I See You

92 11 3
                                        


Seorang pengamen muda bernama Kim Taehyung dia berasal dari Daegu, dia tinggal bersama dengan nenek nya dan adik perempuan nya. Adik nya bernama kim Nayeon. Taehyung kini menjadi kepala keluarga yang harus bertanggung jawab untuk keluarga nya. Dia harus bekerja paruh waktu. Uang gaji nya tidak seberapa karna dia hanya menjadi orang yang membagi brosur kepada banyak orang. Terkadang Taehyung juga sering menyanyi di pinggir jalan berharap bisa mendapat uang untuk makan dan membayar sekolah adik nya mau pun dirinya sendiri.

Tapi sebenar nya Taehyung lebih suka mengamen di pinggir jalan di bandingkan dengan membagi brosur. Nayeon adik nya juga membantu sang kaka dengan bekerja di sebuah toko bunga.

Mereka berdua saling bekerja keras.

Taehyung yang sering mendapatkan hinaan dari para teman nya di kampus pun sudah terbiasa seperti di kucil kan hingga dia sering mendapatkan pukulan dari anak pemilik kampus tersebut.

"Pengamen pinggiran kok bisa bisa nya sekolah di kampus milik keluarga Jeon,Cih!! Bisa bayar berapa?" Satu tendangan tepat di dada pria kurus tersebut. Taehyung hanya memegangi dadanya yang dari tadi sudah beberapa kali dia merasakan nya. Sekali lagi

BUK!!BUK!!..

Tendangan lagi namun kini tendangan nya berhasil menyentuh wajah nya. Seketika darah mengalir dari sisi bibir dan hidung Taehyung. Setelah pria itu puas dia langsung meninggalakan Taehyung sendiri.

TAEHYUNG POV

"Agh". Taehyung meringis kesakitan di saat kapas yang sudah di kasih obat kini di usap ke sisi bibir nya.

Taehyung hanya menatap wajah nya di cermin toilet. Menghela nafas berat. "Lebih baik sekarang aku mencari uang, mumpung sekarang pelajaran sudah tidak ada lagi". Dia kini menggendong tas nya dan pergi.

Ku langkah kan kaki berjalan menurusuri tiap tiap bangunan yang ada di seoul. Sambil mencari adakah lowongan kerja.

"Kenapa tidak ada satu pun lowongan kerja, padahal aku sangat butuh, agh.. perut ku juga sangat lapar" aku tetap mencari lowongan kerja dan juga sesekali berhenti di pinggir jalan untuk mengamen. Walaupun uang yang ku dapati hanya sedikit aku selalu bersyukur karna tuhan masih memberikan sedikit nikmat untuk ku.

Setelah mengamen aku menghitung uang hasil mengamen ku "uang nya hanya segini? Ini saja hanya bisa ku beli satu roti, padahal aku ingin sekali membeli gitar baru, tapi yasudah lah memang hari ini aku hanya mendapatkan uang segini".

Berjalan menyendiri sambil menahan lapar dan menerima kata kata yang tidak enak dari orang lain, aku tetap berjalan, menerima hal buruk, menerima hal pait yang ada di dunia ini. Di sepanjang jalan sambil membawa gitar ku. Aku terhenti ketika melihat sebuah restoran yang menyediakan ayam panggang. Harum yang di hasil kan oleh ayam sangat mengundang banyak orang ingin pergi kedalam dan menyantap betapa lembut daging itu. Aku mengeluarkan uang ku dan ku hitung mungkin jika aku bandingkan harga ayam ini bisa dua puluh kali lipat hasil dari uang mengamen ku.

"Uang nya tidak cukup" aku menghela nafas berat dan kembali memasukan uang ke dalam saku celana ku dan berjalan lagi untuk pulang.

●THIS SONG FOR YOU MY SKYLA●

POV YEBIN

Hari ini aku sangat membenci ayah ku. Karna ayah ku selalu berucap bahwa dia ingin aku menjadi pewaris perusahaan nya dan menyuruh ku agar cepat menikah dengan jodoh pilihan ayah ku. Padahal aku ingin meneruskan kuliah ku dan mengejar mimpi ku menjadi seorang penyanyi dan lagi pula aku masih terlalu muda untuk menikah.

"Ayah dengarkan Yebin, Yebin tidak mau menjadi pewaris perusahaan dan Yebin gak mau menikah Dengan Jungkook, aku masih mau menjalani hidup ku seperti remaja yang lain!" Aku membentak Ayah ku, karna ini sudah keterlaluan bagaimana tidak sekarang dengan tidak sepengetahuan ku Ayah mengatur rencana bahwa hari ini aku akan di jodoh kan dengan Jungkook.

ARE YOU SKYLA?Where stories live. Discover now