prolog

30 7 6
                                        

[ maaf kalo ada typo atau kesalahan kata mohon di maklumkan ]

°《 Happy Reanding 》♡°

"Bunda nanti kita jadi ke taman kan?" Tanya seorang anak perempuan berumur 8 tahun.

"Iya sayang nanti tunggu abang sama ayah pulang ya" ucap lembut seorang perempuan yang di panggil bunda itu sambil mengusap kepala sang anak dan tersenyum.

Tok..
Tok..
Tok..

Bunyi ketukan pintu yang terdengar sangat tergesa-gesa dengan keras.

"Kamu masuk ke kamar dulu ya sayang" ucap sang bunda kepada anak perempuanya, lalu menurunkan anak perempuan itu dari pangkuanya.

"Iya" ucap gadis kecil itu lalu berlari ke dalam kamar.

Bunda yang diketahui namanya adalah laraswati itu lalu membukakan pintu.

Cklek

"Sia-" ucap laras terpotong karna kaget akan seseorang yang mengetuk pintunya tadi.

"Hahaha laras akhirnya aku menemukanmu, dimana anak itu?" Ucap seorang pria berbadan besar dan di tangan nya ada sebuah pisau yang digenggam erat.

"T-tidak!!, Jangan gangggu anakku" bentak laras.

"Cih banyak bacot!" Geram pria itu lalu menusuk perut laras dan menendang badan laras sampai terpentar lalu kepanya terbentur meja sampai berdarah.

"B-bunda, bunda hiks bunda" tangis gadis yang diketahui bernama Resya Gabriela Alsava, yang sedari tadi melihat adegan itu.

"J-jangan-!! Bunda" teriak resya lalu berlalu sambil memeluk sang ibunda.

"Haha anak sialan akhirnya aku menemukanmu" ucap pria berbadan besar itu sambit tertawa seram.

Entah keberanian darimana resya mencabut pisa dari tubuh ibunya yang suda terbujur kaku lalu menusukan pisau itu diperut sang pria berbadan besar, "Aku tak akan membiarkan kalian menyakiti bunda!!" Teriak resya murka

Entah keberanian dari mana resya menghampiri pria berbadan besar itu lalu menusuk jantung pria itu menggunakan pisau yang tergeletak di lantai, "aku resya gabriela alsava tak pernah memaafkan manusia biadap seperti kalian"  ucap resya penuh penekanan.

Segerombolan pria itu langsung pergi meninggalkan rumah resya karna sebentarlagi suami laras sekaligus ayah dari resya akan pulang.

Kini resya kecil masih mencoba membangunkan sang bunda yang terbujur kaku, " b- hik unda jangan tinggalin resya hiks" ucap resya sambil menggoyangkan tubuh sang bunda, namuj nihil orang mati tak akan bisa hidup kembali hanya dengan tangisan resya.

BRAK!!!

(suara pintu yang di dobrak)

Resya menoleh ke arah  suara lalu tangisanya makin menjadi,"hik hiks ayah ayah bunda nda mau bangun hik" ucap resya sambil menunjuk sang bunda.

"L-laras!?" Teriak ayah resya bernama dimas

Plak
Bugh

Dimas langsung menampar lalu menendang resya, "dasar anak sial kamu apakan istriku hah!?" Teriak dimas murka lalu memukul resya sampai resya terbujur lemah.

"Aku t-tidak s-halah ayah" ucapan terakhir resya kecil sebelum pingsan.

Bersambung....

Oke guys jadi segini dulu aja oke

Maaf kalau part ini sangat pendek.

Jangan lupa tinggalkan jejak ♡

Wrong LoveStories to obsess over. Discover now