Harmoni kehidupan
Dimulai dari sini
Ya...
Dalam buaian kasih sayang
dibesarkan
sesosok malaikat kecil
Dipenuhi imajinasi
Dihadirkan disebuah keluarga
Inilah kisahku....
Januari 2000
Author POV
Sesosok gadis kecil memandang langit biru dibalik jendela, dalam hatinya ia bergumam "seperti apa ya kalau lihat langit itu secara dekat, bisa gak disentuh. Hmm, bosan aku ingin keluar tapi tidak mungkin diijinkan nenek".
"Synthia!" Nenek memanggil
"ia saya Nek", jawab gadis kecil itu.
"sedang apa kamu?"
"Tidak ada Nek hanya memandang awan!" jawabnya.
"Oh ya sudah kalau gitu kamu makan dulu sana ya", kata nenek.
"ok Nenek"
Synthia tinggal bersama neneknya di Kota, sebab ia sebentar lagi mau masuk Tk , kedua orangtuanya tinggal di desa Damai dengan adiknya Julio di perumahan guru . Sebab ibunya adalah seorang guru SD, sedangkan ayahnya buruh angkat barang di pelabuhan.
Juni 2000
Yaps, untuk pertama kalinya si gadis kecil Synthia bersekolah.
"Yeay....yeay. Hari ini aku sekolah!" ucapnya kegirangan.
Dia memakai atasan seragam kemeja berwarna putih dengan rompi biru serta dasi dan bawahan rok biru kembang dengan memakai sepatu dengan kaus kaki berpita.
Neneknya juga mengikat rambutnya dikuncir dua dengan pita. "Wah, cantiknya cucu ku ini".
"Iya, donk siapa dulu?. Synthia kan memang cantik", katanya.
"Memang cucuku ini manis ", kata Nenek.
"Ih, Nenek, Synthia malu jadinya" dengan wajah memerah gadis kecil itu menunduk.
Neneknya hanya tersenyum melihat tingkah lucunya yang tersipu malu.
"Ya udah sayang, pergi sana sama Bapakmu ya, udah nunggu itu di depan", kata Nenek.
"Synthia pergi dulu ya Nenek" ujarnya sambil mencium tangan Neneknya .
"Iya, hati-hati ya cantik",
ujar Nenek.
Di perjalanan menuju sekolahnya, Synthia melihat suasana kota yang begitu sejuk, dengan senyum ia melihat bangunan yang menjulang tinggi serta langit biru yang cerah di hiasi dengan burung - burung berkicau yang berterbangan di langit.
"Bapak, masih jauh lagi gak sekolahnya Synthia?? " ujarnya.
"Nggak nak, bentar lagi kita sampai", ujar Bapak.
Tak berapa lama kemudian Synthia sudah sampai di sekolahnya.
Begitu banyak anak-anak seumurannya, namun ada hal yg membuatnya terdiam. Terpaku pada suatu objek beberapa orang dewasa yang berpakaian jubah putih serta tudung putih, kemudian Synthia bertanya pada Bapaknya
"Pak itu yang pakai baju putih itu apa sih??" kata Synthia.
" Oh itu nak namanya biarawati, atau panggil saja suster", jawab bapak.
KAMU SEDANG MEMBACA
Senja Semu
NonfiksiSlow update (update ketika fisik memungkinkan). Synthia, seorang anak kecil yang tumbuh menjadi seorang wanita penyimpan rasa.Yang mempunyai mimpi sederhana bahwa suatu hari nanti. Ia akan menjadi wanita paling bahagia, ketika ia menemukan cinta sej...
