Barter System

59 3 0
                                        

Saat itu sore hari Aria pulang dari sekolah seperti biasa, tapi hari ini ada yang sedikit berbeda, wajah nya lusuh, dia terus menatap ke bawah dan hanya sesekali menatap ke depan.

Sesaat dia berhenti berjalan dan memandangi seekor burung yang sedang bertengger di sebuah tiang listrik.

"Seandainya hidupku bisa sesimpel itu"
Ujarnya dengan nada berbisik.

Dia melanjutkan perjalanan nya, dan akhirnya tiba di sebuah persimpangan, dia berbelok dan berjalan seperti biasa seakan-akan tak akan terjadi apa pun.

(Di atas sebuah gedung di dekat Aria)

"Target sudah terlihat, ganti..."

"Jalankan sesuai rencana"

"Baiklah"

Seorang berbaju serba hitam dengan posisi tengkurap, dan sebuah senapan laras panjang di depan nya, bertipe AWP, siap untuk menembak Aria.

Di sisi lain Aria tak menyadari hal tersebut ia tetap berjalan seperti biasa, dan tak berapa lama Aria masuk ke jarak tembak pria serba hitam itu, dan, duaaaaaaar..... . Sebuah peluru yang cukup besar mengarah cepat ke Aria.
Croooss....., peluru itu tepat mengenai kepala Aria hingga membuat nya terjatuh tak sadarkan diri. Darah bercucuran keluar dari kepala Aria.

"Lapor...., target berhasil di lumpuhkan"

"Baiklah. Kerja bagus"

Orang berbaju hitam tersebut pergi meninggalkan tempat itu.
Dan Aria masih terbaring tak sadar kan diri dengan darah yang masih bercucuran keluar dari kepalanya.

Beberapa saat kemudian seseorang melihat Aria terbaring dan menghampiri nya, dia terkejut bukan main saat melihat kondisi Aria yang bersimbah darah. Dia menjerit meminta tolong, dan ada beberapa orang yang mendengar teriakan tersebut juga turut menghampiri Aria dan membawa nya ke rumah sakit.

--------------------------------------------------------------

Dokter keluar dari ruang perawatan Aria. Orang tuanya sudah menunggu dengan wajah cemas serta keringat bercucuran di wajah nya, dan mereka langsung menghampiri dokter tersebut.
Keheningan menyelimuti saat dokter ingin berbicara.

"Maaf bu, nyawa anak kalian tak tertolong lagi" Ujarnya

"Pendarahan di kepalanya sedari awal sudah tak bisa tertolong, juga dia kehilangan banyak darah"

"Tak mungkin....., bohong kan?!" Balas ibu Aria yang mulai meneteskan air mata, dan terjatuh bersimpuh.

(Kembali ke pandangan Aria)

Setelah kejadian itu, Aria terbangun di sebuah ruangan serba putih dengan posisi berdiri tegak. Dari arah yang cukup jauh di depan nya, dilihat nya seorang pria dengan baju kaos berwarna putih dan celana berwarna merah darah, serta sebuah borgol yang hanya mengikat tangan kanan nya saja. Dan pria itu datang mendekati nya, saat beberapa waktu mengamati akhirnya pria berambut putih itu telah sampai di depan nya.

"Membosankan bukan?!" Ujar pria itu dengan nada santai

"Apa maksud mu ?!" Jawab Aria dengan wajah kebingungan.

"Dan juga, dimana aku sekarang!, cepat kembalikan aku!" Tambah Aria

"Kau terlalu naif untuk menyembunyikan kebohongan mu?!" Jawabnya

"Akan ku tawarkan suatu hal yang menarik kepada mu. ya..., tentu saja jika kau mau menerima nya" Tambahnya dengan menyodorkan wajahnya ke depan wajah Aria.

"Hal menarik, apa maksudmu?!, jangan membuatku bingung dengan pernyataan yang tak jelas itu, cepat kembalikan aku!" Jawab Aria lagi kali ini dengan nada yang sedikit tinggi

Kesatria Abu-Abu (The Gray Knight)Stories to obsess over. Discover now