BAGIAN SPESIAL: FAKTA BARU

655 40 6
                                    

"Onii-chan, apa tidak berat? Biar aku bantu membawakannya."

"Tidak perlu, aku bisa sendiri."

Kami berjalan menuju rumahku. Kedua tangannku sudah penuh dengan kantong plastik berisi bahan makan malam untuk sekarang dan sarapan besok. Lalu sampailah kami di depan pintu, aku menyuruh Ami untuk membukakannya.

"Kami pulang." Tapi tidak ada yang menjawab. "Apa mereka pergi?"

"Onii-chan, aku coba cari ke dapur."

Aku langsung berjalan menuju ruang tamu, karena samar-samar aku mendengar seseorang berbicara di ruang tamu. Saat aku membuka pintu, aku melihat mereka semua sedang berbicara dengan seorang tamu, dia perempuan. Aku bisa melihat rambut hitam panjang terurai, baju putih, itu yang aku lihat dari belakang.

"Oh Geno-kun, selamat datang." Tamu itu langsung berdiri dan melihat ke arahku.

"Ji-kyun!" Tamu itu meloncat memelukku. Mereka semua langsung berteriak kaget.

"Ge-Genoji, dia siapa!?"

"Ka-Kalian jangan salah paham, dia..."

"Aku adalah calon istrinya."

Mereka semua langsung mengeluarkan aura hitam, dan tatapan tajam. "I-Itu tidak benar!"

"Lalu, kenapa dia memelukmu, Genoji-kun?"

"Onii-sama..."

"Genoji-senpai..."

"Geno-kun..."

"Ge...Genojiii!"

"I-Ibu, kenapa ibu ada di sini?" Ami sudah ada di belakangku.

"Hehhhh!!?" kaget mereka.

Kami semua sekarang di ruang makan. Duduk memperhatikan seorang wanita berambut panjang hitam, baju putih, rok biru gelap selutut, berkulit putih, dan berwajah cantik.

"Maaf, Ji-kyun. Aku lupa meneleponmu. Karena saking kangennya, heheheh."

"Lalu, kenapa ibu di sini? Dimana ayah?"

"Darling ada pekerjaan di luar negeri. Karena aku bosan, jadi aku kemari untuk bertemu kedua anakku yang tersayang."

"Ibu, kenapa ibu memeluk Onii-chan?"

"Kenapa? Wajarkan seorang ibu memeluk anaknya?"

"Aku kan bukan anak kecil."

"Heheheheh. Sebenarnya, aku hanya ingin mengetahui di antara mereka, siapa pacarmu. Sekarang aku tahu kalau mereka semua adalah pacarmu."

"Mereka bukan pacarku!"

"Be-Benar, aku bukan pacarnya!" jawab Yukimura.

"Aku memang pacarnya!" jawab Ran-chan.

"Aku tidak keberatan berpacaran dengan Genoji-senpai."

"Aku juga tidak keberatan berpacaran dengan Onii-sama."

"A-Aku hanya temannya!" Sedikit menyakitkan mendengar itu dari Aya-chan. Memang kami sudah saling mengunkapkan rasa suka kami, tapi kami tidak pacaran, Aya-chan ingin seperti biasa.

"Ara ara, jadi kalian mengakui kalau kalian sudah pernah dicium oleh Ji-kyun." Mereka langsung kaget bukan main, lalu mereka menundukkan kepala. "Ara ara, bahkan Ji-kyun mencium Ami-chyan, benar-benar nakal."

Aku bisa saja mengelak, kalau mereka tidak bereaksi seperti itu. Lalu tiba-tiba Itsuka menghubungiku, aku langsung ke kamar.

"Ouka, apa kau menceritakan tentang Fiksi ke ibumu?"

AKU INI APA? S1 Dan S2 (Slow Update)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang