part 30

249 19 0
                                    

Key mengikuti rapat dengan santai , segala alur yang harus dijelaskan key sudah mempersiapkan . key keluar dari ruang rapat , beralih ke lantai bawah karna mobil sudah dipersiapkan papa nya agar key tidak liar lagi .

" Hei .. Key " panggil joe
" joe .. " balas key
" are you fine ? "
" i'm fine , thanks and you ? "
" fine too "
" maaf joe aku harus pergi "
" secepat itu ? "
Key menggelengkan kepala nya ke arah mobil tepat disamping Joe .
" Oh .. Tidak ..tidak . baiklah key pergilah "
" baguskan dasi mu joe " ucap key sambil menyentuh dasi joe

" Lancar ? " tanya Rey menatap key yang baru masuk .
" tentu .. " balas key sambil menyentuh kening kaka nya itu .
" panas nya tidak turun-turun , bagaimana kalo kita ke rumah sakit ka "
" tidak .. Tidak perlu key , nanti juga turun "
" 1jam lagi kita akan berangkat lagi ke Korea , key .. Bisakah kau menggantikan ku ? Jika aku tidak bisa ? "
" ka .. Aku lelah "
" key .. " panggil rey dengan nada serak
" Baiklah "

Key dan rey mulai menikmati perjalanan menuju korea . Rey masih tidur pulas , suhu badan nya meningkat . sedangkan key me'lap keringat rey yang liar di wajah nya . sambil melakukan itu , key teringat lagi dengan Kim . Kim Hyun-sik pemilik hati nya , lelaki pertama mengukir kisah hubungan dengan nya . Airmata key menetes seketika mengingat moment nya saat disamping kim .

Rey bergerak mengubah posisi nya , key berusaha lagi menenangkan kaka nya itu . key membuka pintu Apartment yang disediakan papa nya . bodyguard key mengantarkan rey ke kamar nya . key duduk di tepi ranjang rey , disentuhnya kening rey lagi .
" Ini tidak bisa dibiarkan " ucap key pelan . key menelpon dokter yang menangani key saat sakit dulu .

" kita tunggu saja hingga suhu nya berubah , berikan ia ini untuk menenangkan pikirannya " ucap dokter .
" Baiklah .. Terimakasih "

Key menyentuh Map yang satu lagi , selagi rey masih tertidur key membaca berkas pertemuan di Korea.  Ini gila .. Meeting seperti ini selalu membuat key merasa lelah , tapi ia tidak bisa membiarkan rey yang berbaring lemah karna mungkin rey tidak akan kuat .

Key membuka laptop kaka nya dicari nya data yang penting untuk dibicarakan soal proyek investasi bidang pembangunan di Myungsei . key mulai memainkan jejarinya untuk mencari penjelasan tentang berkas yang ditangan nya .

Ini sudah malam , key memasak bubur untuk makanan kaka nya .
" Buka mulut mu ka " ucap key untuk menyuapi rey
Key membuka mulutnya , ini adalah pertama kalinya adik nya itu menyuapinya .
" Ini obat nya , kuhaarap cepat sembuh . urusan besok biarkan aku melakukan nya "
" sungguh ? "
" ya .. Istirahat lah "

Mobil hitam key berhenti tepat nya di depan gedung besar . key menuruni mobil nya dengan cepat , key terlambat sedikit dari waktu yang ditentukan .
" Fighting adikku " ucap rey dengan senyum nya , meski ia sakit ia tetap mengantarkan adiknya itu .
" Baiklah .. Tunggu disini " balas key sambil melambaikan tangan nya . key berjalan menaiki lift menuju lantai 3 gedung rapat komisaris .

Disisi lain Sek.yoon dengan senang melihat key kembali . ia berlari ingin mendekati namun ditahan bodyguard key namun key tidak tahu . ia beralih menatap laki-laki bersama key . Sek.yoon merasa penasaran ia mendekati mobil itu namun di tahan bodyguard .

" Tuan muda boleh kah kita bicara ? " panggil sek.yoon namun ditahan oleh 2 bodyguard yang menjaga rey .

"Lepaskan dia " ucap rey
" permisi Tuan .. Maaf mengganggu " ucap Sek.Yoon menyapa rey . rey menatap sek.yoon dengan aneh , ia merasa sedikit aneh .
" Iya .. " balas rey datar
" Maaf jika saya mengganggu , tapi bolehkah saya bertanya satu hal ? "
" Baiklah "
" maaf tuan , tuan muda ini siapa Key ? "
Rey menatap sek.Yoon lama , ia mulai mengumpulkan pertanyaan juga .

Love You ( TAMAT )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang