Bangkok Love Story ep 40

293 23 127
                                    

Warning !! Bukan adegan 18+, tapi ini sedikit keras ceritanya. Dan kurang sesuai karna tidak patut dibaca oleh semua kalangan. Karna ceritanya ada bagian yang tidak layak konsumsi alias buat eneg. Bagi yang berani saja silahkan baca 😊.

Tiba- tiba sebuah mobil hitam berhenti didepan rumah Frame.
Ma merasa asing dengan mobil itu, tak lama pemilik mobil itu keluar dan menampakkan sesosok lelaki tinggi, manis dan keliatannya sih orang kaya dilihat dari pakaian yang digunakan.

Lelaki itu berjalan ke arah sang ma, hingga akhirnya ia berhenti di depan sang ma.

“Siang bu” ucap lelaki itu.

“Anda siapa? “ ucap Ma Frame heran.

“Perkenalkan saya Narapat Thanahiransilp atau Nyonya bisa memanggil saya Tern” ucap Tern.
“Lalu?  Ada apa anda datang kemari? “ ucap sang ma.

“Saya ingin mencari seseorang” ucap Tern.

“Seseorang? Jika anda ingin menawarkan asuransi kesehatan ataupun produk- produk sales, maaf rumah ini tidak membutuhkannya” ucap Ma lagi.
“Bukan begitu, saya kemari mencari Book” ucap Tern lagi.

“Book? Ada perlu apa kau dengannya? Dan kau siapa? “ ucap Ma heran.

“Saya adalah kekasih Book, jadi apakah Book ada di dalam? “ ucap Tern.

“Book sedang tidak bisa diganggu!! Dan kau tak berhak mengatakan bahwa Book adalah kekasihmu, karna saya tau bahwa Book hanya mencintai anak saya” ucap Ma Frame mulai emosi.

“Memangnya kenapa aku tak boleh menemui kekasihku? Dan memang kenyataannya adalah ia kekasihku sejak dulu” ucap Tern santai.

“Jaga ucapanmu N’ Tern!!! Book sedang tertidur karna sedang sakit. Dan ku harap kau segera pergi dari sini dan jangan ganggu calon mantu ku  !!” ucap Ma Frame.

“Book sakit? Sakit apa? “ ucap Tern khawatir.

“Tidak ada urusannya denganmu Tern!! “ ucap Ma Frame sedikit kesal.

“Tentu saja ada urusannya denganku karna aku sudah bilang berkali- kali jika Book adalah kekasihku” ucap Tern.

“Book sedang hamil anak dari anakku.  Ku harap kau menyadari kenyataan bahwa Book sudah milik orang lain!! “ ucap Ma sambil berjalan masuk ke dalam rumahnya.

Baru beberapa langkah, Ma Frame dapat mendengar Tern berbicara sedikit berteriak.

“JUSTRU KARNA BOOK HAMIL AKU TAK INGIN MENINGGALKANNYA!! AKU SUNGGUH MENCINTAINYA!! “ ucap Tern berteriak.

Ma Frame tak menjawab omongan Tern, ia terus berjalan masuk kedalam rumah dan menutup rapat pintu rumahnya itu. Sedangkan Tern ia masih berdiri di depan rumah itu, hatinya hancur saat ia harus mendengar sekali lagi jika Book sedang hamil anak orang lain.

Bagaimana bisa Book melupakan ku segitu cepatnya? Bagaimana bisa ia mengkhianati cintaku? Tapi meskipun ia berbuat begini kepadaku, aku tetap tak bisa melepaskan cintaku padanya.
Tern terus berusaha tegar didepan orang lain, dan meyakinkan sekitarnya bahwa Book adalah miliknya seorang!! Tak ada yang boleh mengambil Book termasuk Frame!! Akhirnya Tern berteriak didepan rumah Frame.

“BOOK!!! AKU MENCINTAIMU!! “ ucap Tern berteriak sambil memandang ke arah jendela atas.
“BOOK AKU TAU KAU MENDENGARKANKU!!! AKU TERN KEKASIHMU BOOK!!! “ ucap Tern berteriak sekali lagi.

Disisi lain, Book yang tengah tertidur karna sakit mendadak terbangun karna mendengar suara orang berteriak di luar rumah kekasihnya.

Book hanya berdiam memandang langit- langit kamar kekasihnya itu.

W.H.Y ? =END=Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang