1

86 19 49
                                        

SMA GENOPATI

"MINGGIR WOI MINGGIR AIR PANAS AIR PANAS" -ucap Stera dengan suara kerasnya

"WOI BUSET LELET BANGET LU PADA JALANYA LU KIRA INI JALAN NENE MOYANG LO, WOI GUE TONJOK JUGA NIH LAMA LAMA KALO LO PADA GA MAU MINGGIR"
-ucap Stera dengan kerusuhannya

Para siswa yang mendengar lontaran Stera pun langsung memberi Stera jalan karna takut anggota tubuh mereka jadi tidak utuh lagi kalau Stera sudah Ngamuk.

"Gitu ke dari tadi bikin suara emas gue kebuang sia sia aja" -ucap Stera kesal

Orang orang yang berada di koridor yang melihat Stera hanya bisa memalingkan wajahnya takut jiwa macan nya kumat lagi

Stera menuju ke kelasnya dengan jalan yang santai sambil memegang vape di tangan disebelah kirinya,saat Stera dengan jiwa santainya.Senyum jahil Stera muncul entah apa penyebabnya,dan ternyata yang membuat Stera senyum jahil itu adalah seseorang yang berada di hadapannya sekarang

"Lelet banget jalannya mas kaya anak perawan lagi pms"
-ucap Stera meledek

Reval,yang mendengar ucapan Stera hanya diam dan tidak mengubrisnya sama sekali

"Woi gagu ya" -ucapnya lagi

"Bacot" -jawab Reval dingin

Stera yang masih berada disamping reval langsung mengisap vape yang ada di tangannya dan langsung menghembuskan asap vape tepat di depan wajah Reval

"Uhuk uhuk sialan " -ucap Reval kesal yang tersedak karna asap vape

"Hehe ampun" -ucap Stera dengan cengirannya dan langsung kabur

Reval yeng melihat Stera kabur dari hadapannya tidak mengubrisnya sama sekali karna sangat merasa kesal dengan ulah Stera

"Masih pagi udah bikin naik darah"
-gumam Reval

Saat Stera masuk kedalam kelas penglihatan warga kelas seketika langsung menuju ke arah Stera yang sedang menghirup vape dan memain mainkan asapnya

"Kenapa lo liat liat ngajak berantem?!" -ucap Stera menantang

semua warga kelas baik laki laki atau perempuan yang mendengar lontaran reya seketika langsung menggeleng kompak

"Ra ini sekolah lo ga boleh ngevape seenak nya di sini nanti kalo ada guru lo bisa bisa dipanggil lagi" -ucap Gibran si ketua kelas

"Udah percuma lo nasehatin si Stera lagian juga udah makanan tiap harinya sp bagi dia"
-ujar Dava

"Ye susu gua lah" -ucap Stera sambil menaruh tasnya di meja yang ia pilih

Ya stera memang begitu dimana seorang murid  lainnya memilih tempat duduk dan menetap pada tempat yang dipilih sejak awal,tapi tidak dengan Stera dia selalu berpindah-pindah tempat duduk setiap harinya sesuai dengan apa yang dia pilih.

"Hah susu?" -ucap Sela kebingungan

"Suka suka,ga usah mikir yang engga-engga" -ucap Stera keluar kelas masih dengan vapenya

Saat Stera hendak keluar kelasnya Stera berpapasan dengan Reval yang hendak mau masuk kelas

"Eh anak perawan baru nyampe" -ucap Stera sambil mencolek dagu Reval

Reval yang sedang menahan emosinya tidak mengubrisnya sama sekali dan langsung menepis tangan Stera

"Tengil benget dasar anak perawan"
-ucap Stera

Merasa kesal dengan Reval,Stera pun langsung pergi bejalan dengan santainya tidak peduli dengan tatapan guru/murid yang beralu lalang saat tiba di koridor tiba-tiba...

"STERAA BERHENTI!!!" -ucap bu Susil

Stera yang mendengar ada yang memanggilnya pun langsung membalikan badannya ke arah sumber suara

"Eh bu susil" -ucap Stera sambil berjalan mendekati bu Susil

"APA YANG KAMU PEGANG?" -ucap bu Susil dengan mata melototnya

"Oh ini bu?ini vape bu" -ucap Stera santai sambil menunjukan vapenya kepada bu Susil

"VAPE VAPE INI SEKOLAH BUKAN TEMPAT PERGAULAN BEBAS STERA!" -ucap bu Susil penuh dengan amarah

"Ya saya juga tau bu kalo ini sekolah lagian siapa yang bilang ini panti jompo"
-ucap Stera santai

"BENER BENER KAMU STERA TIAP HARI ADA AJA KASUS DARI KAMU CAPE IBU LIATNYA"
-ucap bu Susil pasrah

"Ya ga usah diliat bu saya kan bukan tontonan tv" -jawab Stera asal yang membuat bu Susil semakin emosi

"STERAAAAA!!!!!" -ucap keras bu Susil sambil menjewer telinga Stera

"ADUH BUUU KUPING SAYA NANTI COPOT INI" -ucap Stera kesakitan karna jeweran maut bu Susil

Murid murid dan guru yang sedang belajar dan mengajar mendengar teriakan bu Susil pun langsung berhamburan keluar kelas untuk melihat apa yang terjadi.

"Stera lagi Stera lagi" -keluh salah satu siswa

"Always Stera" -ucap Sela sambil bertepuk jidat

Reval,yang tidak memperdulikan apa yang terjadi dan hanya diam dikelas dengan ekspresi datarnya karna dia sudah tahu bahwa pasti yang berulah adalah Stera si kutu beras itu.

Reval yang mulai kesal karna jam pelaharannya tertunda oleh ulah Stera hanya bisa bersabar dan bersabar saat Reval sedang manahan amarahnya akibat ulah Stera yang tak kunjung usai tiba tiba saja...

STEVALStories to obsess over. Discover now