5. Dinner

116 39 10
                                    

   Disinilah Della sekarang duduk berdua didalam satu mobil dengan Marcel rasanya?jangan ditanya lagi sudah pasti membosankan. Coba saja kalian bayangkan gimana rasanya duduk berdua dengan orang yang mukanya sedatar tembok? Pasti bosan kan boring kan?

"Ekhmmm" Marcel hanya melirik ku saja.

Della mendengus "Sebenernya kita mau ke mana si?"

"nanti juga lo tau" seru Marcel.

Gitu aja terus jawabnya sampe Mimi peri berubah jadi cewek beneran.

Della mendelik kesal ke arah Marcel " kamu tuh ngeselin ya jadi orang. Susah apa buat kamu tinggal jawab pertanyaan aku" 

"berisik tau ga!" Ketus Marcel

Hufttt rasanya bosan sekali. Ah! Lebih baik aku hubungin Gerald aja lah.

Della
Ge

Gerald❤️
Iya sayang kenapa?

Della
Aku bosan😔

Gerald❤️
Bosan kenapa?

Baru saja aku ingin membalas pesan dari Gerald eh tiba tiba si dabok. Ah ko dabok si? Iya aku menamainya begitu soalnya kan muka dia sedatar tembok ckckck.

"Turun udah sampe dan inget kita harus pura-pura terlihat serasi didepan orang tua gua soalnya gua nggak mau mama sama papa gua tau kalo kita itu terpaksa nerima perjodohan ini" ucap Marcel

Della memutar kedua bola matanya malas
"emang terpaksa kali"

Marcel melotot "bilang apa lo?!"

"Enggak ko nggak bilang apa-apa"

"awas aja lo ya bilang aneh-aneh sama orang tua gua" seru Marcel

Della mendengus "bawel ya kamu lagi PMS ha?!" Setelah Della mengucapkan itu dia langsung saja turun dari mobil tanpa menunggu Marcel

"Eh tunggu!" Teriak Marcel

Della membalikkan badan sambil menaikkan salah satu alisnya seolah berkata 'apalagi si'

Marcel berlari ke arah Della dan merangkul pinggang Della " lo ngga inget apa tadi kata gua , kita harus terlihat serasi"

Della hanya mendengus 'dasar cowo modus' batin Della dan membiarkan si Marcel merangkul pinggangnya

Saat Della dan Marcel tiba tante Bella yang tak lain dan tak bukan adalah mamanya Marcel langsung menyambut Della dengan antusias.

Bella langsung memeluk Della "Aduhhh Della mantu mama cantik banget si"

Della hanya membalas pelukan Bella sambil tersenyum malu "eh i—iya tante makasih"

"ko manggilnya tante si panggil mama dong kan sebentar lagi kamu bakalan jadi mantu mama sekaligus anak mama" seru Bella saat melepas pelukannya

Della terkekeh "iya mama"

"Lucu deh kamu yaudah langsung duduk aja yuk" ajak Bella.

Marcel dan Della segera menarik bangku dan duduk berhadapan dengan Bella.

"Cel gimana kamu sama Della baik baik aja kan?" Tanya bella pada Marcel

"iya ma baik baik aja" jawab Marcel seadanya.

Bella menghela napas lega "Bagus deh kalau begitu jadi mama nggak khawatir , oh iya Della maafin sikap Marcel ya kalau dia cuek dan kadang jutek sama kamu tapi sebenernya Marcel itu anaknya penyayang ko"

"iya tan eh maksudnya mama gapapa ko aku maklum" Kata Della sambil melirik Marcel yang duduk di sebelahnya. Sedangkan yang dilirik tampak acuh

"Yaudah ayo dimakan" ucap Bella

Marcel celingukan ke kanan dan ke kiri "ma , papa mana ko nggak ada?"

"oh papa kamu itu masih dikantor lagi ada rapat penting makanya nggak bisa dateng kesini"

Marcel hanya menganggukkan kepalanya. Setelah selesai makan Bella tiba tiba berbicara yang membuat aku dan Marcel bergeming di tempat.

"kalian udah putus kan dari pasangan kalian masing-masing?"

PenantianTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang