Prolog

64 7 2
                                        

Author pov

Cewe cantik yang berambut sebahu,cantik,nan putih,yang masih tertidur pulas dan badannya pun masih terbalut dengan selimutnya.

Dia bernama Bianca victoria. Cahaya matahari yang menerobos masuk ke dalam kamar bianca yang masih tertutup tirai.

"Biancaaaa,bii bangun sayangg,udah pagii,kamu harus sekolah,cepat mandi yaa nakk" ucap Kirana victoria ya itu adalah ibu dari bianca,yang memanggil dari balik pintu kamar bianca.

"Iyaaa mi" balas bianca lemas,dengan suara serak karena bangun tidur.

Tak berlama-lama,bianca pun bergegas menuju kamar mandi,untuk bersiap-siap sekolah.

Bianca pun turun kelantai satu untuk sarapan bersama keluarganya.

"Pagii mi,pi" sapa bianca sembari mencium pipi keduannya bergantian.

"Pagii sayangg" balas Muhammad latif,ayah dari bianca.

"Pagii juga bi" balas kirana sambil mengoleskan selai.

"Lah ke gua ga akan nyapa pagi apa?" cibir Adara victoria.

Adara kakak dari bianca,bianca tidak memiliki adik,adara kakak bianca satu-satunya,meskipun mereka sering bertengkar,tetapi mereka saling menyayangi satu sama lain.

Adara yang sekolah disekolahan SMA Strada Kranggan,Bianca pun satu sekolah dengan adara.

Adara yang kelas XII ipa 5,ya adara sangat lah pintar,beda dengan adik nya bianca,bianca otaknya pas-pas an.

Bianca kelas XI ips 3,bianca tidak mengambil ipa,karena dia tidak sepintar sang kakak.

Selisih umur mereka hanyalah 1 tahun,jadi wajar mereka seperti kekanak-kanakan.

"Ngarep lo!" balas bianca,langsung memasukan roti kedalam mulutnya.

"Yaudah ok,nanti berangkat sekolah jan sama gue ya"

Adara langsung bangkit dari duduknya dan berpamitan kepada kedua orang tuanya.

Adara langsung keluar rumah dan memasuki mobilnya.

"Ehhh kakkkkkk,tungguu dd imutttttt" teriak bianca,langsung bergegas meminum susunya,dan berpamitan.

Selang beberapa menit mereka sudah sampai diarea sekolah,karena jalanan sedang tidak macet.

"Kakk beliin coklat yaaaa,pleasee" ucap bianca dengan muka memelas.

"Diihhh ogahh!" Adara langsung pergi meninggalkan bianca.

Bianca hanya menghentakan kakinya.

"Pacaran mulu,sekolah ini tempat belajar bukan tempat pacaran,camkannn itu!" sindir bianca.

"Yee sirik aja lo,makannya lo taken dong sama anak XI ips 4" balas Vanessa Gabriella.

Vanessa gabriella,adalah salah satu sahabat bianca,dan Belva azalea juga adalah sahabat bianca.

Mereka sudah bersahabatan sejak TK

"Serah lu lah!" umpat bianca.

"Si belva kemana?" lanjut bianca yang menanyakan belva sahabat nya.

"Entahlah dari tadi dia ga ada"

"Oii apa lu bi?? Kangen sama gua ?" ucap belva yang baru saja datang.

"Ogah,lu dari mana anjir?"

"Biasa ketemu baron" balas belva langsung duduk dibangkunya.

Pelajaran pertama pun sudah berlalu,begitupun pelajaran kedua sudah berjalan dengan lancar.

Suara bel sudah berbunyi tanda untuk para siswa/i beristirahat.

"Bi ke kantin buruann,lama lo" ajak vanessa.

"Ahelahh duluan aja ,nanti gua nyusul,ini belum beres nanggung" balas bianca yang masih terfokus kepada bukunya.

Vanessa dan belva pun hanya menjawab dengan anggukan,dan berlalu meninggalkan bianca.

Bianca langsung terburu-buru mengerjakan soalnya,yang belum selesai,dengan fokus.

Setelah beberapa menit selesai mengerjakan,bianca pun langsung menyusul kedua sahabatnya.

Bruukkk.....

Saat berjalan menuju kantin,diarea koridor sekolah,bianca tertabrak seseorang.

"Awww" bianca meringis kesakitan.

Hiiiii guysss ceritanya Gaje yaa?? Maafin yaa,baru pertama kalii. Mau tau kelanjutan nya?? Siapa yang menabrak bianca?? Baca terus yaaaa,jangan lupa like and komen.

Cinta SejatiDonde viven las historias. Descúbrelo ahora