Previous Page of 69Next Page

WIRO SABLENG

spinner.gif

PENDEKAR DARI GUNUNG NAGA 1

PENDEKAR DARI GUNUNG NAGA 2 

LEMBAH MERAK HIJAU yang terletak di propinsi 

Ciat-kang merupakan sebuah lembah subur 

dengan pemandangan yang indah. Lebih-lebih 

karena di sebelah timur lembah ini terdapat daerah 

persawahan yang luas dan pada saat itu padi yang 

ditanam telah masak menguning hingga kemanapun 

mata memandang, seolah-olah hamparan permadani 

emaslah yang kelihatan. Bila angin bertiup, padi-padi 

masak menguning itu bergoyang melambai-lambai 

mengalun lemah gemulai 

Dipagi yang cerah ini diantara desau tiupan 

angin lembah yang segar terdengarlah suara tiupan 

seruling yang merdu sekali. Barang siapa yang 

mendengarnya, pastilah akan tertegun dan mema- 

sang telinga baik-baik menikmati suara seruling itu. 

Siapakah gerangan yang meniup seruling tersebut? 

Tentunya seorang seniman pandai yang dapat meng- 

gambarkan keindahan pemandangan alam sekitar- 

nya lewat hembusan napas yang disalurkannya ke 

dalam lobang seruling. 

Tetapi adalah diiuar dugaan karena kenyataan- 

nya si peniup seruling bukanlah seorang seniman, 

bukan pula seorang dewasa. Melainkan seorang 

anak gembala yang baru berusia tujuh tahun dan 

duduk di atas punggung seekor kerbau besar tegap 

berbulu bersih dan berkilat. 

Perlahan-lahan kerbau besar itu melangkah me- 

nyusur tepi sawah, memasuki lembah Merak Hijau, 

kemudian mendaki bibir lembah di sebelah selatan. 

Di atas punggungnya bocah berusia tujuh tahun itu 

demikian asyiknya meniup seruling hingga dia tidak 

perduli lagi ke mana pun kerbaunya membawanya. 

Akan tetapi ketika binatang itu sampai di atas 

lembah sebelah selatan serta rnerta si bocah meng- 

hentikan permainan serulingnya. Mulutnya ternganga 

dan sepasang matanya yang bening melotot begitu 

dia menyaksikan pemandangan di hadapannya. Dua 

sosok tubuh yang hanya merupakan bayang-bayang 

hitam dan putih dilihatnya berkelebat hebat, terlibat 

dalam suatu perkelahian yang gencar dan seru. 

Adalah aneh... memikir anak itu...  

begini indah dan segar, ada orang berkelahi. Mem- 

perhatikan dengan mata tak berkesip lama-lama 

membuat si bocah menjadi pusing sendiri. Beberapa 

Previous Page of 69Next Page

Comments & Reviews

Login or Facebook Sign in with Twitter
library_icon_grey.png Add share_icon_grey.png Share

Who's Reading

Recommended