TYAGA ALFARIZY

36 3 2
                                        

Jangan lupa vote ;)
.
.
.
.
.

"Lo kenapa, sih, jutek banget sama gue?"

Tak kunjung mendapat balasan, Asmara menyikut lengan Aga. Nihil, Aga tak berkutik sedikitpun. Gadis itu mengembungkan pipinya lalu mengempiskannya dengan cepat.

Perlahan lengan gadis itu terulur ke bahu sang pria. Namun, belum juga sampai ke tempat tujuan, tangannya sudah dicekal oleh mangsanya.

"Bisa gak, sih, Lo diam! Jangan ngerusuhin gue terus! Lo nambah dosa gue dengan menyentuh kulit Lo! Tahu, gak?" cetus Aga yang membuat Asmara sebal.

Seakan tak terjadi apa-apa, pria itu melanjutkan kegiatannya menggores hitam di atas putih.

"Benar ya, Ga, kalau H2O dengan C16H32O2 itu gak bisa bersama?" tanya Asmara sambil menatap Aga.

"Kata siapa?"

Asmara tersenyum, seketika euforianya melonjak naik. Akhirnya Aga menjawab pertanyaannya walau cuman lirih.

"Ga, aku CH3OOH kamu," seru Asmara dengan lantang.

"Sorry, Ra, gue gak makan CH3OOH, gue punya lambung," ucap Aga sambil berdiri.

Asmara yang faham langsung bergeser memberikan jalan untuk Aga keluar.

Asmara tercenung melihat punggung Aga yang perlahan menghilang.

"Huftt, semua orang, kan punya lambung. Kalau gak punya mati kali!" gerutunya sambil menenggelamkan  kepala dengan rambut sebagai penutupnya.

:)

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA CERITA INI

JADIKAN ALQURAN SEBAGAI BACAAN UTAMA

29 Oktober 2020

ASMARA ANAK SMAStories to obsess over. Discover now