Di sepanjang jalan, gadis itu hanya terdiam. Tatapannya sendu terarah pada luar kaca mobil, melihat pemandangan sekelilingnya yang dilewati mobil yang ditumpanginya.
Hembusan napas lelah sesekali keluar dari mulutnya. Dia lelah ... lelah setiap kali memikirkan nasib hidupnya yang bisa dikatakan cukup miris dan menyedihkan.
" Kita sudah sampai nona."
Sopir yang mengendarai mobil, menghentikan laju mobilnya. Lantas dia turun, bergegas membukakan pintu mobil untuk nona mudanya.
Gadis bersurai merah muda itu turun dari mobilnya. Menyelipkan helaian rambutnya yang menjuntai ke belakang telinganya. Iris emeraldnya menghunus tajam pada gedung kokoh nan megah yang berdiri di hadapannya.
Konoha High School nama sekolah itu, sekolah cukup elit yang terletak di kota Tokyo. Sekolah yang menjadi incaran para remaja yang memang ingin menuntut ilmu di sekolah yang berkualitas tinggi.
Entah sudah berapa kali Sakura pindah sekolah hanya dalam satu tahun. Dia sendiri bahkan tak bisa memastikannya dengan jelas.
" Silakan masuk nona Sakura. Seharusnya pelajaran sudah dimulai sekarang."
" Iya paman Iruka, terima kasih. Hati-hati di jalan."
" Baik nona, mohon hubungi saya jika nona pulang sekolah nanti. Saya akan menjemput nona."
Sakura tak menjawab, dia hanya tersenyum kecil pada sopir pribadinya tersebut.
Sakura menghela napas panjang sebelum melangkahkan kakinya memasuki gerbang sekolah, meninggalkan Iruka yang masih setia berdiri di dekat mobil, memastikan sang nona muda sudah masuk ke area sekolah barunya.
Gadis itu ... Sakura Haruno namanya. Gadis berusia 17 tahun yang memiliki penampilan fisik cukup sempurna untuk ukuran gadis remaja sepertinya. Memiliki paras cantik yang tak membosankan jika dipandang mata. Iris mata cemerlang yang meneduhkan. Postur tubuh tinggi semampai dan ramping membuatnya terlihat menjanjikan untuk menjadi seorang model untuk masa depannya.
Dia pun berasal dari keluarga kaya raya. Putri kedua dari pasangan Kizashi Haruno dan Mebuki Haruno yang terkenal dengan tangan dingin mereka dalam membina perusahaan yang mereka pimpin. Haruno Industries bergerak di bidang pembuatan berbagai alat elektronik seperti komputer, televisi, lemari es, dan berbagai alat elektronik lainnya. Perusahaan mereka merupakan salah satu perusahaan elektronik terbesar di Jepang.
Sakura juga memiliki otak yang cerdas, tidak sulit baginya menuntut ilmu di sekolah elit sekelas Konoha High School.
Memiliki fisik nyaris sempurna dan finansial yang mumpuni sehingga dia selalu bergelimpangan kemewahan, nyatanya tak membuat Sakura merasa bahagia dengan hidupnya. Alasannya apa? Sebentar lagi kisah hidupnya yang kurang beruntung akan segera kita ketahui.
Sakura mengetuk pintu ruang guru. Tersenyum semanis mungkin saat seorang guru laki-laki menghampirinya.
" Ada yang bisa saya bantu?" tanya sang guru. Sakura mengangguk sopan.
" Saya Sakura Haruno. Murid pindahan di sekolah ini." Jawab Sakura apa adanya.
Guru laki-laki itu tertegun sejenak, sebelum dia terlihat tersentak karena sepertinya baru menyadari sesuatu.
" Oh Sakura Haruno. Iya ... iya ... saya baru ingat sekarang. Kamu ditempatkan di kelas 3A kalau saya tidak salah ingat?"
" Benar pak." Jawab Sakura disertai seulas senyum yang masih setia menghiasi wajah cantiknya.
" Kebetulan saya wali kelasnya. Perkenalkan nama saya Kakashi Hatake. Mari ikut saya."
Sakura mengikuti tanpa kata langkah sang guru yang berjalan di depannya.
YOU ARE READING
GHOST HUNT
FanfictionSakura Haruno merupakan gadis remaja yang memiliki kemampuan khusus yaitu bisa melihat penampakan hantu. ketika dirinya pindah sekolah ke salah satu sekolah elit di Tokyo, Konoha High School namanya, dia tak menyangka akan menemukan suasana berbeda...
