1. Riana Salsabila Rahman

548 50 25
                                        

Riana Salsabila Rahman, yang biasa dipanggil Bila atau Sabila oleh orang-orang terdekatnya.

Riana adalah gadis ceria, humoris, dan termasuk pintar. Yaa walaupun tidak pintar-pintar amat, tapi dia adalah tipe anak penurut, baik, dan rajin.

Papanya bernama Hartawan Arrahman. Orang-orang biasa memanggilnya dengan sebutan 'Pak Har' / 'Pak Wawan'. Sungguh, Wawan adalah nama panggilan yang sangat dibenci oleh Bila karena menurutnya itu seperti merek sebuah es krim yang waktu kecil sangat Bila sukai, yaitu 'Es Wawan'. Bila tidak rela jika nama papahnya yang bagus dibuat mirip dengan nama es krim. Tetapi Hartawan justru menanggapi ini dengan gurauan dan tidak pernah mempermasalahkan nama panggilan, asal masih namanya, fine-fine saja menurutnya.

Siti Hanum Sekarsiwi. Yaa itu adalah nama sang mama. Biasa dipanggil Bu Hanum, atau Bu Har, dan kadang ibu-ibu komplek yang sudah mengenal Bila sejak kecil sengaja menggodanya dengan memanggil mamanya dengan sebutan 'Bu Wawan'. Iya, mereka semua, tetangga Bila, sudah mengetahui kalau Bila sangat benci dengan panggilan itu.

Livia Hanani Rahman. Itu adalah kakak kandung Sabila yang sudah menikah sejak tiga tahun yang lalu. Usianya terpaut 10 tahun dengan sang kakak. Dan sekarang, Livi tinggal di Karanganyar, ikut bersama sang suami Reno Fahmi Ubaidillah.

Dan jangan lupakan, Raja Hanan Ubaidillah. Ponakan tersayangnya, yang baru berumur 10 bulan, gembul, kulit putih seperti sang mama, dan mata bulat seperti sang papa.

.
.
.

"Riana Salsabila Rahmaannnn." Panggil sang mama untuk yang ke sekian kalinya.

"Iya maaa, bentar." Aduh kalau mama sudah manjangin kalimat terakhirnya biasanya bakal kena omel panjang lebar.

"Ada apa si ma? Ini Bila baru selesai beresin laptop." jawab Bila sambil berjalan menuju ruang keluarga, tepatnya di pojokan, tempat TV berada.

"Kalo dipanggil sekali langsung dateng bisa nggak? Mau bikin mama darah tinggi ha?"

"Astaghfirullah mamaaa, ya enggak lah, tadi Bila dah jawab, cuman mama gak denger, hehe maaf ma."

Sang papa yang duduk di samping Hanum hanya menggelengkan kepala pelan lalu lanjut menonton film action ditemani dengan camilan dan minuman yang sudah disiapkan oleh Hanum. Hartawan sudah tidak heran, anak dan istrinya memang selalu kompak dalam hal membuat rumahnya rame.

"Besok kita ke Solo, ke rumah nenek. Nanti Kak Livia juga dateng." Lanjut Hanum dengan nada yang mulai merendah.

"Wah asikkk dong, eh tapi besok pagi Bila mau joging dulu, dah janjian sama si Sabrin soalnya."

"Filmnya udah selesai. Papah ke kamar duluan ya." Ucap Hartawan menyela yang hanya diangguki oleh Bila, "Malam pah." ucapnya.

"Yaa, malam. Jangan tidur larut malam" Ucap Hartawan sambil berlalu menuju kamar.

Sambil membereskan piring, toples, dan gelas, mamanya berlalu "Jam 9 belom sampe rumah, mama tinggal."

"Yah kok gitu sih ma." Rengek Bila sambil mengikuti langkah sang mama menuju dapur

"Tau sendiri biasanya siapa yang paling lama mandinya?" Ucap sang mama yang berlalu meninggalkan Bila yang masih di dapur sembari menyangga dagunya menggunakan tangan dengan sikut bertumpu di meja makan.

Yaaa memang Bila yang paling lama mandinya, tapi Bila gak pernah dandan. Iyaa, dia si cewek polos yang belum mengenal apa itu make up. "Mandiku lama dengan dandannya mama yang lama, seimbang kan?" Batin Bila sambil berlalu menuju kamarnya.

Room chat:

Sabrin: Besok gausah ngaret ya Bilot!!

Pendamping Impian [ON GOING]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang