|~•Sepuluh•~|

Start from the beginning
                                        

"Ah iya ju-"

"YAK KALIAN TAK INGIN BERANGKAT EOH? ATAU INGIN AKU TINGGAL?" Pekik Seokjin dari dalam mobil yang langsung membuat kedua adiknya buru buru memasuki mobilnya. Ah, ingatkan Jimin dan Taehyung untuk menyumpal mulut hyungnya itu setelah pulang sekolah.

Mobil yang membawa kedua namja kembar itu kini sudah berada didepan gerbang sekolah mereka.

Kedua kembar itu turun dari mobil dan memberi salam pada hyung yang sudah bersedia mengantar mereka.

Setelah berdadah-dadah ria, mereka berjalan beriringan menuju kelas yang sudah menanti kedatangan kedua namja tampan itu.

Tapi sebelum sampai di kelas, seperti biasa kedua kembar ini akan melakukan ritual pagi mereka.

TAK

"yak alien bodoh! Kenapa kau menjitak kepalaku seenaknya! " Ucap Jimin sambil mengelus keingnya yang memerah akibat jitakkan maut dari adik kembarnya.

"Karena kau bodoh, jelek, bau dan menjijikkan" Ucap Taehyung dengan nada mengejeknya. Tenang, itu hanya sebuah ejekkan saja dari Taehyung untuk Jimin. Ia suka sekali melihat wajah Jimin yang menampakkan raut kesalnya.

Jimim tercengang mendengar ucapan Taehyung, dan selanjutnya dapat kalian tebak.

"Sini kau alien! Akan ku beritahu siapa yang jelek, bau dan menjijikkan"

"Coba saja kalau kau bisa menangkap ku"

Ya, mereka berlarian sepanjang koridor hanya untuk membuktikan siapa yang lebih jelek diantara keduanya.

Taehyung terus berlari, menghiraukan segala kalimat yang keluar dari mulut Jimin. Entahlah, sepertinya menjahili Jimin adalah ritual wajib yang harus Taehyung lakukan setiap paginya.

"Yakk! Paboya perhatikan jalanmu!"
Teriak Jimin yang masih setia mengejar adik tercintanya.

Setidaknya teriakan itu lebih berkesan romantis di bandingkan dengan sahutan yang Taehyung berikan untuknya. Apalagi jika bukan 'manusia kerdil' menjijikan bukan?

"Aishhh lambat sekali~hhhh kau tak akan bisa mengejarku chim. Lihatlah tubuh pendekmu itu sudah mengeluarkan keringat"
Ledek Taehyung yang masih berlari namun pandangannya masih terfokus pada Jimin yang berlari di belakangnya.

Bruk...

"Aaww"

Taehyung melihat kedepan saat ia mendengar bunyi sebuah benda yang jatuh. Eh ralat itu bukan sebuah benda namun seorang yeoja yang terduduk begitu malang di ubin yang dingin.

Taehyung menatap yeoja tersebut dengan wajah blank nya. Merasa tidak ada yang membantu sama sekali. Akhirnya Yeoja tersebut bangun dengan sendirinya.

"Taehyung awas menabrak seseorang!" Pekik Jimin yang kini sudah berhasil menyusul Taehyung.

"Dasar Kim Jimin idiot! Pabo! Pendek! Kerdil! Ini sudah terjadi dan kau baru mengingatkan ku?!"
Maki Taehyung dalam hati

Taehyung tersadar dan langsung membungkukkan badannya. Meminta maaf pada yeoja tersebut karena telah menabrak nya. Namun reaksi yeoja itu malah sebaliknya dengan apa yang baru saja Taehyung bayangkan.

I'M FINE-{VMin} END  Where stories live. Discover now