Kecewa itu hadir karena kepercayaan kita dikhianati
_Elfyaa
Mentari menerobos masuk melalui sela sela gorden, Seorang gadis cantik yang tertidur pulas mulai terganggu dengan sinar yang dipancarkan oleh mentari itu
Gadis itu mengerjapkan matanya beberapa kali menyesuaikan dengan cahaya, setelah itu dia segera menuju kekamar mandi untuk melakukan ritual mandi paginya, tidak membutuhkan waktu lama dia sudah selesai dengan kegiatan paginya, setelah siap dia mulai beejalan menuruni anak tangga
"pagi" sapa gadis itu saat sampai diruang makan
"makan dulu ka" titah wanita paruh baya yang tak lain adalah Ibu dari gadis itu
"iya ma, Putra mana ma? Tumben belum gabung" heran gadis itu
"tadi mama udah bangunin gak tau deh udah bangun apa belum, coba kamu liat lagi, sekalian cek Olivia juga" titah mama gadis itu
"oke" jawab gadis itu lalu kembali kelantai atas
Dia membuka pintu bercat Hitam itu, dengan tulisan 'gue Saputra yang ganteng gak suka kalo ada orang yang maen nyelonong ajah masuk kekamar gue itu namanya gam sopan, bye saputra ganteng' gadis itu menggeleng melihat tulisan yang tertera, tanpa pikir panjang dia segera masuk kedalam
"putra lo dimana? Cepetan, mama sama papa udah nunggu diruang makan!" teriak gadis itu
"iya ka sebentar" balas Putra
Gadis itu segera keluar dari kamar adik laki lakinya dia beralih kekamar adik perempuannya
"Oliv" ucap gadis itu sambil mengetuk pintu kamar adiknya itu
"yak, ka" seorang remaja putri berpakaian putih biru keluar dari kamar itu
"ditunggu mama sama papah diruang makan" ucap gadis itu
"iya ka, sebentar lagi" balas remaja yang bernama Olivia itu
"oke, gue duluan" gadis itu pergi meninggalkan adiknya dan segera menuju meja makan
Tak lama kedua adiknya pun sudah berada disana mereka mulai sarapan
"ka kamu berangkat sama siapa?" tanya Samuel Papah dari tiga anak itu kepada gadis itu
"emmm, kayaknya Nuel jemput Fya deh pah" jawab gadis itu
Yak gadis itu bernama Elfya Yuchika Serhin
"ciee yang udah baikan hahahah" ledek Putra
"apasi lo Ahh" kesal Elfya
"Udah udah abisin makannya nanti terlambat lagi" rerai tania yang tak lain adalah ibu dari tiga anak remaja itu
"ayo berangkat" ajak Samuel kepada anaknya
"Mah, Putra berangkat yak" pamit Putra pada ibunya tak lupa menyalimi tangan ibunya
"Oliv juga ma" Olivia pun mengikuti apa yang dilakukan oleh Kakaknya itu
"Iya ati ati sayang" jawab Tania
"iya ma, Assalamualaikum" ucap Putra da Olivia bersamaan
"KAA ADA KA NUELL!!" teriak Olivia
"Bentar" balas Elfya sambil berlari kecil keluar
"El bentar yak, aku pamit ke mama dulu" ucap Elfya saat telah menemui Nuel
"iya" jawab Nuel
"Ma, Fya berangkat ya" pamit Fya sambil menyalimi tangan Mamanya "Assalamualaikum"
KAMU SEDANG MEMBACA
Elfyaa
Teen Fiction"hidup itu gak selamanya mulus kek paha lo ehh, tapi hidup itu ada rintangannya kaya jalanan, pasti ada ajah entah itu belok, jalanan bolong, atau apapunlah, hidup juga harus dinikmati, ibarat sebuah kopi, airnya kita minum hampasnya kita buang, kal...
