Bangkok Love Story ep 4

435 35 4
                                    

Aku terlalu sedih untuk mengikuti kelas hari ini, aku tak bisa melakukannya. Pikiranku terlalu kacau untuk sekedar memikirkan pelajaran hari ini. Aku tak pernah seharipun membolos sebelumnya.
Tapi hanya karna dia
"Orang yang sudah merubahku menjadi seperti skrang, orang yang sangat aku impikan" aku menjadi sosok seperti skrang.

Aku pergi meninggalkan kelas dan keluar dari kampus. Aku menyusuri jalanan kota ini tanpa tau arah, aku melangkahkan kakiku dengan pikiran kosong, mungkin kalian mengira aku terlalu alay hanya karna dia membentakku. Ya terserah, karna kalian tidak mengalami apa yang sedang aku rasakan, saat dekat dengan dia aku merasakan prasaanku berubah menjadi sensitif.

Langkah kakiku terhenti disebuah cafe sederhana dekat siam center, aku memasukki cafe tersebut dan duduk dipojokkan dekat kaca,

"Ingin pesan apa mas? " ucap Pelayan itu

"Pesan teh Jasmine satu dan chocolate cake 1" ucapku

"Baik, silahkan tunggu pesanan mas" ucap Pelayan itu dan ia pun pergi.

Aku tak habis pikir kenapa aku sangat mencintai Book, aku tak boleh berharap lebih. Dia terlalu tinggi untuk kau jadikan pendampingmu Frame. Jangankan jadi istrimu jadi pacarmu saja tidak pantas Frame, kamu hanya seorang dari keluarga miskin Frame, sadar dirilah! Tapi... Apakah aku tak boleh hanya sekedar mencintai dia dalam diamku? Apakah aku salah jika aku mencintai dia? Apakah Cinta ini hanya untuk orang2 kaya saja? Dan apakah sebegitu tidak pantasnya aku menjadi pacar Book? Kenapa dunia begitu tak adil padaku? Aku hanya ingin merasakan kebahagiaan walaupun hanya sesaat. Aku tak berharap lebih, aku hanya ingin Book. Aku akan mencobanya meskipun aku akan menelan pil pahit itu pada akhirnya, please Book jgn kau pergi dari hidupku. Aku rela kau bentak, kau marahi, kau pukuli aku ,aku bahkan rela mati hanya untukmu Book. Aku tak tau apa jadinya diriku jika tak ada kau, lebih baik aku mati daripada harus hidup tanpa dirimu.
Arghtt...... Pikiranku terlalu kacau skrang, kenapa aku ngelatur kesana sini sih...

Eh... Ternyata hujan ya, deras lagi. Hmmm aku suka suasana ini, sama seperti perasaanku skrang yang lagi hujan dengan air mata. Tanpa ku sadari sejak tadi music dicafe mengalun hingga

Tiba2sebuah lagu mengalun

"Jujur saja ku tak mampu
Hilangkan wajahmu dihatiku
Meski malah mengganggu
Hilangkan senyummu dimataku
Ku sadari aku Cinta padamu

Meski ku bukan yang pertama dihatimu tapi
CINTAKU TERBAIK untukmu

Meski ku bukan Bintang dilangit tapi cintaku yang terbaik

Jujur saja ku tak mampu
Tuk pergi menjauh darimu meski hatiku ragu
Kau tak disampingku setiap waktu ku sadari AKU CINTA PADAMU"

Huft.... Kenapa lagunya pas banget sih. Makin ancur deh hati gue skrang.

Tak lama pesanan ku datang, hmmm... Nikmat skali aroma Jasmine ini. Aku seperti fresh kembali dan pikiran2 kacauku mendadak hilang. Ya memang teh slalu bisa membuatku tenang disaat aku kacau seperti ini,
Gue gk bisa jauh darimu Book, aku harus bagaimana skrang? Aku harus minta maaf kepadanya, tapi aku harus memberikan apa agar Book memaafkan aku? Apakah ada saran guys?

Setelah selesai menyelesaikan minum dan makanku aku bergegas pergi ke siam untuk mencari sesuatu yang bisa ku berikan kepada Book, lama aku mutar2 mencari barang mataku terjatuh pada sosok yang sedang membaca buku di toko buku depanku.

Aku memasukki toko buku tersebut dan ku lihat sosok itu lebih dekat, dan ku coba duduk dihadapannya.

"Hi p' " ucapku pada Book
Ya sosok yang sedang ada dihadapanku adalah orang yang mulai tadi pagi membuat pikiranku kacau

W.H.Y ? =END=Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang