Fakboy(1)

6 1 0
                                        

Bahagiakan dia aku tak apa biar aku yang pura pura lupa~~

Asal kalian tau, lelaki ini selalu menyanyikan lagu itu di mana pun dia berada!
Toilet,Kelas,Kamar,Ruang tamu.Parkiran,Mall,Bahkan pernah dia bernyanyi di dalam masjid saat akan melaksanakan sholat Dzuhur.
Kebetulan teman nya habis mengumandangkan adzan, dan dia jahil langsung merebut mikrofon itu lalu bernyanyi.

Tak ada akhlaq memang.
Sampai sampai dia langsung di bawa keruang BK.

Bukan hanya itu.
Bahkan dia selalu membuang bekas permen karet nya ke tangan teman teman nya.
Sungguh keterlaluan bukan?
Dia tidak jorok, hanya jahil.
Sampai sampai teman nya marah habis habisan pada laki laki itu.

Ya, dia penyuka permen karet.
Setiap hari nya ia akan membawa permen. Karet sekitar 20 bungkus di dalam kantong celananya.
Heran, tidak capek memangnya?.
Entah lah hanya dia yang tau.

"Kamu cantik banget sih hari ini"ucap Leo saat ia sedang nongkrong di depan kelas nya.
Yaitu kelas 12 IPS 2
Sebenarnya dia anak yang pintar, dia awal masuk, dia masuk kelas IPA namun ia tak mau, di karena kan tak ada teman yang menurut nya menarik. Semua lelaki di kelas Ipa terasa cupu, Itu katanya.
Padahal belum tentu seperti itu yekan?

"Hehe makasih kak..kaka juga ganteng"jawab Adik kelas yang sedang di goda oleh Leonard.

Leo tersenyum miring.

"Gue udah tau itu"jawab nya dengan percaya diri.

Pletak!

"Adow apaansih?"tanya Leo dengan sedikit amarah, karena kepalanya di ketuk menggunakan botol minuman.

"Sok ganteng lo"celetuk teman nya yang tadi memukul Leo.
Sebut saja dia Jeri namun sering di panggil Jeje.

Dan ketiga teman yang lain hanya tertawa melihat Leo cemberut.
Leo langsung pergi menuju kantin sambil merogoh kantong celananya, lalu mengambil satu permen karet.
Ia mengunyah terkadang membuat balon.

"Gedek bat gua liat lo makanin karet mulu!"Ucap Vazo lelaki berambut sedikit gondrong itu, aneh sekali dia selalu lolos dari razia rambut keren kan?

"Permen karet Zova " jawab Leo sambil tersenyum manis.
Vazomendengus kesal kepada Leo.

"Vazo woy! Bukan Zova!!"kesal nya sambil mendorong bahu Leo.
Sedangkan Leo hanya tertawa.

"Dari pada Zovi"ujar Tara

Sampainya di kantin, semua kaum hawa menoleh ke arah geng Leo.
Semua langsung mencari perhatian Leo, namun Leo tak tertarik sama sekali.
Leo dan ke 4 sahabatnya duduk di pojokan.
Tempat itu sudah menjadi tempat mereka.

Bahagiakan dia aku tak apa biar aku yang pura pura lupa~~

Leo mulai bersenandung lagi, sambil duduk di kursi kantin yang ada di sana. Vazo langsung memesankan ke 4 sahabatnya itu sedangkan yang lain, bernyanyi nyanyi ria sambil memukul mukul meja kantin.

Yang berada di kantin tidak terganggu sama sekali, karena hampir semua sahabat Leo suaranya bagus. Tapi tetap yang paling bagus hanyalah Leo.

Eeeee bang jeje mengapa kau tak pulang pulang~~

"Jono woy!! Kok jadi nama gue sih!"kesal Jeje memberhentikan pukulan di meja nya.

"Yee serah gue lah, eh ganti lagu, pura pura lupa aja"ucap Leo.

Leo mengambil gitar yang ia titipkan di ibu kantin, dia mulai memetik senar gitar dan langsung bernyanyi, semua senyap saat mendengar Leo memetik gitar.

~~~~

"Dia siapa sih? Berisik banget di kantin malah nyanyi nyanyi!" Ucap Kanna gadis dari kelas 11 Ipa 3.
Ia berdecak kesal pada ke lima lelaki yang sedang bernyanyi itu terutama pada yang memainkan gitar nya.

"Dia tuh Kak Leo dan teman teman nya, itu tuh yang lagi bawa gitar yang wajahnya putih, badan nya tinggi, wajah tampan, itu namanya kak Leo, nah kalau yang rambutnya gondrong, kulit nya putih sering pake earphone itu namanya kak Vazo, kalau itu tuh yang rambutnya ada jambulnya dia manis juga kaya kak Leo, itu bernama Tara,kalo yang itu di samping kak Tara, si Baby face bernama kak Jeri tapi di panggilnya Jeje, nah dan yang terakhir itu yang sedikit pendiem namanya kak Geo. Ganteng sih cuma dingin banget orang nya." Jelas Kia teman sebangkunya.

"Gila lo sampe hafal"jawab Kanna menepuk bahu Kia.
Mereka pun langsung memesan makanan dan duduk di...

"Ah sialan ke bagian meja samping dia lagi!" Kesal Kanna saat melihat semua meja penuh kecuali meja di dekat Meja Leo.

"Udah gak papa sekalian cuci mata" ucap Feli

"Iyaa ayooo ahh" Tari pun menarik lengan Kanna.

Mereka pun mulai makan.
Kanna kesal sekali saat Leo bernyanyi mengganggu ketenangan Kanna saat makan itu.
Kanna hanya menunjukan wajah kesal nya.

"Hai, nama lo sape?" Tanya Leo tiba tiba menghampiri meja mereka.
Leo duduk di hadapan Kanna yang kebetulan kosong.
Kanna hanya mendelik melihat kakak kelas sableng nya itu.
Leo memakan permen karet nya lagi dari kantong dan membuat balon dari mulutnya. Sebelum balon nya pecah, Leo menempelkan balon itu ke pipi Kanna.

"His! Apan sih jorok lo!" Kesal Kanna menampar mulut Leo.

Leo hanya tertawa melihat Reaksi Kanna.

"Lagian gue tanya diem aja, nama lo sape cantik??"tanya Leo sambil mengambil sendok Kanna dan mulai menyuapi makanannya ke mulut Leo sendiri.

"Woy! Punya gue, gada akhlaq lo"Kanna sangat kesal pada Leo.
Baru juga sehari masuk, sudah di ganggu senior sableng.

"Lo tau ga? Lo tuh paling cantiiiikk dari cewe cewe mana punn"ucap Leo sambil menopang dagu nya di hadapan Kanna.
Ia menunjukkan wajah menggemaskan nya.

Kanna sempat terdiam saat melihat wajah tampan Leo, ingin sekali ia mencubit pipi Leo.

"Dasar Fakboy!!"kesal Kanna sambil mengajak teman teman nya pergi.

Haii!! Gimana awalnya?

Vote ya!!!!!! Semoga ini bisa sampai tamat heheh:D

FakboyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang