Prolog

27 1 0
                                        


August, 2020

"Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada."

Bertepatan setelah selesai dibacakannya sajak Bpk. Sapardi oleh sosok lelaki manis itu, bergemuruh ramai seisi ruangan oleh tepuk tangan para muda-mudi yang kebetulan sedang ada disana. Lelaki itu berdiri diatas panggung setelah izin dengan manager cafe, dengan mic digenggamannya dan didampingi rasa percaya diri yang tinggi, ia kembali berbicara.

"Happy birthday Asha, i wish the best of all this world could give to you. Dan aku berterima kasih sama kamu karna udah dengan baiknya nerima aku hadir di hidup kamu untuk yang kedua kalinya."

Lagi-lagi para pendengar bertepuk tangan seusai mendengar kata-kata manis dari lelaki itu. Asha hanya tersenyum manis dengan tatapan penuh arti pada lelaki itu.

"Hahaha ini gue cuma kutip itu dari buku, gue ga pinter berkata-kata, tapi ya kalo gue nemu kata yang indah dan cocok sama apa yang gue rasain sekarang, ga haram buat gue salin kali ya" lanjut lelaki itu sambil tertawa garing.

Dengan senyum, dihampiri Asha oleh sosok yang sedang ia pandangi sejak tadi, menuruni panggung membawa sebuah paperbag dan semangkuk eskrim yang diberikan seorang pelayan tadi saat di perjalanan menghampiri Asha.

"Aku tau kamu ngga suka bunga, ngga suka boneka juga, tapi siapa yang bakal nolak eskrim? hehehe happy birthday and i love you, sweetheart" Ucap manis lelaki itu.

"Makasih" Hanya itu yang bisa Asha sampaikan, ia terlalu gugup untuk banyak berkata-kata. Sejujurnya, ia masih bingung dengan perasaannya. Ada sedikit rasa janggal dalam hatinya.

Di sisi lain, duduk seorang lelaki yang sama-sama pernah hadir di hidup Asha. Terdiam di ujung cafe dengan senyum pedih melihat kemesraan pasangan tersebut sambil bergumam,

"Coba aja gue ga telat buat nyadar."

Tak disangka, ternyata Asha pun menyadari hadirnya sosok lelaki tersebut.

----------

Welcome to my first story👐
Kritik dan saran boleh langsung dikomen😉

-Salam hangat, f.

YORETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang