PROLOG

17 1 0
                                        

"Kenapa harus lo sih?"batin Rara dengan perasaan emosi dan sedih yang bercampuk. "kenapa harus dia? ya tuhan" dalam hati dan pikirannya terus berkecamuk banyak pertanyaan yang sangat memancing kesedihannya



----------------------------------------------------------------------------------------

"gue mau lo bahagiain adek gue" pinta Rara ambigu

"maksud lo ap sih, Ra?" tanya Rafa dengan perasaan yang was-was

"gue mau kita akhirin semuanya" kata Rara semakin memancing emosi rafa

"Rara, lo ngomong apaan sih?" kata Rafa dengan nada suara yang sudah tak bersahabat

"lo pasti tau apa maksud gue, Rafa" kata Rara dengan nada datar

"kenapa?" tanya Rafa setelah lama diam mencerna apa sebenarnya yang ada di pikiran rara padanya

"...." Rara hanya diam tak menjawab pertanyaan Rafa

"Rara, kenapa?" tanya Rafa dengan nada suara tinggi(membentak)

"...." Rara hanya menunjukkan senyum smirknya

Rafa diam mencoba memahami semuanya tentang hubungan antara dirinya dan Rara, setelah lama saling diam akhirnya Rafa pergi meninggalkan Rara seorang diri tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Rara hanya tersenyum melihat kepergian Rafa.








widihh cerita gue gk jelas banget yaa semuanya,,, mohon dimaafkan soalnya otak gue kemampuannya yaa cuman sampai situ aja and gue baru pertama kali nulis cerita nih masih belajar banget  :v 

Pada penasaran gak sama cerita gue nih? penasaran  kan pasti! ciah pede banget sih gue :v

kebanyakan bacot nih gue jadinya kan :v 

kalau menurut lu pada cerita gue nih bagus jangan lupa vote nya dong gk susah kok tinggal pencet aja bintangnya yah guys hehehehe

udah ah segitu aja dlu

eh iya btw maaf kalau banyak typonya gue ngetiknya sambil makan :v

eh iya lupa promosi dikit gk papa kali yah :v jangan lupa follow ig gue iqranur__

UHSIYAP!! :V


why should you?Where stories live. Discover now