Constellation
(n) a group of ideas, feelings, characteristics, objects, etc., that are related in some way.
source : dictionary.com
-
MALAM yang indah. Ribuan bintang dengan ukuran yang beraneka ragam menghiasi langit yang gelap, menemani Sang Ratu Malam. Dari jendela kamarnya, Irena bisa melihat jalanan di luar sana yang ramai dengan pengunjung.
Seperti biasa, jalanan yang dipenuhi stan dagang di sisi kiri dan kanannya itu selalu ramai pengunjung. Belum lagi fakta bahwa ini malam Minggu, waktunya orang-orang dari berbagai tingkatan usia menikmati akhir pekan mereka. Seharusnya Irena juga menghabiskan akhir pekannya seperti remaja seusianya di luar sana, kalau saja obrolan saat di meja makan tadi tidak menghantui benaknya.
"Global Alpha?" Irena mengulang ucapan ayahnya. "Papa serius?"
"Iya. Memangnya kenapa?" Papa kembali menyuap sesendok makanan ke dalam mulut.
Mama menatap anak bungsunya. "Barry yang memilih, kok. Lagian, itu sekolah bagus, kan?"
"Barry?" Irena mengangkat sebelah alis mendengar nama sahabat laki-lakinya disebut. "Kalau dia mau, ya, dia aja. Kok, aku juga ikut?"
"Ren...," Mama memanggilnya pelan, bermaksud meminta anak gadisnya yang satu itu untuk tidak membantah keputusan mereka.
Chili di samping Irena mengangkat kepalanya, membuat Irena tersentak kecil. Anjing kecil itu mengendus-endus, mencium aroma benda asing yang mendekat. Tapi, ia tak menunjukkan reaksi berlebihan, seolah sudah kenal betul aroma itu. Ia hanya menatap lurus ke arah pintu sampai pintu itu terbuka dan sosok di baliknya muncul. Benar saja, Chili langsung berlari menghampiri orang itu dengan ekor yang dikibas-kibaskan penuh semangat.
"Hei, Chili," sapa orang itu dengan suara beratnya. Ia kemudian menyalakan lampu ruangan.
Irena menoleh, segera memerlihatkan wajah keruh begitu melihat orang yang datang. "Mau apa?" ujarnya tak suka.
Barry berjalan memasuki ruangan dan berhenti di dekat Irena. "Rame, ya," katanya saat matanya menangkap apa yang dipandang Irena dari duduk gadis itu di samping jendela.
"Ck." Irena tampak terganggu.
"Mau ke sana?" tawar cowok itu. Irena membalas menatapnya dalam diam, masih dengan wajah keruh. "Lo marah sama gue?"
Irena mengalihkan tatapan ke Chili yang duduk di dekat kaki Barry. Ia lalu mengulurkan kedua tangan dan membawa anjing kecil itu ke atas pangkuannya. "Bodo."
"Gue juara tiga, ya," balas Barry tak terima.
"Gue dua," balas Irena telak, membuat Barry mencibir. Gadis itu kemudian menatap Barry, dengan sebelah tangan sibuk mengusap bulu lembut Chili. "Kenapa lo mau pindah sekolah?"
"Hm?" Barry mengangkat sebelah alisnya. Tiba-tiba terlintas ide konyol di kepalanya, membuatnya melontarkan tanya setengah bercanda. "Kenapa? Lo takut kesepian, ya, nggak satu sekolah sama gue?"
Irena menatapnya datar. "Gue yakin orang bodoh belum tentu bego. Lo jangan pura-pura, deh." Irena yakin Barry tahu maksudnya. "Gue nggak mau pindah."
YOU ARE READING
Constellation
Teen Fiction"Kayak konstelasi, hati kita mungkin terhubung." *** Memasuki SMA, Irena dan Barry memutuskan melanjutkan pendidikan ke sekolah top di ibukota, SMA Global Alpha. Menurut Barry yang memilih sekolah itu sendiri, sekolah bagus sudah pasti orang-orangny...
