Prolog

419 35 33
                                        

Cinta itu seperti angin, kamu tidak bisa melihatnya tapi bisa merasakannya.


Jika sedang hujan seperti ini, rasanya lebih nikmat meminum secangkir kopi untuk menenangkan pikiran.

Seorang pria keluar dari kamar miliknya dengan pakaian T-Shirt hitam, celana cargo hitam, dan sneakers miliknya. Oh ya, jangan lupakan jaket berlambangkan ANTRANOS itu.

"Bang!" panggil seorang gadis berusia 16 tahun di belakangnya

¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.

"Bang!" panggil seorang gadis berusia 16 tahun di belakangnya.

Pria tersebut menoleh dan hanya mengangkat salah satu alisnya tanpa menjawab panggilan itu.

"Abang mau ke mana hujan-hujan gini?"

"Keluar."

"Iya tau, tapi kemana?"

Pria tersebut merasa jengkel terus menerus di tanya seperti sedang interview saja.

"Ck! Kepo banget si."

Gadis kecil tersebut tertawa kecil. "Ya, udah. kalo abang mau keluar, jangan lupa Belikan aku es krim lima!" ucapnya seraya mengulurkan telapak tangannya sebagai lambang lima.

Tanpa menjawab pertanyaan gadis tersebut, pria yang menggunakan jaket berlambangkan Kompeni tersebut langsung berjalan keluar dari rumahnya.

"Ck! Dasar, Es balok!" gerutu gadis tersebut.

***
Walaupun hujan sangat deras, namun bukan menjadi penghalangnya untuk keluar hari ini.

Mobil sport hitam tersebut terparkir di halaman kafe.

Pria tersebut keluar dari mobil, dan berlari kecil ke arah kafe agar pakaiannya tidak kecipratan air. Sebelum memasuki kafe ia merapikan rambutnya terlebih dahulu.

Belum sempat ia masuk kedalam kafe, ada seseorang yang memangilnya. "Sam?" panggil seseorang

***
Hallo semuaa

Welkam di cerita samudra💖 semoga suka dengan ceritanya kali ini yaa><

Salam author><

SAMUDRAHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora