01

73 5 3
                                        

(VOTE SETELAH MEMBACA)


"Bunda...Zara kok gak dibangunin kan jadi telatkan berangkat sekolahnya...huuaaa" Rengek Zara kepada bundanya.

"Yaudah cepetan kamu berangkat udah ditungguin sama abang kamu itu loh." Jelas Vina bunda Zara.

Zarapun segera menyalami bundanya dan langsung berlari keluar untuk menghampiri kakaknya.

"Ayok bang Evan berangkat."

Evan kakak Zara langsung menancap gas mobilnya agar mereka berdua tidak terlambat sekolah.

Jangan tanya sifat dari Evan Atmaja abang dari Zara Anastasya Atmaja. Cowok cuek tapi berhati lembut. Asekk.

Evan Atmaja adalah mantan ketua OSIS SMA 1 Garuda. Evan sekarang kelas 12 dan Zara kelas 10. Ya terbilang Evan dan Zara tidak pernah berbicara kalau disekolahan tetapi anak-anak sekolahan sudah tau jika Evan dan Zara adalah saudara kandung.

Mobil Evan memasuki halaman pargi sekolahan. Banyak pasangan mata mengarah kepada Evan dan Zara.

"Bang ntar pulang sekolah temenin Zara ketoko buku ya bang?" Tanya Zara sembari menatap rambutnya.

"Liat aja nanti. Gua turun duluan." Tutur Evan singkat.

"Dasar punya Abang nyebelinnya masyaallah. Kok bisa ya anak-anak suka sama bang Evan. Herman gua." Cecar Zara dalam hati.

Ya jangan ditanya lagi Zara emang suka kesel kalau mengatasi sifat abangnya yang super duper cueknya ya Allah.

°°°°°

Zara berjalan melewati koridor sekolah yang dipenuhi oleh banyak siswa cewek. Jangan tanya lagi apa yang sedang mereka lakukan. Yups menggosipkan orang.

Langkah Zara berhenti saat ada 3 cewek yang menghadang langkahnya.

"Gua mau nanya sama lo?" Umpat salah satu cewek yang ada didepannya.

"Nanya apa ya kak?" Ucap Zara polos.

"Sebelumnya kenalin gua caca dari kelas 12 IPA 2. Lo adiknya Evan Atmaja kan?" Tanya Caca sambil menaikan satu alisnya.

"Iya kak emang ada urusan apa ya?"

"Cih sok polos. Gua nanya itu ya mau deketin Evanlah lo kira gua mau apa!?" Bentak Caca membuat Zara takut.

"Kalo lo mau deketin kakaknya seharusnya lo baikin adiknya gak malah bentak tolol!" Suara itu muncul dari belakang tubuh Caca.

Yups dia adalah Evan.

"Abang. Kok Abang disini?"

"Gua heran sama lo Ca lo kenapa sih ganggu hidup gua terus. Gua udah bilang GUA GAK AKAN PERNAH SUKA SAMA LO MESKIPUN LO MEMOHON SAMA GUA!" Bentak Evan yang menimbulkan semua siswa menggromboli mereka.

"Dan yaa jangan pernah lo sakiti adek kesayangan gua. Sampai gua tau lo nyentuh dia gua gak bakal ampunin lo dan sikap lo yang kayak gini malah bikin gua tambah gak mau sama lo!"

Setelah panjang lebar menceramahi Caca,Evan langsung membawa Zara menuju kelasnya.

°°°°°

Sesampainya didepan kelas banyak teman-teman Zara yang mencuri-curi pandangan kearah Evan.

"Abang makasih udah bantu Zara tadi" Ucap Zara sambil memeluk Evan.

PERFECT COUPLEDonde viven las historias. Descúbrelo ahora