1ºAwal Mulaº

611 23 2
                                        

"Pertemuan singkat yang berkesan ini, akankah ada pertemuan panjang yang penuh makna?"

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

"Pertemuan singkat yang berkesan ini, akankah ada pertemuan panjang yang penuh makna?"

~PC

♡♡♡

Malam yang tenang dan sunyi tersembunyi gadis cantik di sana. Sungguh menikmati malam yang indah dengan rembulan yang bersinar di atas sana sangat menenangkan diri. Apalagi ditemani secangkir kopi hitam yang sangat menyegarkan jiwa.

Semilir angin yang begitu sejuk menyentuh kulit tersembunyi itu. Diam-diam ia terbawa ke alam lamunan.

Setelah tersadar dari lamunannya ia segera meninggalkan tempat persinggahannya. Segera ia melangkahkan kaki ke pulau kapuk yang nyaman itu.

♡♡♡

Angin yang lumayan kencang menyentuh setiap jengkal jilbab dan gamisnya. Sejuk dan tenang, menggambarkan suasana pagi menjelang siang itu.

Di tengah rindangnya pepohonan, ia menghirup udara yang begitu segar. Sejenak ia pejamkan matanya, sembari berjalan perlahan ia menikmati setiap detik yang dirasakan. Perlahan ia membuka matanya. "Masyaa Allah, indah banget!" seru gadis itu dengan mata berbinar.

"Alhamdulillah, sampai juga." ujar lelaki yang baru hadir di sampingnya. Sang kakak dari gadis itu.

"Bang, kesana yuk!" ajak gadis itu dengan riang.

"Kita bikin tenda dulu dek,"

"Oh, oke deh." Saat mereka baru melangkahkan kaki, tiba-tiba ada yang memanggil gadis itu.

"Kenapa, La?" tanya gadis itu.

"Dicariin dari tadi juga, taunya disini asyik sendiri," jawab Syela dengan cemberut.

"Udah nggak usah cemberut gitu, kita bantu yang lain dulu."

"Oke, kuy!"

Setelah persiapan semuanya selesai, mereka beristirahat sejenak.

"Semuanya udah beres nih, mending kita langsung terjun aja gimana?" ajak Alma.

"Boleh juga tuh, kan udah bebas ini kita mau kemana. Asal masih bisa dipantau sama mereka." jelas Prita.

Mereka berempat melangkahkan kaki ke tempat yang dituju. Dimana tempat yang mungkin jarang dikunjungi. Karena daerahnya sangat pelosok dan banyak orang yang tak mengetahuinya. Padahal tempatnya sungguh asri dan indah.

Disaat setengah perjalanan mereka dikejutkan oleh suara deruman motor dari sebelah kanannya. Sontak gadis itu menoleh ketika mendengar suara motor itu yang mendekat ke arahnya, lalu ia cepat-cepat menghindar.

Astaghfirullah, hampir aja, batin gadis itu. Temannya yang melihat kejadian sekelebat angin, segera menghampiri gadis itu.

"Ra, nggak papa kan?" tanya Syela.

Percikan Cinta [Completed]Where stories live. Discover now