Pantai

6 0 0
                                        

Saat ini Revan dan Githa sedang menikmati sunset di pantai.

"Gimana Git, lo seneng nggak gue ajak ke pantai?" Tanya Revan seraya menatap wajah cantik Githa dari samping.

"Seneng banget kak, gue suka banget sama pantai. Mata gue seakan-akan terhipnotis dengan keindahannya yang memukau." Balas Githa dengan menatap keindahan yang saat ini menghipnotis mata Githa untuk dilihat.

"Kapan-kapan gue ajak lagi ya Git," Revan juga melihat arah matahari terbenam itu.

"Kakak jangan kayak senja ya," Githa menoleh ke samping membuat Revan juga menoleh ke arah Githa dengan terheran-heran.

"Emang kenapa Git?" Tanya Revan dengan sedikit terkejut.

"Senja indah namun sesaat, gue takut kalo kakak tiba-tiba pergi lagi dan bikin hari-hari gue hampa. Gue takut kak,"  Lirih Githa dengan menundukkan kepalanya karena tak ingin menatap manik mata teduh Revan

"Kenapa harus takut, hm?" Tanya Revan membuat Githa tak mengalihkan pandangannya dari Revan.

"Sekarang gue udah ada disini, sama lo. Udah gak pergi-pergi lagi," sambungnya.

"Janji kan kak?" Githa menautkan jari kelingkingnya dengan Revan.

"Janji." Ujar Revan seraya tersenyum manis.

"Git gue mau ngomong sesuatu sama lo," Sambung Revan dengan nada serius.

"Ngomong apa kak?" Githa dengan sigap menghadap Revan yang ingin mengatakan sesuatu.

"Sebenernya gue udah suka sama lo, entah kenapa pas kecil gue selalu nyaman sama lo dan gue bersyukur bisa ketemu sama lo lagi di dewasa ini. Lo cewek pertama yang masuk dihati gue Git, lo mau jadi pacar gue." Nada Revan pelan dan tenang, namun membuat pipi Githa merona.

Githa mengedipkan mata beberapa kali dan menetralkan wajahnya saat Revan selesai mengungkapkan perasaannya. "Kak lo ga bercanda kan?"

"Gue serius Git." Revan mencoba meyakinkan Githa bahwa dirinya mengungkapkan tidak bercanda melainkan dari hati.

"Sebenernya gue juga suka sama kakak. Semenjak kakak pindah ke Surabaya gue takut, hampa, dan gue main sendiri kak. Disitu gue bener bener kaget dan nangis sampai minta mama buat nyusul lo aja." Bulir air mata Githa menetes dan Revan segera mendekap erat tubuh Githa kedalam pelukannya.

"Gue udah disini sekarang, kita udah dipertemukan kembali Githa, gue janji akan jaga lo kayak dulu lagi, dan ga akan buat tuan putri gue sedih lagi." Ujar Revan lantang, Githa tersenyum dan mengangguk seraya tersenyum didekapan Revan.

VALTHAWhere stories live. Discover now