Prolog🐋

322 24 6
                                        

"Ruang kepala sekolah dimana sih? Kan capek carinya" gumam gadis berambut sebahu yang kebingungan.

"Mulai dari ujung sampai ujung kok ruang kelas semua sih? Berasa orang gila kalau gue gini terus" dumel gadis itu. Langkah gadis itu masih tetap tidak berhenti.

"Kan... ini perpustakaan... kapan sih gue ketemu ruang kepala sekolah?" dumelnya menjadi-jadi.

"Emang ruangnya bukan berada di lantai sini" ucap cowo dengan suara beratnya. Membuat gadis itu seketika berbalik dan melihat ke cowo yang tiba-tiba datang itu.

"Lo ngomong sama gue?" tanya gadis itu sedikit cengo.

"Lah, emang bener. Emang disini ada orang lagi selain kita?" gadis itu menatap sekelilingnya. 'kosong'

"Ngga ada" cicit gadis itu dengan menggeleng.

"Yaudah! Lo cari ruang kepala sekolah?" tanya cowo itu. Gadis itu mengangguk. "Ayo gue anterin!"

"Emang lo siapa?" tanya gadis itu.

"Manusia yang nganterin lo keruang kepala sekolah" ucap cowo itu. Cowo itu menarik lengan gadis itu "Ayo!"

Gadis itu mengikuti cowok itu. 'Kok gue gampang percaya ya sama dia? kalau dia jahat gimana?'. Seketika langkah gadis itu berhenti.

"Ngapain berhenti?" cowo itu juga menghentikan langkahnya.

'Tapi, wajahnya ngga nunjukin orang jahat kok!' gadis itu melanjutkan langkahnya.

"Emang kenapa berhenti tadi?" tanya cowo itu. "Lo takut sama gue?" tanya cowok itu.

"Ngga kok" ucap gadis itu sedikit sengit menyalahkan ucapan cowo itu.

"Ngga, ngga tapi wajah lo kayak ngga percaya sama gue"

"Emang awalnya sih gitu. Tapi... wajah kayaknya lo itu ngga akan kaya gitu" ucap gadis itu.

'Perkataan gue rumit ya?' gadis itu memutar bola matanya. 'Bodo amat'

Cowok itu mengangguk-anggukkan kepalanya. "udah sampe" keduanya menghentikan langkah.

"Makasih" Gadis itu tersenyum.

"Oh ya, nama lo siapa? Mulai tadi kita bicara tanpa kenal" ucap cowo itu.

"Gue... Lentera Biru" cowok itu tersenyum. 'Manis' batin gadis itu.

"Gue, Gibran Alvarro" Gibran mengulurkan tangannya. Gadis itu pun juga membalas uluran tangan itu.

"Panggil gue Biru aja" Biru tersenyum.



Ini awalan! semoga kalian suka kawan! Jangan lupa vote!

Just a Friend [COMPLETED]Where stories live. Discover now