When She was being His First Love
• • •
Untukmu, gadis berambut panjang dengan ava Korea... Naneun Saranghamida.
"Hufttttt," pemuda berseragam putih abu-abu itu menghela nafas panjang. Menyandarkan tubuh di kursi taman belakang sekolah sambil menurunkan bahu lemas. Perasaan lega muncul setelah satu kalimat pembuka isi surat cinta pertamanya tertulis dengan sempurna.
Mata pemuda itu menoleh ke sekitar. "Wahhh," ia dibuat geleng sendiri dengan tingkahnya.
"Cewek fangirl itu sukses bikin otak malas Revan mikir keras soal cinta," gerutunya beranjak memunguti sobekan lembar kertas lain yang berserakan sembarangan. "Dan berakhir nulis surat cinta,"
"Ckckckck!!" decaknya dengan kekehan di akhir. "lucu juga,"
"Revan!!!"
Panggilan nama, membuat pemuda itu tersentak. Ia menoleh, membalik badan memandang gadis cantik berambut panjang yang ia sebut dalam surat cintanya berlari mendekat dengan riang.
Revan -nama pemuda itu- panik. Ia berbalik kembali, dengan segera memunguti lembar kertas dan beranjak membuangnya ke tempat sampah.
Revan menarik nafas dalam. Mengambil tas ransel di bangku dan menyampirkan ke pundak. Ia beranjak menghampiri. Sambil melipat surat cintanya tadi, pemuda itu mengatur diri setenang biasanya.
Berhenti di depan gadis cantik itu, tangan yang memegang surat cinta ditarik ke belakang tubuh.
"Kenapa? Tumben Rara Monika nyamperin gue," tanyanya basa-basi. Sambil menenangkan degup jantung yang mulai berdetak cepat setiap kali dekat gadis ini.
Gadis berambut panjang bernama Rara Monika itu tersenyum lebar. "Gue udah latihan kayak yang lo bilang. Udah gue rekam juga. Tinggal review terus langsung take deh,"
Revan mengerutkan kening.
"Killing Me Dance Cover Contest," seru Rara riang. "lo bilang mau bantuin gue biar menang event iKON, kan?"
Revan hanya manggut-manggut.
"Pulang sekolah nanti anterin gue ke mall. Gue perlu baju, aksesoris, sepatu dan make up baru."
Revan melengos dengan kekehan. "Totalitas,"
Rara mengangguk antusias. Gadis itu berbalik dan mulai beranjak. "Siapa tau ye kan kalau gue menang,"
Revan tersenyum miring mengikut di samping.
Rara berhenti dan menoleh menghadap pemuda itu. Dengan tinggi 1,7 meter membuat dirinya sedikit mendongak.
"Kalau gue menang, lo jadi orang pertama yang gue kabarin. Jadi orang pertama yang gue ucapin terimakasih. Jadi orang pertama yang akan gue traktir,"
Rara diam sejenak. "Lo jadi first person yang akan gue inget! One hundred percent nggak bohong!"
Revan terdiam. Menoleh memandang gadis itu dalam.
Senyum Rara perlahan mengembang. Senyum manis yang sukses membuat jantung Revan semakin berdebar. Rasanya ingin meledak tak karuan.
Rara maju. Dengan tiba-tiba memeluk Revan dengan erat.
Pemuda itu diam. Antara kaget dan tak menyangka, tapi lebih didominasi ketegangan luar biasa.
"Ehm... makasih ya. Lo itu emang bener-bener the best friend yang gue punya. Valid no debat!"
'But... I'll be your man,' batin isi kepala pemuda itu.
"Rara,"
Rara melepaskan pelukan. Ia mendongak dengan alis terangkat. Satu ujung bibirnya tertarik ke atas. "Serius amat nada suaranya,"
Revan diam sejenak. Masih berusaha meyakinkan diri. Tangan dibalik punggungnya bergetar. Dengan sepucuk surat yang perlahan bergerak ke depan gadis itu.
"B-buka," katanya gugup.
Rara mengerutkan kening.
Sementara dalam hati Revan yang tak tenang, ia berniat mengungkapkan perasaan. Pada gadis di hadapannya ini, gadis berambut panjang gelombang. Si fangirl iKON dengan ultimate bias Bobby si main rapper. Si gadis fangirl dengan tipe kelas dewa, dimana harus sebelas dua belas mirip biasnya.
Dan Revan... Sekedar pemuda biasa yang menaruh rasa kepadanya. Sayangnya, dirinya ini sama sekali bukan tipe si gadis fangirl yang cantik Rara Monika.
Jadi, bagaimana akhir dari surat cinta pertamanya?
• • •
a/n:
Ciehh akhirnya Rara debut wkwkw. Ini cerita udah ada garis besarnya dari lama tapi dipendam dulu karena otakku cukup lama mikir alurnya harus gimana.
Semoga suka ya xixi.
Fact: cerita ini satu universe dengan K-Popers. Rara disini adalah Rara yg sama sebagai cameo di K-Popers.
Jangan lupa vote comment chingu biar rame gitu terimakasih
YOU ARE READING
FANGIRL
Teen FictionSejak tahu dirinya dinyinyirin di grub chat WhatsApp katanya suka plastik goyangnya Korea, Rara Monika pindah ke Twitter buat hype idolanya. Bonusnya, gadis fangirl itu punya teman dekat cowok satu fandom via dunia maya. Revan yang menyadari hal in...
