"Apa? Appa ingin membawamu ke LA? Kamu tidak berbohong kan? Jangan membohongiku Renjun!". Kata Mingyu sambil menatap mata Renjun.
Renjun menggelengkan kepalanya.
"Aku mendengarnya sendiri. Appa sedang berbicara dengan Jaehyun. Appa meminta Jaehyun untuk menikahi Taeyong hyung karena aku kehilangan janinku hyung. Appa akan menjauhkanku dari Jaehyun, appa akan membawaku ke LA!".
Mingyu menatap nanar adiknya itu. Mana mungkin bisa seperti itu. Ayahnya sungguh keterlaluan. Taeyong bukanlah Jaejoong. Seharusnya Yunho lebih membela anaknya sendiri kan?
"Tenanglah, aku tidak akan membiarkan itu terjadi. Jaehyun hanya milikmu. Kamu tidak akan pernah dijauhkan darinya!".
Mingyu menarik tubuh Renjun ke dalam pelukannya. Dia tidak akan membiarkan adiknya tersakiti oleh siapapun. Renjun masih terus menangis di pelukan kakaknya.
- Get You -
Hari ini Taeyong sudah diperbolehkan pulang oleh dokter. Sampai saat ini Jaehyun belum juga menemui Taeyong. Pikirannya masih sangat kacau. Oleh karena itu, Jaehyun meminta Johnny untuk menjemput Taeyong untuk kembali ke apartemennya.
"Kamu sudah siap?". Tanya Johnny.
Taeyong tersenyum kecil sambil menganggukkan kepalanya.
"Aku harus mengurus administrasiku dulu!".
"Tidak perlu, semua sudah diselesaikan oleh Jaehyun!".
"Jaehyun?". Tanya Taeyong.
Johnny tersenyum.
"Ayo aku akan mengantarmu pulang!". Kata Johnny.
Johnny membantu Taeyong berjalan menuju mobil. Johnny mengantarkan Taeyong kembali ke apartemennya.
Setengah jam kemudian, mereka sampai di apartemen milik Taeyong. Johnny ingin membantu Taeyong mengantarnya sampai di unit apartemennya.
Sekarang mereka tengah berjalan keluar dari lift di lantai tujuh. Taeyong melihat seorang lelaki yang begitu ia kenal sedang berada di depan pintu apartemennya.
Lelaki itu menoleh ketika menyadari Taeyong sedang berjalan ke arahnya.
"Hyung?". Sapa Taeyong.
Jujur saja Taeyong sedikit terkejut dengan kedatangan lelaki itu.
Seakan tidak sabar, lelaki itu berjalan mendekat ke arah Taeyong dengan langkah yang sedikit tergesa.
Plaak
Tamparan lelaki itu mendarat di pipi putih milik Taeyong hingga membuat Taeyong terhuyung. Johnny yang sedang memapah Taeyong merasa tidak terima dengan perlakuan lelaki itu.
"Yak kau! Siapa kau berani beraninya menampar dia?". Kata Johnny penuh emosi.
"Pergilah jika kau tidak ingin berurusan denganku!". Kata lelaki itu tajam.
"Dan kau Lee Taeyong. Kemasi semua barangmu dan kembali ke Jepang!". Kata Sehun penuh penekanan.
Taeyong berkaca kaca sambil memegangi pipinya yang begitu perih karena tamparan kakaknya tidaklah main main.
- Get You -
Taeyong sedang sesenggukan berada di kamarnya, ia begitu sedih karena kehadiran kakaknya yang tiba tiba malah membuatnya semakin kacau. Namun, karena lelah menangis, Taeyong tertidur di ranjangnya itu.
Sehun membuka pintu kamar itu perlahan ia memandangi wajah cantik adiknya dengan bekas air mata yang belum mengering di pipinya.
Sehun menyentuh dan mengelus pipi itu.
"Maafkan aku, itu pasti sakit!". Gumam Sehun.
Sehun melihat sebuah berkas di meja sebelah nakas Taeyong. Ia meraih dan melihatnya. Sehun merasa tertarik dengan sebuah hasil foto USG di sana. Ia melihat dua janin kembar adiknya itu. Sangat lucu.
Tak bodoh untuk Sehun ketahui. Bahwa Mingyu selama menikah dengan Taeyong tak pernah mencintainya. Sehun juga mengetahui kabar kehamilan adiknya itu dari Mingyu. Ya Mingyu yang mendatangkan Sehun ke sana. Hal itu dilakukan Mingyu memang agar Sehun membawa Taeyong kembali ke Jepang sehingga Renjun tak kehilangan Jaehyun.
Namun siapa sangka, Sehun sekarang justru merasa iba kepada adik satu satunya itu. Ia tahu Taeyong tak bahagia. Didikan ayahnya sungguh sangat keras dan tudak cocok dengan karakter Taeyong. Sehun merasa gagal menjadi seorang kakak.
Sehun masih memandangi hasil USG itu. Bukankah si kembar itu akan menggemaskan jika sudah terlahir ke dunia?
Sehun meletakkan kembali hasil USG itu, menatap Taeyong sebentar yang sudah lelap dalam tidurnya.
"Mungkin ini saatnya menjadi berguna untukmu!". Gumam Sehun.
- Get You -
Hari sudah malam. Keluarga dan menantu Yunho sedang makan malam sekarang. Mingyu, Jaehyun, Renjun dan Yunho sedang menyantap makanannya di meja makan.
Seorang maid lelaki tergopoh gopoh menemui tuannya di ruang makan itu.
"Tuan, ada tuan...".
Bugh
Perkataan maid itu terputus ketika dengan tiba tiba saja, Sehun masuk dan menghantam wajah Mingyu dengan bogemannya.
"Itu untuk perlakuan burukmu terhadap adikku!". Kata Sehun.
Renjun membantu kakaknya untuk bangun. Sedangkan Jaehyun masih terdiam karena tidak mengerti dengan apa yang telah terjadi dan siapa pria yang dengan berani memukul kakak iparnya itu.
"Sehun?". Kata Yunho.
"Aku tidak akan berlama lama di sini paman. Aku hanya ingin meluapkan emosiku kepadanya saja!". Jawab Sehun dingin dengan menunjuk wajah Mingyu.
"Dan kau!". Sehun menunjuk ke arah Jaehyun.
Jaehyun hanya terdiam ketika ditunjuk dengan sengaja oleh Sehun.
"Aku tak akan memberikanmu kesempatan kedua. Jadi pikirkanlah sebelum aku membawa Taeyong kembali ke Jepang. Karena ketika dia sudah berada di sana, kau tak akan pernah bisa menemui Taeyong dan anak kembarnya!". Kata Sehun datar.
Sehun pergi dari sana setelah berhasil mengucapkan kata kata yang memporak porandakan perasaan Jaehyun.
- Get You -
TBC
PART 9
Mulai dari awal
