1 - Bukan kue

326 119 10
                                        

Deeza Skyla Ivanna yang biasa di panggil Deeza itu terbangun dari tidur nyenyak nya karena mimpi buruk itu datang lagi.

"Hh hh hh" suara nafas Deeza yang tak beraturan.

"Kenapa harus mimpi itu lagi sih?".

Ia pun melirik jam weker di atas nakas samping tempat tidurnya itu.

"Jam 12 lagi?" gumamnya.

Memang,akhir akhir ini Deeza di datangkan mimpi itu lagi dan terbangun tepat di pukul 12 malam.Deeza pun keluar dari kamarnya menuruni anak tangga menuju dapur rumah nya untuk mengambil segelas air putih.

Sesampainya didapur ia pun membuka kulkas, dan mengambil segelas air putih.

"Glekgek" suara tegukan air.

Belum sempat ia menaruh gelas,seketika lampu lampu rumahnya padam,membuat gelas yang semula berada pada genggamannya pun terjatuh.

"Praaaaaang"

"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa"teriaknya.

Deeza hanya bisa terduduk dengan menelungkupkan wajah nya di lututnya.

Tiba tiba sebuah tangan yang menyentuh pundak nya.

"Kak"ucap seseorang.

Deeza pun berdiri tatkala semua lampu menyala.

"Selamat ulang tahun kak"ucap Farrah Skyla Ivanna,adiknya.

"Selamat ulang tahun non"ucap bi Sulas dan pak gerald, pembantu dan satpam rumah nya.

"Kak"panggil sang adik .

Deeza tak mengindahkan ucapan sang adik, matanya terus menatap tajam kue yang ada di hadapannya itu.Lalu di hempaskan begitu saja.

"Kue nya kenapa di buang kak?.

"Maksud lo apa sih?" bentak Deeza.

"a..aa ku kkka..kan.. "

"Mau lo apa sih? Lo tau kan kalo gua takut gelap, kenapa lo matiin lampu nya HAH? "

"Suprised" hanya itu yang keluar dari mulut Farrah.

"Lo bilang suprised?kalo gue tiba tiba jantungan terus meninggal gmna? Itu yang dinamakan suprised hah?".

"Lebay"ucap farrah dengan nada serendah mungkin agar tak terdengar oleh sang kakak.

Farrah pun berbalik badan menghadap bi sulas dan pak gerald.

"Pak,bi,masuk ke kamar ya"

Mereka pun pergi ke kamarnya meninggalkan farrah dan deeza yang sedang dilanda emosi.

Dugaan Farrah ternyata salah, Deeza mendengar apa yang ia ucapkan.

"Apa? Lo bilang lebay? Lo gatau betapa tersiksanya gua,betapa tertekannya gua.Apa lo pernah ngerti perasaan gua?".

"Gue ngerti kak".

"Stop bilang lo ngerti gue,lo gak akan bisa ngertiin perasaan gue,selalu terbayang bayang dengan mimpi mimpi itu lagi, kejadian yang gak pernah gue habis pikir,dan sekarang lo bilang lo ngerti gue?lo ga pernah ngerasain apa yang gua rasa. Jadi, stop bilang kalo lo ngerti gue. "

"KAK, lo mau sampe kapan sih kayak gini terus,semua itu masalalu,lupain.Gausah bahas hal hal itu lagi kak"bentak Farrah tak tahan dengan emosi yang sedari tadi di bendungnya.

"Lo bilang lupain? Semudah itu lo bilang lupain? Ga mudah buat gue lupain semuanya,gue juga ga mau kayak gini terus, di mimpiin setiap malam sama kejadian kejadian itu, apa mudah bagi gue buat lupain?".

"Kak,hari ini lo ulang tahun" ucap Farrah pelan,tak tau harus apa yang ia ucapkan.

Deeza pun termenung,ia baru menyadari bahwa hari ini ia genap berumur 16 tahun.

"Ia gue tau,kalo hari ini gue ulang tahun. Tapi bukan gini caranya tolol. Lo tau kan kalo gua takut gelap, gue paling ga suka kalo ketakutan gua di jadiin suprised suprised ga guna yang lo buat kayak sekarang ini"suara Deeza dengan nada tinggi

"Inget ya,gua ga butuh kue,gue ga butuh suprised,gue cuma butuh BUNDA" ucap deeza sembari menununjuk tepat ke arah wajah sang adik.

Skak!! Farrah kalah telak.Deeza akhirnya memutuskan untuk pergi kembali ke kamar lalu mengambil ponsel nya.Lalu menelepon...

***

Ey yoo gue berharap kalian bisa menikmati..
Seperti kebanyakan author, jangan lupa vote, comment, follow atau pun share ke temen temen kalian.Tapi gue ga maksa, kalo kalian mau silahkan dengan senang hati, kalo gamau juga gapapa gamaksa.
So,buat kalian yang mau tau kelanjutan ceritanya jangan lupa comment,tp kalo gamau juga gapapa kan kata gue jg kga maksa.
Sorry juga kalo masii banyak typo bertebaran.

iCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang