Namaku Wanodya Kirana Lazuardi, orang-orang biasa memanggilku dengan nama Kirana atau Ody. Umurku 16 tahun, kelas 11 jurusan Bahasa di salah satu SMA yang ada di kota Bandung.
Aku tidak punya ciri khusus, hanya seorang cewek dengan badan kurus dan pipi yang berisi, mirip dengan jamur di game Mario Bross, kata teman temanku. Oh iya, rambutku berwarna hitam pendek khas potongan ekskul Paskibra. Iya, aku merupakan salah satu anggota ekskul Paskibra di sekolahku. Aku memiliki badan yang tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 160 cm. Iya, aku tau aku pendek. Sudah, cukup.
Wanodya Kirana Lazuardi. Artinya gadis remaja yang cantik bersinar seperti permata berwarna biru kemerahan. Ibuku bilang, beliau memberi nama itu karena beliau sangat cinta dengan bahasa Indonesia yang baku. Entah kebetulan atau tidak, kini aku pun menyukai bahasa Indonesia yang unik itu.
Aku bukan termasuk orang yang pandai dalam merangkai kata, namun akan ku coba untuk mulai menceritakan kisahku ini. Tentang bertemunya aku dengan sesosok makhluk bumi yang pernah memberikanku berbagai rasa, seorang laki-laki yang dapat dibilang memberikan bekas yang sulit untuk dilupakan.
Dia bukan sesosok laki-laki seperti yang kalian temui di novel novel kebanyakan, bukan si gunung es yang sulit dicairkan, bukan ketua geng yang pertama kali mengenal cinta, bukan juga si bad boy incaran cewek-cewek kelas sebelah yang banyak tingkah. Dia adalah dia, seseorang dengan kesederhanaannya, seseorang yang entahlah aku tidak bisa menjelaskannya sekarang. Kalian dapat mengetahuinya nanti.
*****
Hallo!!
Ini adalah cerita yang aku tulis dan publikasi untuk pertama kali. Semoga kalian semua suka dengan hal yang pertama aku coba ini.
Jangan lupa untuk memberi
jejak dan dukungan berupa Bintang, Komentar, dan Share ini ke teman teman kalian!!
Peluk jauh,
Raisya Sekargalih💛
YOU ARE READING
Pluviophile
Teen FictionEntah, tiba tiba saja aku mengingatmu. Mengingat semua kenangan yang pernah terjadi. Tentang apa yang pernah sama sama kita rasakan, Tentang apa yang pernah sama sama kita perjuangkan. Teman temanku berkata, sebaiknya aku menceritakan kita kepada k...
