FOR NAT
Siulan burung saling bersautan. Sinar matahari masuk melalui celah celah kecil. Hawa dingin mulai hilang berganti dengan kehangatan pagi hari.
BRAK!!BRAK!!BRAK!!
"Bangun!!Udah pagi, cepet mandi terus berangkat sekolah." teriakan wanita paruh baya dari luar kamar terdengar sangat nyaring.
"Iya ma" jawab seseorang dibalik selimut.
"Gausah males malesan Nat!Contoh adek kamu dia udah bangun daritadi" teriak nya lagi.
***
Suasana meja makan hening, dan selalu begitu. Dan sampai akhirnya Sarah-mama Nat, buka suara tapi sekedar untuk memberi perhatian pada adiknya, Nelca.
"Wah Nelca udah naik kelas 4 nihh. Pasti akan lebih berprestasi dari kelas 3 kan?" sanjung Sarah.
"Iya ma pasti. Aku bakal jadi anak pintar kaya kakak kok." ucap Nelca dengan semangat.
Nat yang daritadi menunduk akhirnya mendongak untuk menatap Nelca dihadapannya.
"Sayangku Nelca, kamu itu kamu. Kakak kamu ya itu dirinya. Gausah ikut ikut kaya dia." "Gabisa buat orangtua bangga pake prestasinya malah selalu dapet surat, surat panggilan orang tua lagi." jawab Tyo-papa Nat.
"Iya emang tu anak pa." "Sekarang kamu kelas berapa?" tanya Sarah.
"Yaampun ma. Mama gak tau aku sekarang kelas berapa? Kalo Nelca hafal banget." "Nat sekarang kelas 10 ma, pa." ucap Nat dengan suara gemetar. Sedih. Ya itu yang dirasakan Nat.
"Oh udah SMA ya. Papa harap kamu bisa lebih baik dari SMP kemaren." harap Tyo.
"Iya pa. Nat berangkat dulu ya pa, ma, dek."
Nat pun bersalaman pada semua anggota keluarganya. Dan bergegas menuju sekolah dengan menaiki motornya dalam keadaan air mata yang terus berjatuhan.
Hancur. Nat serasa dihianati oleh keluarganya.
"Gue harus kuat. Semoga aja di SMA nanti, gue ketemu orang yang akan selalu ada buat gue, selalu ngedukung gue, dan selalu menjadi sandaran gue saat lagi sedih. Lebih dari sahabat gue." Ucap Nat dengan penuh harapan.
***
ENJOY FOR READING!!
JANGAN LUPA BAPER
THANK YOU💖💖💖
KAMU SEDANG MEMBACA
For Nat
Teen FictionSelalu dibedakan dengan sang adik karena lebih berprestasi. Natasha Defirstta. Itu membuat sifat Nat menjadi nakal dan sering kena hukuman, itu adalah pelampiasan kesedihan yang ia rasakan. Sampai akhirnya Nat bertemu seseorang yang kelak akan meru...
