[𝐅𝐎𝐋𝐋𝐎𝐖 𝐃𝐔𝐋𝐔 𝐒𝐄𝐁𝐄𝐋𝐔𝐌 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐀𝐂𝐀]
mengandung kata kata kasar
___
bagaimana bisa seorang Ketua gengster yang sangat disegani banyak orang dan anti terhadap perempuan tiba tiba dekat dengan perempuan?
___
pertemuan singkat yang ti...
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
⚠ WARNING ⚠
Dengan tegas aku memohon untuk tidak memplagiat atau mengcopy cerita aku atau
• Selamat Membaca •
•••
TRINGGGG
Seketika kelas yang tadinya hening menjadi riuh karna suara bel pertanda pelajaran telah selesai
"SUDAH SUDAH KALIAN INI DIAM DULU" teriak pak jamal yang kesal akan kelakuan anak muridnya
" Pak jamal lagi pms ya ? " pertanyaan polos dari zia mengundang gelak tawa seluruh warga kelas
"GILA SI ZIAA"
"LANJUTKAN"
"AMPUN BANG JAGOOO"
seperti itu riuhan dari para siswa dan siswi yang ada di dalam kelas melihat kelakuan zia yang terlalu polos
"Sudah sudah saya akhiri pelajaran kali ini kelamaan di sini bikin saya stress, assalamualaikum" tanpa menunggu jawaban pak jamal langsung keluar dari kelas
" ZIAAA LO KOK GILA BISA BISANYA BILANG GITU KE PAK JAMALUDIN" Teriakan khansa menggelegar di ruangan kelas untung kelas sudah mulai sepi karna anak anak kelas sudah keluar kelas untuk segera pulang
"Bukan pak jamaludin khansa tapi pak jamal aja gak ada tambahan udinnya" Lagi lagi ucapan zia membuat gelak tawa kedua orang gadis yang hanya menyaksikan pertengkaran mereka
"SAMA AJA ZIA SAYANGGG"
"Udah udah kalian ini bikin kepala gue makin pusing aja ngeliat kalian berantem mulu" ucapan bellva membuat mereka menatapnya dengan artian yang berbeda beda
"Kalian ngapain liatin gue gitu"
"Bellva kenapa pusing mau zia anter ke uks sekolah dulu ? " Tanya zia sambil memegang lengan sahabatnya
"Gue gapapa zia tenang aja yuk pulang, kalian juga ayo ngapain liatin gue, gue tau gue gemoii " Ucapan kepedean bellva membuat mereka tak habis fikir dengan kepedean sahabatnya itu
____
"Zia pulang dulu ya udah dijemput ayo khansa katanya kamu mau ikut pulang bareng zia"
"Oh iya iya gue sampe lupa yaudah man, bell gue pulang duluan ya sama zia" Ucapan khansa dianggukin oleh kedua orang itu
Setelah kepergian zia dan khansa suara manda mengalihkan pandangan bellva
"Bell supir gue udah jemput lu mau bareng sama gue aja atau gimana? " Tanya manda
"Makasih tawarannya man gue nunggu pak manto aja lu duluan aja gue gapapa disini" Ucapan bellva membuat manda bernapas lega
"Yaudah gue duluan ya, kalau ada apa apa langsung telfon gue" Setelah mengatakan itu manda langsung pergi kearah supirnya yang sudah menunggu sesekali menoleh ke belakang melihat sahabatnya
"Pak manto mana si " Gerutu gadis itu sambil mencoba menelfon supirnya
" Halo pak ini bellva bapak udah sampe mana ya" Ucapan bellva ketika telfonnya sudah terangkat
"Aduh non bellva bapak teh gak bisa jemput karena anak bapak sakit non maafin bapak ya non" Ujar seorang di sebrang sana
"Oh yaudah gapapa pak, semoga anaknya bapak cepat sembuh bellva tutup telfonnya ya pak"
"Iya non sekali lagi bapak minta maaf " Ketika orang disebrang sana sudah tidak bersuara lagi bellva langsung mematikan sambungan telfonnya
"Terus kalau gini gue ─ " Gerutu bellva seketika terpotong karena ada seseorang yang tiba tiba menyenggol nya
"Aduhhh ─ EH ITU MUKA LO KENAPA" Laki laki itu hanya menutup telinganya karena teriakan gadis didepannya
" Alay " Decih lirih azka
"LU TADI BILANG APA HAH?!" Teriak gadis itu lagi karena kesal dan laki laki di depannya hanya memutar bola matanya malas
Seketika bellva langsung mengambil hansaplas di tasnya
" kalo luka tuh langsung diobatin, gue cuma bawa hansaplast pink ga ada lagi " cerocos gadis itu tanpa rasa takut
pria yang sedang di omelin oleh kecerewetan gadis itu hanya diam dan terus menatap gadis didepannya yang terlihat menggemaskan ketika sedang serius
"Nah udah selesai" Ujar gadis itu namun ketika ia ingin melenggang pergi tangannya di cekal oleh tangan kekar seseorang
"Eh " Ujar gadis itu reflek
" Pulang bareng gua aja " Tanpa aba aba laki laki itu langsung menggenggam tangan gadis itu dan membawanya menuju parkiran
Sampai parkiran laki laki itu sudah bersiap dengan helm dan motornya, sedangkan gadis di depannya hanya melongo melihat laki laki itu
" Kok dia bisa seganteng ini ah apa apansi lu bell " Ucapnya di dalam hati sambil menggelengkan kepalanya
"Ngapain lu geleng geleng udah ayo pulang"
"Kok motonya bisa segede ini" Ucapan polos gadis itu membuat laki laki di depannya tertawa lepas
"Udah sini lu gua tolong " Ucap laki laki itu sambil mengulurkan tangannya
Bellva langsung menggenggam tangan laki laki didepannya dan langsung duduk di atas jok penumpang
"Kok diem aja ayo jalan"
"Peluk dulu baru gua mau jalanin nih motor kalau lu nolak gua bisa aja nginep disini kalau lu mau" Serigai tipis tercetak dibibir azka ketika dengan nurut nya gadis itu mau memeluknya
____
Didalam kamar gadis itu hanya berguling guling tidak jelas karna kejadian pulang sekolah tadi
"IHHH KOK GUEE MIKIRIN DIA TERUSS SI AH BODOOO GUE MAU TIDUR" Teriak gadis itu
sedangkan disisi lain laki laki yang sedang memainkan gitar di balkon kamarnya sedang berusaha tidak memikirkan gadis yang tadi sore ia temui
"Gua kenapa mikirin cewe itu mulu" Gerutu azka frustasi
• To Be Continued •
jangan lupa tinggalin jejak vote dan komennya buat azka sama bellva