Aleta Nurahmah adalah seorang aktris instagram. Selain kuliah, pekerjaannya setiap hari yaitu mencari tempat yang instagramable untuk dijadikan tempat spot pemotretan. Followersnya yang sudah mencapai dua juta menjadi bahan perhatian teman-teman sekampusnya. Tidak hanya pintar dalam membuat feed instagram, dia juga lihai dalam berkomunikasi. Terbukti dia sering menjadi panitia dalam acara-acara kampus. Selain itu, dia juga ikut organisasi himpunan di tengah kesibukannya.
Namun, Aleta termasuk orang yang tertutup. Dia tidak pernah membagikan atau memposting kehidupan nyatanya di media sosial. Dia berpikir bahwa dunia nyata dan dunia maya berbeda. Semua orang tidak perlu tahu mengenai hidupnya. Termasuk akun lambe turah yang biasanya menyebarkan info-info gosip. Hal itu membuat rakyaat Instagram menebak-nebak bagaimana kehidupan sebenarnya dari seorang Aleta.
Berbagai rumor dan gosip sering terdengar. Aleta dibicarakan sebagai seorang gadis yang cuek. Mungkin karena wajahnya yang memang terlihat galak. Aleta sering mendengarnya. Hanya saja dia tidak menghiraukan dan akhirnya gosip tersebut hanya menjadi rumor karena Aleta tidak pernah mengklarifikasinya. Tidak penting juga.
"Lea, jadi nganterin gue ke mall, kan?"
"Jadi, mau kapan? Sekarang?"
Aleta mengangguk. Siang ini dia baru selesai kuliah. Sudah agenda rutin setiap selesai kuliah, dia akan pergi belanja untuk persiapan pemotretan. Hari ini dia meminta Alea untuk mengantarnya.
"Eh, jangan di toko yang kemarin ya!"
"Kenapa emang, ta?"
"Gapapa, bajunya nggak sesuai sama yang gue pengen."
"Oh, oke. Gue tau tempat yang bagus."
Mereka berdua sampai di toko setengah jam kemudian. Aleta memasuki toko. Pandangannya memutari seluruh ruangan. Dia mendekati salah satu rak baju.
"Lea, gue pake ini cocok?"Aleta menempelkan baju tanpa lengan ke tubuhnya.
Alea mengalihkan pandangannya, menjadi menatap Aleta.
"Emang mau lo padanin sama apaan yang bawah?"
"Rok pendek, gimana?"
Alea berpikir sejenak. Dia membayangkan bagaimana penampilan Aleta ketika memakai itu.
"Kayaknya nggak cocok deh, Ta."
Alea memilihkan kaos hitam polos, celana jeans hitam, dan jaket army. Dia memberikannya kepada Aleta,"Nih coba, Ta."
Aleta mencoba outfit di ruang ganti.
"Lea, kayaknya ada yang kurang nggak sih?" Aleta keluar dengan memakai outfit tersebut.
"Hm, kayaknya iya deh, Ta. Oke, bentar."
Alea kembali membawa topi warna army,"Pake ini, Ta."
Aleta mengaca sambil memakai topi tersebut. Alea mengacungkan dua jempol.
"Bentar, gue bayar ini dulu, ya."
Mereka berdua keluar dari toko. Aleta berkata,"Mau makan nggak? Gue yang traktir."
"Wohooo duit banyak."
"Bisa aja Lo, mau makan di mana?"
"Terserah sih, Ta. Tapi, gue pengen soto."
Mereka mampir di warung soto yang tak jauh dari toko baju tersebut. Warungnya kelihatan ramai. Ada banyak pembeli yang duduk di kursi. Beruntung masih tersisa satu tempat untuk mereka. Pelayan menghampiri mereka berdua.
"Mau pesan apa, Mbak?"
"Soto ayam dua porsi, Bu, sama es jeruknya dua."
"Baik, Mbak. Ditunggu, ya."
Beberapa menit kemudian pesanan sudah siap di atas meja. Aleta menyedok banyak sambel.
"Gue tau Lo suka pedes, Ta, tapi nggak banyak gitu juga."
"Gapapa, Lea, gue lagi pengen makan yang pedes-pedes."
Mereka makan dalam diam hingga Alea mulai membuka pembicaraan.
"Gimana sama Alex?"
"Gimana apanya?"
"Kabarnya dia deketin Lo."
"Kagak, gosip darimana dah. Gue sama Alex temenan."
"Oh jadi bukan ya. Gue heran deh, Ta. Kok banyak rumor yang beredar tentang Lo."
"Rumor apaan emang?"
"Tuh di akun lambe turah banyak ngomongin Lo yang cuek."
"Udah biarin."
"Oh iya, habis ini Lo mau ke studio?"
"Iya, Dion udah nunggu."
***
Aleta tiba di sebuah studio foto. Tempat ini memang menjadi salah satu tempat pemotretannya hampir satu tahun terakhir ini. Studio ini tidak terlalu mewah dan megah seperti studio lainnya. Hanya saja dekorasi pada studio ini terasa cocok baginya. Ada pot bunga yang berada di pojok. Tembok yang bercat pastel menjadikan studio ini terlihat adem. Belum lagi pemilik studio ini sudah menjadi temannya.
"Ta, Lo siap-siap dulu ya. Gue mau nyiapin kamera dan kabel-kabelnya. Berantakan banget studio gue, maklumin nggak ada pegawai yang gue sewa buat bersih-bersih."
"Oke, gue siap-siap dulu."
Aleta pergi ke ruang ganti. Dia memakai outfit yang sudah dia beli tadi. Aleta mengeluarkan peralatan make up yang dia bawa. Perlahan dia memakai primer untuk mukanya, lalu dilanjutkan dengan memakai bedak. Sebenarnya tanpa berdandan pun Aleta sudah sangat cantik. Kulit putih, hidung mancung, dan bulu mata yang lentik menambah keunikan tersendiri bagi gadis itu. Hanya saja ketika di kamera tidak terlalu terlihat sehingga Aleta mau tidak mau harus memakai make up.
Kini aleta mengoleskan eye shadow di kelopak matanya, memakai maskara di bulu mata, dan memakai blush on di pipinya. Terakhir dia mengoleskan lip tint berwarna pink agar bibirnya tidak terlalu pucat. Sudah selesai, dia memberekan peralatan make up dan memasukkannya kembali ke dalam tas.
"Di, gue udah siap."
"Lo berdiri di sana, Ta! Nanti Lo bergaya se-natural mungkin. Nggak usah dipaksa, sesuai aja sama kenyamanan Lo. Kayak biasa."
Aleta mulai memeragakan beberapa angel foto yang bagus. Dari duduk sampai berdiri. Sebenarnya hari ini dia diendors oleh merek tas ternama di Jakarta. Sehingga beberapa gaya memperlihatkan dia memegang tas di tangan. Foto hasil pemotretan langsung muncul di layar monitor karena kameranya memang terhubung. Dion berhenti sejenak, dia melihat hasil fotonya.
"Ta, gaya yang pas Lo duduk kurang natural. Kita coba lagi ya."
Aleta memeragakan kembali. Dia duduk dengan tas yang berada tak jauh darinya. Tiba-tiba seorang laki-laki masuk ke dalam studio.
"Dion, gue pinjam charger kamera Lo, ya? Punya gue rusak."
"Ambil aja tuh di laci."
Aleta melirik sekilas laki-laki tersebut. Sepertinya teman Dion, pemilik studio ini. Laki-laki itu terlihat mencari charger di laci meja. Kemudian setelah ketemu dia mengucapkan terima kasih ke Dion lalu keluar. Aleta hanya sekilas melihat wajahnya. Dia merasa familiar, seperti pernah melihat laki-laki itu sebelumnya.
"Bagus, hari ini selesai, Ta."Kata Dion sambil meletakkan kameranya di meja.
ESTÁS LEYENDO
Girlstagram
Novela JuvenilAleta Nurahmah adalah seorang selebgram. Followersnya sudah mencapai dua juta. Kegiatannya setiap hari yaitu mencari tempat yang instagramable untuk menghiasi feed instagramnya. Tidak banyak yang tahu mengenai kehidupan pribadi Aleta. Dia pribadi ya...
