Bismillah. .
Sebaik-baik bacaan adalah Al Qur'an. Utamakan untuk lebih sering membaca Al Qur'an!
-
-
-
"Maaf... Saya tidak bisa melanjutkan hubungan ini!" tegas seorang perempuan yang tertunduk dengan jari tangan saling bertaut.
Pemuda di sampingnya yang berstatus sebagai 'calon suami' langsung terdiam seketika. Mengapa? Apa yang terjadi? Itulah yang ada dipikirannya.
Demi menjawab rasa penasarannya dan sekaligus ingin memastikan ulang bahwa apa yang ia dengar hanyalah kesalahan. Ia kembali bersuara.
"Maksudnya?"
Rara tersenyum kecil, matanya melirik ke arah laki-laki yang raut terkejut masih terlihat jelas di wajahnya.
"Saya membatalkan khitbah kita!" ungkapnya tanpa rasa bersalah.
Ternyata pendengarannya tidak salah. Azzam, laki-laki itu menarik nafasnya pelan. "Kenapa?" bertanya dengan suara paraunya.
"Saya menerimamu tanpa alasan. Begitupun sekarang, saya akan menolakmu tanpa adanya kejelasan!"
"Tidak bisa gitu! Apa yang akan saya katakan kepada orang tua kita? Kalau kamu tidak memberikan alasannya!" Azzam berbicara dengan berusaha setegar mungkin, walaupun tidak dipungkiri bahwa hatinya menjerit sakit.
"Biar saya yang menjelaskan.." lirihnya.
"Dan saya pun butuh penjelasan dari kamu! Apalagi jika kamu membatalkannya karena kesalahan saya... Agar saya bisa memperbaiki diri, supaya nanti saat saya melamar wanita lain, tidak terjadi hal seperti ini lagi."
Rara langsung menoleh ke laki-laki di sampingnya, saat 'wanita lain' terucap dari bibir Azzam. Lagi, senyum kecil tercetak di bibirnya. Sudah terpikirkan pengganti rupanya.
Keduanya saling pandang, dari tatapannya sama-sama memancarkan rasa sakit yang akan sulit terobati. Setelah beberapa detik, keduanya memutuskan tatapan mereka dengan membuang muka ke arah depan.
"Ini bukan kesalahan kamu.." tapi ini kesalahan saya. Lanjutnya dalam hati.
"Kamu tidak bisa memutuskannya secara sepihak, Ra!"
"Karena itu, saya mengajak kamu ke sini."
"Beri saya alasan dengan jelas... Kenapa kamu tiba-tiba membatalkannya?"
Azzam berusaha meyakinkan diri, kalau ia pasti bisa. Begitupun dengan Rara, ia menahan air mata yang sejak tadi memberontak ingin keluar.
"Saya mencintai pria lain!" mantapnya.
Azzam kembali menatap ke arah Rara. Memandangnya heran. Bukankah perempuan itu mencintainya? Atau itu hanya perasaannya saja? Mungkin memang, karena selama ini ia juga tidak pernah mendengar secara langsung dari perempuan di sampingnya ini bahwa dia mencintainya juga. Dia hanya melihat dari tingkah dan ucapan teman-temannya. Mungkinkah mereka keliru? Dan dia yang terlalu kepedean bahwa orang yang disuka memiliki perasaan yang sama.
"Secepat itu?"
"Tidak! Karena dari dulu saya mencintainya."
"Apa dia baru kembali lagi?"
"Dia tidak pernah pergi!"
"Terus... Kenapa kamu menerima saya waktu itu?"
"Sudah saya bilang... Saya menerimamu tanpa alasan!"
Nyatanya Rara mempunyai alasan yang kuat, kenapa ia menerima Azzam. Tentu saja karena Allah! Dan mungkin saja sekarang ia membatalkannya pun karena Sang Pencipta.
"Baiklah... Jika itu keinginanmu, saya terima!" putus Azzam.
Karena, mau seberapa keraspun dirinya mempertahankan hubungan. Jika orang yang dipertahankan saja memilih menyerah, tentu saja hanya kesia-siaan dan rasa sakit yang didapat. Oleh karena itu, ia lebih memilih pasrah.
••_••• ••
^
^
^
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah Allah swt mengizinkan saya untuk mencoba menuangkan kehalu-haluan saya salah satunya lewat cerita ini.
Btw ini cerita pertama saya, semoga dari cerita ini kalian dapat menambah pengetahuan dan pengalaman baru untuk dijadikan pembelajaran dikehidupan.
Dan mohon maaf apabila nanti ada kesalahan-kesalahan baik itu dari segi penulisan, perkataan pemeran atau mungkin jalan ceritanya.
~
~
~
See you part one!
Jangan lupa vote dan coment😉
[Revisi]
Minggu, 30 Mei 2021
📌Wado, Sumedang
YOU ARE READING
Bersamamu Menggapai Ridho-Nya [END]
Spiritual"Karena pernikahan, bukan hanya perihal rasa dan bahagia. " Ini bukan cerita tentang perjodohan. Bukan pula cerita tentang orang-orang terkenal. Atau bahkan cerita manusia-manusia kalangan atas yang kekayaannya sudah tidak diragukan lagi. Tetapi ini...
![Bersamamu Menggapai Ridho-Nya [END]](https://img.wattpad.com/cover/222874708-64-k927797.jpg)