sih bee.. siapa yang bohong?"
"Udahlah.. lo makan aja sendiri"
"Nggk.. duduk bee".
"Gua mau ke kelas".
"Jangan keras kepala bee.. kamu tahu aku nggk suka!".
"Bodo amat!". Jawabnya ketus dan melangkah santai tanpa menghiraukan kemarahan rafael.
"Duduk nggk bee, atau....". Belum selesai ucapannya sudah di potong oleh gladys.
"Atau apa? Putus? Break? Atau apa?!" Jawab gladys tanpa sadar apa yang telah ia ucapkan.
"Putus? Kamu kenapa sih? Kamu pengen putus? Iya?! Jawab bee.. kamu tahu aku nggk suka kalo kamu udah bawa bawa putus kayak gini!".
"Bodo amat!." Langkah gladys santai tanpa menghiraukan kemarahan rafael.
"Hah..." lenguhan lesuh dari rafael terdengar sangat tersiksa. Ia sangat hapal dengan situasi ini karena setiap gladys marah dia akan lupakan panggilan sayang.
Pasti beberapa hari kedepan hatinya tidak akan tenang batin rafael.
YOU ARE READING
Kebucinan rafael
Teen FictionUdah pernah dekat sama cowok inisial R belom??? Cobain rasanya Ahh mantap!!. Udah pernah deket sama cowok yang posesif, protektif, cemburuan, manja tapi bucin belom? Cobain, rasanya Ahh mantap!. . . . "Raf lu jungan bego bego banget karena cinta". ...
