RiVani//1

4.3K 111 6
                                    



Alarm membangunkan Vani dari tidurnya,dia masi memiliki waktu untuk bersiap siap menyambut kepindahannya ke sekolah baru.
Vani menghembuskan nafasnya dan memejamkan matanya sambil mengingat kejadian di masa lalu.
"Gak vani,lo gak boleh ingat masalah itu lagi" tekad vani yang ingin melupakan kejadian di masa lalu.
                                                    . . .

Vani memutuskan untuk mandi dan mempersiapkan perlengkapannya,setelah itu ia turun untuk sarapan. "Pagi ma,pa" sapa vani yang bersemangat.
"Pagi sayang"balas mereka sambil tersenyum

"Papa liat kamu semangat banget pindah ke sekolah baru"ucap Erik yang melihat putrinya begitu
bersemangat

"Iyalah pa,kita itu menjalani hari tuh harus selalu bersemangat" sambil nyengir

"Gini dong anak mama papa harus selalu senyum dan semangat,mama senang liat kamu yang udah kembali ceria" ucap Feni sambil mengusap rambut anaknya. Sedangkan Vani hanya tersenyum menanggapi ucapan mamanya sambil memasukkan roti ke mulutnya

                                                      . . .

Vani sudah sampai di sekolah barunya,setelah memakirkan mobilnya dia langsung mencari ruangan kepsek tetapi dia kebingungan mencari ke ruang kepsek dan dia bertanya sama salah satu siswi yang sedang duduk di bangku sambil memainkan handphone.
"Misi,mau tanya ruang kepsek dimana yah?"tanya vani kepada siswi itu

"Lo murid baru ya?" Tanya caca kembali

"Hehehe,iya nih" sambil cengengesan

"Yaudah lo ikut gue aja nanti gue anterin lo sampai depan ruangan kepsek" tarik caca yang bersemangat menuntun vani ke ruang kepsek.
   Sesampainya ruang kepsek Vani segera masuk. Setelah itu dia mengisi data diri dan mengetahui kelasnya dia segara keluar dan menuju kelasnya.
"Jadi gimana udah selesai urusan lo"tanya
caca dan di balas anggukan oleh Vani

"Btw yah tadi tuh kita belum kenalan,nama gue Caca"
sambil mengulurkan tangannya

"Gue Vani, btw makasi juga lo udah nganterin gue ke ruang kepsek"membalas uluran tangan Caca

"Kalau sama gue santai aja" balas caca dengan senyuman.

"Oh ya,gue tadi di suruh buat ke ruang guru dulu,katanya di suruh temuin bu linda biar nanti ke kelasnya bu Linda yang anterin"

"Sorry yah gue gak bisa nganterin lo ke ruang guru soalnya gue ada urusan nih,tapi ruang guru dekat kok dari sini lo tinggal lurus aja terus nanti belok kiri nah ruangan yang paling pojok itu ruang guru" jelas caca

"Okey kalau gitu gue deluan yah"

                                                     . . .

"Woyy,lo pada harus tau ada berita baru" teriak adit ketika masuk kelas

"Apaan sih dit,paling berita lo gak penting" balas reyhan

"Gue serius,lo tau gak ada murid baru cakep banget anjrrr"

"Masa sih,lo tau darimana"tanya kevin

"Tadi tuh pas gue mau ke toilet gue liat caca lagi bicara sama murid baru"

"Semoga tuh murid masuk kelas sini,biar cuci mata gue,bosen gue liat muka si wati terus" kata Bagas yang bersemangat dan di aminkan sama teman teman kecuali si Rivan yang tampak biasa saja menanggapi pembahasaan sahabatnya

Kringgg...kringggg...kringgg

Semua siswa memasuki kelas masing masing
Kelas XI IPA 2 yang tampak ribut kini menjadi hening ketika bu Linda masuk bersama seorang murid baru.

"Selamat pagi anak anak,hari ini kita kedatangan murid baru. Sekarang silakan perkenalkan dirimu" Vani tersenyum kepada bu Linda yang telah mempersilahkan ia untuk perkenalan.

"Hallo semua,perkenalkan nama saya Vania Anastasya kalian bisa panggil saya Vani,salam kenal semuanya. Makasih"

"Bu boleh tanya gak sama vani" ucap adit tiba tiba
"Boleh,asal pertanyaan kamu jangan ngawur"

"Jalan jalan bareng si reyhan" ucap si adit yang tiba tiba berpantun

"Yah si cebong malah pake nama gue" sahut si reyhan

"Sambil makan pepaya"sambung adit
"Cakep" sorak teman satu kelas
" habis gue ajak kenalan,boleh gue tembak ya..."
kelas pun penuh dengan sorakan sorakan akibat pantun yang di buat adit, si vani hanya ketawa saja melihat kelakuan adit

"Sudah cukup,semuanya kembali diam. Kamu vani bisa duduk di samping laras" ujar bu Linda. Pembelajaran berlangsung hingga bunyi bel menandakan istirahat. Siswa siswi banyak yang berlalrian menuju kantin untuk mengisi perut mereka yang sudah mulai demo.

"Va,kita singgah bentar di kelas XI IPA 3 yah" disetujui anggukan oleh Vani
Sesampainya di kelas XI IPA 3 mereka bertemu caca.

"Hai Va,ternyata lo sekelas sama laras"

"Iya" yang dijawab singkat oleh Vani

"Kuylah kita ke kantin" ajak laras
Sesampainya di kantin mereka mencari cari tempat kosong
"Disana aja masi ada tempat kosong tuh buat kita bertiga" Caca menunjuk ke arah Rivan dan teman temannya sambil menarik kedua temannya.

"Woy,kita  duduk disina yah" sambil menggebrak meja dan langsung duduk dan di ikuti laras,vani
Vani dan Rivan duduk saling berhadapan dan membuat mata mereka tak sengaja bertemu
"Manis juga nih cewek" batin Rivan dengan terukir senyum di bibirnya

       Jangan lupa vote & comment😘😘😘

RiVaniTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang