Melody Senja Antariska

41 7 4
                                        

Untuk setiap patah yang pernah singgah, terimakasih sudah memberikan pelajaran bahwa yang terbaik tidak pernah datang dengan terburu-buru.

Melody menghela nafas kasar, sudah puluhan kali notif pesan Galang memenuhi aplikasi layar hijaunya. Melody meletakkan hp nya malas. Dia sedang berada di garis mood paling bawah. Dari angka 1 sampai 10 moodnya berada di angka 0. Kalian pasti tahu kan rasanya putus cinta dan kini di rasakan Melody.

|From: Galang

'Sayang '

"Ini cowok plin plan banget," Gerutu Melody.

Tepat sehari yang lalu Melody memutuskan hubungan dengan Galang. Itu semua tidak semata ia ingin putus, Galang cowok yang terkenal setia ternyata tak ada bedanya dengan mantan nya yang lain bak sampah. Cuih Melody Antariska paling anti dengan penghianatan dan dia putuskan ini terakhir kalinya untuk menjadi korban.

Melody Senja Antariska cewek most wanted SMA Nusa Bangsa yang selalu menjadi pusat perhatian terutama kaum adam. Menarik dari segi manapun. Sekaligus cantik dengan sifat nya yang ketus, di kenal dengan julukan si Ratu telat dengan segudang koleksi mantan.

Rania teman sebangkunya membawa semangkok bakso dengan sedikit berlari. Sudah pasti ada gosip yang tidak penting. Benar saja kata Rania, Galang melancarkan aksinya di lapangan sekolah dengan gitar dan bunga lili kesukaan Melody disekelilingnya.

"Cepetan lo samperin deh!" suruh Rania.

"Ih males banget gue ngadepin kadal buaya," jawab Melody santai sembari menyuapkan pentol dari mangkuk Rania tanpa permisi.

"Ngaca juga Mel, lo versi ceweknya kalau gitu," ceplos Rania seketika menutup mulutnya.

Sementara Melodi memutar matanya malas. Lalu menyilangkan kedua tangannya.

"Mel, udah cepetan lo samperin! Perlu gue temenin?" Tekan Rania sekali lagi.

Melodi membuang nafas kesal. "Biarin deh nanti juga capek sendiri tuh orang,"

"Kalo Bu Erna tau aksi Galang, bisa kena damprat juga lo di BK."

"Kan cuma nyanyi Ran, ngapain juga Bu Erna ngurusin," jawab Ratu sembari memasukkan pentol lagi ke dalam mulutnya.

"Dih, lo ga tau Galang aja cowok alay bin lebay. Dia pake bawa petasan segala," jelas Rania dan itu cukup membuat Melody tersedak.

Melody mengambil paksa minuman mineral di tangan Rania. "Demi apa?

"Demi gue yang cantik banget sejagat raya," jawab Rania random, dia mengangkat dua jarinya.

Ga lucu,  kek bocah. Batin Melody. Dia pikir ini tahun baru hijriah apa?

"Gila ya tuh kadal buaya, Gue cabut dulu," Melody menyuapkan pentol ke mulutnya dengan perasaan kesal.

Dengan langkah kaki yang besar serta mata menyala, Melody menuju ke lapangan.

"Melody, bakso gue lo abisin njirr," teriak Rania.

Melody menoleh sebentar, lalu tersenyum senyum lebar ke arah Rania. "Maaf Ra gasadar guenya tadi."

Sadar tidak ingin mendengar ledakan Rania,  Melody segera berlari seribu langkah. Tidak heran cukup banyak mata dilorong melihat ke arahnya.

Kini Melody berada di lapangan memastikan dan mengakhiri drama alay menurutnya. Galang menghentikan nyanyiannya, matanya bertemu dengan Melody. Kali ini mereka menjadi pusat perhatian.

"Gue udah bilang cukup jelas kemaren Lang, kita putus."

"Salah gue apa?"

Melody memutar matanya, 'drama apa lagi yang dibuat pacar sebulannya ini?'

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jan 06, 2022 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

True BeautyStories to obsess over. Discover now