**********
"Selamat nona, anda telah menyelesaikan misi terakhir. Sebagai hadiah, anda akan mengulang waktu dan memperbaiki takdir anda di kehidupan pertama" Ucap sistem.
"Gue kembali di kehidupan pertama?"
"Ya nona"Ucap sistem.
" Ini nggak ada misi lagi gitu?"
"Tidak nona"
"Bisa nggak kalau Lo bilang ke atasan Lo, terus suruh ngasih gue misi?" Ucap gadis itu yang tidak mau mengulang kehidupan pertamanya.
"Tidak bisa nona, karena misi anda selanjutnya adalah merubah takdir anda di kehidupan pertama. Yang jelas Tampa campur tangan saya" Ucap sistem.
"Jadi Lo ninggalin gue sendiri?" Tanya sang gadis.
"Bisa iya,bisa tidak nona. Tergantung atasan saya" Ucap sistem.
"Lo ma gk asik"
"Maafkan saya nona,"Ucap sistem menyesal.
"Terserah loh lah" Ucapnya kesal.
"Terus kapan gue kembali ke kehidupan gue yang pertama?"
"Sekarang nona"
"Yaudah pindahin gue ke kehidupan pertama" Perintah sang gadis.
"Baik nona" gadis itu pun akhirnya menghilang dan kembali ke kehidupan pertama.
Magic shop⭐
"Yang sabar ya non, tuan pasti tenang disana" Ucap seorang wanita sambil mengelus pundak seorang gadis yang kini tengah termenung.
"Karina?" Batin gadis itu yang kini sudah tersadar dari lamunannya."Gue kembali?.Tapi kenapa harus kejadian ini?Sistem sialan."Ucap gadis itu dengan kesal karena ia kembali ke momen sedih saat keluarga satu-satunya meninggal.
"Kek"Ucap gadis itu sambil menghampiri dan memeluk kakeknya yang kini sudah terbujur kaku."Qella janji kek, Qella akan bunuh orang yang mbunuh kakek, Qella juga akan tumbuh jadi kuat kayak superhero seperti yang diinginkan kakek kan? Qella janji kek." Ucap Qella meyakinkan kakeknya dan dirinya sendiri.
"Nona, pemakamannya sudah siap" Ucap kepala pelayan.
"HM"
#Selesai pemakaman
"Reno panggil orang kepercayaan kakek" Perintahnya kepada kepala pelayan.
"Baik nona"
Beberapa menit kemudian akhirnya beberapa orang masuk kedalam ruang kerja Abraham (kakek Qella).
"Selamat sore nona" Ucap mereka serentak.
"Sore, silahkan duduk" Ucap Qella mempersilahkan duduk." Disini saya mengumpulkan kalian terkaitan masalah jajaran direksi dan juga tentang penggelapan dana perusahaan." Ucap Qella dengan nada sinis.
"Pak Adit, apakah ada masalah dengan dana proyek mall?" Ucap Qella dengan menekan beberapa kata.
"Tidak nona"Ucapnya dengan gugup.
"Saya tanya sekali lagi, apakah ada masalah dengan dana proyek Mall?" Ucap Qella penuh penekanan.
"Tidak nona, dan proyek mall tidak ada kendala" Ucap Adit mencoba meyakinkan Qella.
"Reno" Ucap Qella yang diangguki mengerti olehnya.
Kepergian Reno membuat suasana ruang itu semakin mencekam.
Beberapa saat kemudian Reno kembali dengan beberapa berkas di tangganya.
"Ini nona" Qella pun mengambilnya dan melemparkan berkas itu tepat di hadapan Direktur keuangan.
"Masih mau ngelak?" Ucap Qella yang kini sudah kesal.
"Maaf nona tapi ini bukan saya yang melakukan, saya sudah 10 tahun di perusahaan, mana mungkin saya korupsi dana proyek" Ucap Adit dengan tegas yang membuat Qella menyeringai dan tak habis pikir dengan jalan pikiran Direktur Keuangan.
"Kamu pikir saya bodoh. Jelas-jelas nama anda tercantum disitu" Ucap Qella yang kini meninggikan suaranya.
" Maaf nona, pasti ada yang menjebak saya" Ucap Adit yang kini masih mengelak.
" Menjebak? Kamu dengar baik-baik. Yang menyelidiki kasus ini adalah Black Rose" Ucap Qella dengan menekan kata Black Rose.
Adit yang mendengar itupun kaget takkala mendengar kata Black Rose. He jangan bercanda, siapa yang nggak tau nama Black Rose. Organisasi yang menyimpan data kelam setiap petinggi, dan juga menyiapkan layanan pembunuh bayaran. Yang lebi gila adalah dipimpin oleh seorang wanita. Ya wanita, mungkin sekarang sudah awam, tapi sangat jarang seorang wanita memimpin Organisasi gelap sampai dititik dimana orang akan takut hanya mendengar namanaya.
" Berani- berani kamu fitna saya, jangan mentang- mentang kamu cucuk tuan Abraham kamu bisa seenaknya. Inggat kamu ini bukan keturunan murni keluarga Handoko" Bentak Adit .
"Walaupun saya bukan keturunan murni, perusahan PT. HANDOKO sekarang atas nama saya. Jadi , sekarang saya pemiliknya, dan kamu saya pecat dengan tidak hormat dan juga tampa pesangon" Ucap Qella berusaha tetap tenang.
" Kurang ajar kamu, dasar bocah ingusan, tau apa kamu tentang perusahaan." Adit pun dibawa paksa oleh bodyguard menuju keluar rumah dengan Adit yang masih meneriaki Qella dengan makian.
" Itu adalah peringatan dari saya, jika ada yang berkhianat lagi, saya tidak akan segan untuk memasukkan kalian ke kandang Loly" Ucap Qella yang membuat mereka bergidik ngeri.
"Oke sementara ini Direktur keuangan akan kosong, Pak Satria akan mengantikan untuk sementara, sampai perusahaan mendapat Direktur baru. Pertemuan ini cukup sampai disini saja, kalian boleh pergi" Ucap Qella.
"Baik nona terimakasih" Ucap pak satria sebagai perwakilan yang direspon hanya anggukan saja oleh Qella.
Mereka pun pergi dari ruang kerja Abraham meninggalkan Qella yang kini sudah pusing dengan perusahaan milik kakeknya.
"Nona apakah anda butuh sesuatu" Ucap Reno.
"Suru Karina buat teh" Perintah Qella.
" Baik nona"
Beberapa saat kemudian.
" Noan ini tehnya" Ucap karina.
" HM, kamu boleh pergi"
Karina pun meninggalkan Qella yang masih melamun
Bay✓
YOU ARE READING
Mengulang Waktu🔄⏳
Teen Fictionmenceritakan seorang gadis yang menjelajah waktu dan tiba-tiba kembali ke kehidupan pertamanya. Namun mengapa banyak cogan yang mendekatinya.
