1

123 10 4
                                        

"Rasyaaaaaaa..!!! Tungguin gua"Ucap seorang gadis cantik bernama salsana auliana adharyanti sahabat dari Raheisya devina alviga,merasa ada yang memanggil namanya gadis itu pun berbalik menghadap ke arah seseirang yg memanggilnya.

"Sama sama yuk keatasnya"kata Aulia

"Yaudah ayu gua udah nggak sabar milih bangku"

"Yaudah ayuk lah dari tadi lo cuman ngomong doang ih !!"

"Lah lo juga kan yang ngajakin gua ngomong ya gimana gue nggak balas"

"Yaudah nggak usah banyak bacot langsung go aja!"

"Ya ayo..!!" Padat singkat dan jelas itu lah aulia

Sesampainya mereka dikelas mereka langsung duduk dibangku nomor dua dari depan
"Akhirnya kesampean juga niatan gue duduk di depan"kta aulia

"OMG..oulyaa pleasee gue pengen di belakang"

"Tapi gue mau di depan vitoon"

"Omg hellow---"belum selesai devi ngomong aulia sudah memasukkan kertas kedalam mulut devi
"diem nggak lu"

"Ya"

karena masih pagi sekali jadi belum banyak yang datang
Setelah menunggu beberapa menit mulai banyak murid yang  datang

Dan setelah itu ada dua orang cewek yang duduk didepan meja gua dan Aulia, lalu mereka membalikan badan mereka dan

"Hai..boleh kenalan nggak nih ?"tanya seseorang itu

"Hmm..kalo kata gue nggak boleh bage mana??"tanya devi

"Dev pala lu gue penggal"

"Skakmat..devi mon maap mak"

"Okelah kenalin nama gue devi"ucap nya sambil menjulurkan tangan.

"Oh..nama gue della dan si angin ini si alya"ucap della

^^^

Setelah berkenalan dengan dua orang cewek yang duduk didepan aulia dan devi setelah beberapa menit kemudian datanglah seorang guru yang tidak kami kenali namanya dan dia..

Jelas lah bego -author

Yah supaya membangkitkan suasana kampret-devi

Cot :/-author

Back to topic

sepertinya wali kelas kami semua dan ia mengenalkan dirinya dan menguruh semua murid mengenalkan namanyadan pada hari itu juga bu dara menanyakan 

"bagaimana kalau hari in kalian melakukan voting untuk kelas kita"tanya bu dara

Dan setalah itu kami sibuk merobek kertas ,dan setelah voting itu selesai

Dan yang menjadi ketua kelasnya adalah seorang laki laki yang duduk dibelakang kiriku nama nya stevan sebenarnya dia nggak mau tapi teman teman nya memaksa dia dan aku jadi wakilnya

.

....

Karena itu masih awal awal jadi pasti banyak buku yang harus diambil dari perpus lalu dibawa ke kelas dan aku dan dia selalu jalan berdampingan membawa buku dan melewati koridor  kakak kelas

dan saat kami lewat  kakak kelas itu bilang

"Heh mereka berdua tu kalo kemana kemana pasti berduan terus" kta kakak yang satunya lagi bilang

" ih meraka berdua cocok ya baget"

Pertama pertama sih gua hirau kan aja ya tapi lama lama kesal juga gua dan akhirnya  gua ngomong ke kakaknya

"ngggak kak kita cuman teman" kta devi

Dan dikelas gua juga gitu deket sama stevan dan tanpa gua sadari ada sepasang mata yang cemburu melihat kedeketan ku sama stevan
Dan juga ada yang membela aku saat sifat kekanakkanakan ku mulai lagi terkadang aku teriak karena kesal dengan


Maaf jika ada typo

RAHEISYA( SLOW UP)Where stories live. Discover now